<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surga itu Nyata</title>
	<atom:link href="http://www.surga.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.surga.info</link>
	<description>Surga Dunia atau Surga yang sebenarnya?</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Mar 2011 07:48:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pengalaman di Surga oleh Pdm Erhan Ernanta</title>
		<link>http://www.surga.info/pengalaman-di-surga-oleh-pdm-erhan-ernanta/</link>
		<comments>http://www.surga.info/pengalaman-di-surga-oleh-pdm-erhan-ernanta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2011 07:46:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[pdm. Erhan Ananta]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman di surga]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah khotbah dan kesaksian seorang hamba Tuhan yang baru-baru ini mengalami pengangkatan roh ke neraka dan surga. Nama hamba Tuhan ini adalah Pdm. Erhan Ernanta. Pdm Erhan Ernanta  meninggal selama 2,5 jam lalu bangkit lagi pada tanggal 14 Agustus 2010. Dia akan menceritakan kesaksiannya tentang Sorga yang telah ia lihat dan alami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; text-align: left;">Berikut ini adalah khotbah dan kesaksian seorang hamba Tuhan yang baru-baru ini mengalami pengangkatan roh ke neraka dan surga. Nama hamba Tuhan ini adalah Pdm. Erhan Ernanta. </span><strong><span style="color: #666666; font-family: Verdana,Tahoma,Arial; font-size: 11px;">Pdm Erhan Ernanta  meninggal selama 2,5 jam lalu bangkit lagi pada tanggal 14 Agustus 2010. Dia akan menceritakan kesaksiannya tentang Sorga yang telah ia lihat dan alami sendiri.</span></strong></p>
<p><span style="font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; text-align: left;">Berikut ini kesaksian dan khotbahnya:	<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Yes. 44:21 berkata, “Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, engkau tidak Kulupakan.”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Sebesar apapun badai dalam hidup Anda, jangan pernah berpikir untuk mundur. Sehebat apapun persoalan Anda, janganlah menyerah. Sebab Dia adalah Allah yang tidak melupakan Anda bahkan Dia akan memegang tangan Anda (Yes 41:10).<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Apapun keadaan kita dan masalah yang kita hadapi, termasuk masalah rumah tangga, keuangan, kesehatan, pelayanan, atau apapun saja, Anda tidak perlu takut, sebab Dia adalah Allah yang tidak terbatas kuasanya. Dia sanggup melakukan mukjizat buat Anda. Di surga ada Tuhan yang sanggup melakukan perkara besar buat Anda.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Baru-baru ini saya mengalami pengalaman yang akan mengubah total kehidupan saya. Ceritanya begini:<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Setahun yang lalu saye dideteksi dengan penyakit jantung. Ada kelemahan di jantung saya sehingga saya bergantung kepada obat-obatan dan harus berolah raga secara rutin.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiga atau empat bulan yang lalu, berat badan saya turun drastis sekitar 8 kg. Saya cek di laboratorium, hasilnya gula darah saya sangat tinggi. Lalu saya ke dokter dan diberi obat, dan gula saya mulai turun.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Pada tanggal 14 agustus 2010, kira-kira jam 11 siang, saya megnalami peristiwa yang luar biasa, yang dinamakan dengan Near Death Experience (pengalaman menjelang kematian). Saat itu jantung saya berdebar dengan keras. Sekonyong-konyong saya menjadi lemas dan keluar keringat dingin. Saya berbaring di pinggir tempat tidur. Saya memanggil istri saya, “Cepat tolong aku! Cepat bawa aku ke rumah sakit!”<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya panggil istri dan anak saya dan berkata supaya mereka berdoa. Tiba-tiba saya mengalami ketakutan yang luar biasa. Saya berkata kepada istri saya bahwa saya ini mau mati dan saya takut sekali. Anak saya berteriak, “Jangan mati papi….!!!”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiba-tiba saya tidak sadar diri dan roh saya dibawa naik tinggi sekali dan pergi ke sebuah tempat yang sangat panas sekali. Tempat itu berbatuan dan terjal. Di kanan kiri ada pepohonan tetapi kering semua. Tidak ada daun dan buah. Saya melihat seorang wanita di sebelah kiri saya dan itu adalah adik istri saya yang meninggal beberapa tahun yang lalu. Lalu muncul pria di sebelah kiri, dan dia adalah almarhum mertua saya. Di sebelah kanan saya muncul lagi seorang pria dan itu adalah papa saya. Semua orang yang saya sebutkan itu tidak mengenal Kristus.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya sempat berpikir, mengapa kok saya dijemput mereka?<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Lalu saya diajak berjalan terus dan jalan itu semakin menyempit. Di sebelah kanan dan kiri yang ada hanyalah kegelapan. Saya melihat ke bawah dan pemandangan di bawah sungguh mengerikan. Di sana ada lautan manusia. Mereka saling membunuh dengan pedang, tombak, dsb. Darah muncrat kemana-mana. Ada juga binatang-binatang buas yang saling membunuh dengan manusia.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya ketakutan dan berseru, “Tolong aku Tuhan Yesus…aku dalam bahaya!”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tanah di tempat saya bertelut itu bergetar tiga kali. Pada getaran yang ketiga itu sangat keras dan saya bangkit berdiri. Kali ini saya melihat fenomena yang amat ajaib. Saya melihat sinar yang sangat menakjubkan. Saya melihat di sebelah kiri saya ada pepohonan yang tinggi dan ada banyak buah. Saya belum pernah melihat pohon seperti ini. Lalu saya menengok ke bawah dan sejauh saya memandang semuanya berwarna kuning transparan. Saya tahu itulah emas. Saya tahu bahwa saya berada di surga. Saya berjalan di lantai emas itu. Lantas di kejauhan sana saya melihat ada pintu gerbang yang sangat indah.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Pintu itu terbuka lebar. Pertama kali yang saya dengar adalah pujian dan penyembahan yang sangat indah. Bahkan pujian itu masuk ke dalam roh saya.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Di sana ada banyak rumah yang tak terhitung jumlahnya. Tiba-tiba saja saya berada di depan sebuah rumah. Di sana ada takhta putih. Di tengah takhta itu ada seorang Pria yang berjubah putih dengan membawa tongkat. Saya menatap wajah-Nya. Tiba-tiba saya jatuh tersungkur, sebab dari wajah-Nya terpancar sinar yang sangat kuat. Untuk kedua kalinya saya mencoba melihat wajah-Nya dan lagi-lagi saya jatuh tersungkur. Sampai saya mencoba yang ketiga kalinya dan saya tetap jatuh tersungkur.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya terdiam sejenak. Tiba-tiba paha kiri saya ditepuk dengan tongkat tiga kali. Saya mengerti bahwa saya disuruh melihat wajah-Nya. Lalu saya mendongak dan saya bisa melihat wajah Tuhan Yesus dengan jelas sekali. Wajah itu begitu memukau dan mempesona. Saya merasa sangat aman, tenteram, dan damai ketika memandang wajah-Nya. Wajah itu penuh kelembutan dan kasih sayang. Lalu saya berkata, “Aku tidak mau ke dunia. Aku mau di sini saja. Di dunia banyak persoalan dan penderitaan. Biarkan aku di sini saja. “<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tuhan berkata, “Di dunia memang banyak persoalan. Tetapi kamu harus kembali ke dunia.”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Aku berkata, “Tidak mau. Aku mau di sini saja.”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiba-tiba Tuhan memahkotai saya. Saya melihat dari tangan Tuhan yang berlobang paku itu keluar sebuah tongkat dan diberikan kepada saya. Tuhan berkata, “Nak, ini tongkat buat kamu. Ini tongkat pengembalaan. Ambillah.”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya mengambil tongkat itu. Tuhan berkata lagi. “Jangan takut. Aku Tuhanmu. Aku akan menyertaimu dan memberikan engkau kekuatan. Engkau harus menjadi terang dan garam. Engkau harus jadi saksi-Ku.”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiba-tiba Tuhan bangkit dari takhta-Nya dan memegang tangan saya. Saya dibawa jalan-jalan di surga. Selama berada di sana saya selalu mendengar pujian dan penyembahan yang begitu indah. Saya tahu bahwa itu adalah suara para malaikat.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Pada saat Tuhan memegang tangan saya. Sepertinya tangan Tuhan itu masuk ke dalam tangan saya. Dan saya merasa nyaman sekali.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Udara di sana juga sangat nyaman. Sungguh nikmat sekali. Saya melihat begitu banyak rumah dan tak terhitung banyaknya.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya berpkir, ini rumah siapa ya? Anehnya rumah itu transparan. Dalam pikiran saya, rumahku yang mana ya? Seketika itu juga saya berada di depan sebuah rumah yang sangat indah dan megah. Saya dibawa melangkah ke dalam. Saya melihat ke bawah dan lantainya berwarna kuning. Itulah emas yang sesungguhnya yang belum pernah kamu lihat di dunia. Saya dibawa masuk ke dalam ruangan. Di sana dindingnya ada yang berwarna putih, perak, dsb. Ini apa ya? Kemudian Tuhan berkata bahwa itulah mutiara.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya dibawa masuk lagi ke dalam ruangan yang dindingnya berwarna biru. Tuhan berkata bahwa itulah batu safir.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya masuk lagi ke ruangan yang dindingnya berwarna merah muda. Tuhan berkata bahwa itulah batu delima.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya berkata kepada Tuhan, “Biarkan saja aku di sini. Aku mau di sini saja. Bukankah ini rumahku?”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tuhan berkata, “Kamu harus kembali ke dunia. Jangan takut, karena Aku Tuhanmu! Aku akan menyertaimu. Aku akan memerikan kekuatan senantiasa. Kamu harus segera kembali ke dunia. Tugasmu masih banyak di dunia. Suatu saat kelak kamu akan kembali ke tempat ini.”<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiba-tiba Tuhan menghilang. Saya merasa sedih. Kemana Dia? Tiba-tiba di depan saya berdiri 7 pribadi yang sedang menghampiri saya. Itulah para malaikat yang tingginya sama dan wajahnya juga mirip satu dengan yang lainnya. Mereka berkata bahwa saya harus segera kembali.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Saya protes tidak mau kembali. Namun malaikat itu tetap membawa saya.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiba-tiba saya dibawa ke suatu tempat. Di tempat itu dari kejauhan ada anak kecil berjubah ungu yang memegang salib. Saat dekat, saya sadar bahwa itu adalah anak saya. Dan tiba-tiba dia duduk di takhta itu dan memegang sebuah tongkat.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tiba-tiba saya ditarik dan di bawah turun oleh malaikat. Saat itu saya bisa mengingat semua keluarga dan teman-teman saya yang masih hidup di bumi ini. Saya di bawah turun terus dan kembali lagi ke dunia ini.<span> </span><br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Sebelum kembali ke tubuh saya, saya bisa melihat tubuh saya sendiri dan keluarga saya yang berada di sekitar tubuh saya. Dan …bukkk… roh saya kembali kepada tubuh saya. Saya yakin saya harus kembali untuk menceritakan pengalaman ini dan menjadi saksi buat Kristus.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Dari pengalaman itu saya mendapatkan peneguhan:<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Yang pertama, jangan pernah meragukan bahwa surga itu sungguh nyata.</span></p>
<p><span style="font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; text-align: left;"><br style="clear: left;" />Kedua, Yesus Kristus itu selalu bertakhta di surga dan Dia sungguh hidup.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Ketiga, kalau memuji dan menyembah Tuhan lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Karena pujian itu akan naik dan menyatu dengan pujian di surga. Itu sangat menyenangkan hati Tuhan. Kalau dilakukan asal-asalan, pujian itu tidak akan menyatu dengan surga.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Keempat, apa yang ada di dunia ini tidak ada artinya. Yang berarti adalah mencari jiwa buat Tuhan.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Kelima, semua kekayaan di dunia ini tidak ada artinya. Sebab semua yang terindah, termegah, termulia sudah ada di surga.<br style="clear: left;" /><br style="clear: left;" />Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin</span></p>
<p><span style="font-family: Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px; text-align: left;">sumber: </span>http://www.salib.net/News/article/sid=1507.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/pengalaman-di-surga-oleh-pdm-erhan-ernanta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persiapkan dirimu untuk bertemu dgn Allah! Oleh Angelica Zambrano</title>
		<link>http://www.surga.info/persiapkan-dirimu-untuk-bertemu-dgn-allah-oleh-angelica-zambrano/</link>
		<comments>http://www.surga.info/persiapkan-dirimu-untuk-bertemu-dgn-allah-oleh-angelica-zambrano/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2011 06:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[angelica zambrano]]></category>
		<category><![CDATA[neraka]]></category>
		<category><![CDATA[prepare to meet your god]]></category>
		<category><![CDATA[rapture]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Kerajaan Surga &#38; Neraka, dan Kedatangan Kristus by Angelica Zambrano ( Judul asli: Prepare To Meet Your God)

  (Date of Death Experience was Nov.7th, 2009)  Kesaksian ini bukan tulisan pengelola tetapi diterjemahkan dari Sumber: www.DivineRevelations.info/23.
Selama periode 23 jam, seorang anak perempuan Ecuardo bernama Angelica diperlihatkan Kerajaan Surga dan Neraka, dan Kedatangan Kristus. Ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- p { margin-bottom: 0.08in; }a:link { color: rgb(0, 0, 255); } --><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><strong>Kerajaan Surga &amp; Neraka, dan Kedatangan Kristus by Angelica Zambrano ( Judul asli: Prepare To Meet Your God)</strong></span></span></p>
<p><!-- p { margin-bottom: 0.08in; }a:link { color: rgb(0, 0, 255); } --></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"> </span></span></span></span><strong><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"><em>(Date of Death Experience was Nov.7th, 2009)</em></span></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"><em> Kesaksian ini bukan tulisan pengelola tetapi diterjemahkan dari</em></span></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"><em> Sumber: </em></span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.divinerevelations.info/23/"><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: xx-small;"><span lang="en"><em>www.DivineRevelations.info/23.</em></span></span></span></span></a></span></span></strong></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Selama periode 23 jam, seorang anak perempuan Ecuardo bernama Angelica diperlihatkan Kerajaan Surga dan Neraka, dan Kedatangan Kristus. Ia menyaksikan Yesus menangis ketika Ia melihat banyak sekali jiwa-jiwa yg hilang selamanya, sebuah dunia yg menolakNya, sebuah Gereja yg lebih kebanyakan tidak siap utk Dia, orang-orang</span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> yg telah berhenti bersaksi kpd yg terhilang, dan sebuah industri entertainmen yg menyeret anak-anak kpd setan. Ia menyaksikan banyak dari ikon budaya kita yg terpandang menderita di dalam Lubang neraka; penyanyi, entertainer/penghibur, dan juga seorang paus. Angelica juga diperlihatkan bagaimana Kerajaan Surga semua sudah dipersiapkan dgn begitu indah dan siap, sebuah tempat mulia yg tak terbayangkan, di mana tidak ada kejahatan. Walaupun Yesus HANYA datang kembali utk Orang-orang Kudus, dan banyak dari anak-anak Tuhan TIDAK akan siap pada hari itu, dan akan tertinggal di dunia yg akan berantakan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><img class="aligncenter" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/Prepare_to_meet_your_God.png" alt="" width="425" height="311" /><br />
</span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong><img class="alignleft" title="Maxima" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/Maxima.jpg" alt="" width="185" height="170" />Maxima (the Mother)</strong></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong> :</strong></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong> </strong></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Namaku Maxima Zambrano Mora dan kami menghadiri Gereja &#8220;Casa de Oracion&#8221; di El Empalme. Kami berpuasa selama 15 hari, dan berseru kepada Tuhan. Anak perempuanku Angelica juga ikut bergabung. Selama lima belas hari puasa itu, </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dapat melihat melampaui hal biasa, yg mana </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> tak pernah melakukannya sebelumnya. Kami berdoa dan berpuasa di retret, dan bahkan terus berdoa dan berseru di rumah, menantikan Tuhan berbicara kpd kami.</span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan memberikan kami penghiburan. Karena cobaan-cobaan hidup, kami seringkali siap utk menyerah, tetapi Tuhan ada di sana utk menolong kami. Ia memberikan kami </span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Yeremia 33:3</span></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">&#8220;</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.&#8221; </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Anak perempuanku telah tegas memintanya dari Tuhan, tanpa sepengetahuanku.</span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong><img class="alignleft" title="Angelica Zambrano" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/Aneglica.jpg" alt="" width="229" height="239" /></strong></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong>Angelica (The daughter)</strong></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong> :</strong></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Namaku Angelica Elizabeth Zambrano Mora. Aku 18 tahun, dan belajar di &#8221; Colegio José María Velazco Ibarra&#8221;, di El Cantón, El Empalme, Ecuador. Aku menerima Kristus pertama kali ketika saya 12 tahun, tetapi aku berkata kpd diriku sendiri,</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Tdk ada seorangpun dari teman-temanku yg evangelikal/injili dan saya merasa aneh di tengah-tengah mereka&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">, jadi aku pergi menjauh dari Tuhan, dan hidup dgn kehidupan yg buruk dan mengerikan. Tetapi Tuhan mengangkatku keluar dari sana. Di ulang tahunku yg ke-15, aku berdamai dgn Tuhan, tetapi aku masih mendua hati. Alkitab mengatakan, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.&#8221;</em></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span style="text-decoration: underline;">Yakobus 1:8</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> dan </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> salah satunya. Ayahku akan berkata,&#8221;Engkau tak usah menjadi seperti itu, itu kelihatan buruk, itu salah.&#8221; tetapi </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> akan menjawab, </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Ini caraku, dan aku mau jadi apa, tidak seorangpun harus mengatakan kpdku bagaimana aku seharusnya, ataupun apa yg harus aku lakukan, ataupun bagaimana aku harus berpakaian, atau bersikap.&#8221;</em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> Ia akan menanggapi, </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Tuhan yg akan berurusan dgnmu. Ia yg akan mengubahmu.&#8221;</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Saat ulang tahunku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> ke-17, aku datang mendekat kpd Tuhan. Bulan April tgl 28 aku datang kpdNya dan berkata</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, &#8220;Tuhan, ampuni aku. Aku mau Engkau menulis namaku di Buku Kehidupan dan menerimaku sebagai anakMu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku bertobat dan memberikan kembali hidupku kpd Tuhan. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku mau Engkau mengubahku, utk membuat perbedaan di dlmku.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku menangis dgn seluruh hati, meminta Tuhan utk mengubahku. Tetapi, waktu berlalu aku tidak merasakan perbedaan. Perbedaan satu-satunya hanyalah aku mulai menghadiri gereja, membaca Alkitab dan berdoa. Hanya itu yg berbeda di dlm hidupku. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kemudian, di bulan Agustus, aku diundang utk berpuasa selama 15 hari. Aku memutuskan utk ikut, tetapi sebelum masuk aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku mau Engkau berurusan dgnku di sini.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Selama berpuasa, Tuhan berbicara kpd hampir setiap orang, kecuali aku! Itu seolah-olah Tuhan tidak melihatku, dan itu menyakitkan. Aku akan berdoa, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, bukankan Engkau akan berperkara dgnku?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku akan menangis sendiri dan meneruskan, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, apakah Engkau mengasihiku? Apakah Engkau di sini? Apakah Engkau dgnku? Mengapa Engkau tdk berbicara kpdku seperti yg Engkau lakukan kpd yg lain. Engkau berbicara ttg banyak hal kpd org lain, bahkan kata-kata nubuatan, tetapi tdk kpdku.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku meminta tanda bahwa Ia bersamaku, dan Tuhan memberikanku </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Yeremia 33:3</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">&#8220;</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.&#8221; </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan apakah Engkau baru berbicara dgnku?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Karena aku mendengar suaraNya jelas dan mendapat penglihatan kata-kata tertulis di </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Yeremia 33:3.</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">A</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku berkata Tuhan, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, apakah itu utkku?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku menyimpannya utk diri sendiri, sementara orang-orang lain bersaksi apa yg Tuhan berikan kpd mereka dan apa yg mereka lihat. Tetapi aku menyimpannya rahasia dan hanya akan merenungkan kata-kata di : </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">&#8220;</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Berserulah kepada-Ku&#8221; </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">artinya berdoa, tetapi apa arti dari </span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">&#8220;hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami&#8221;</span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">? </span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> berpikir, </span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Ini hanya bisa berarti surga dan neraka.&#8221;</em></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> Jadi </span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> berkata, </span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Tuhan, </em></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>aku</em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> hanya mau Engkau memberitahukan surga, tetapi tidak neraka, karena </em></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>aku</em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> telah mendengar itu adalah tempat yg menyeramkan.&#8221;</em></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> Tetapi </span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> kemudian berdoa dgn seluruh hati, </span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Tuhan jika ini kehendakMu utk menunjukkan apa yg Engkau harus lakukan, maka lakukanlah, tetapi ubah aku dahulu. Aku mau Engkau membuat perbedaan di dlmku; Aku mau berbeda.&#8221;</em></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika kami selesai berpuasa, ada cobaan-cobaan dan kesulitan-kesulitan dan terkadang </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku merasa lemah, tidak mampu terus berjalan dgn Tuhan. Tetapi Ia memberikanku kekuatan. Aku mulai mendengar suaraNya dan mengenalNya lebih baik. Kami menjadi teman baik. Tuhan adalah teman terbaik kita, Roh Kudus. Aku berkata kpdNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan Engkau adalah teman terbaikku. Aku mau mengenalMu lebih baik lagi,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan membagi seluruh pikiranku dgnNya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">A</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku berpuasa selama bulan Agustus dan kemudian di bulan November, seorang hamba Tuhan datang ke rumah kami dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Semoga Tuhan memberkatimu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Amen.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Lalu ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Aku di sini membawa pesan dari Tuhan&#8230;engkau harus menyiapkan dirimu, karena Tuhan akan memberitahukanmu hal-hal yg besar dan perkasa yg engkau tidak ketahui. Ia akan memberitahukanmu Surga dan Neraka karena engkau memintanya, dari Yeremia 33:3&#8243;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ya, bagaimana engkau tahu? Aku tidak pernah memberitahukan itu kpd siapapun.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Allah yg sama yg engkau layani dan sembah, Allah yg sama yg aku sembah itu yg memberitahukanku ttg semuanya.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Seketika kami mulai berdoa. Saudari-saudari dari gereja kami, dan</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> yg lainnya dari keluargaku ada di sana dgn kami berdoa. Tetapi segera saat kami mulai berdoa, aku melihat surga terbuka. Jadi aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku melihat surga terbuka, dan 2 malaikat turun ke bawah!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Pria itu berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tanyakan mengapa mereka di sini.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Mereka tinggi dan indah; dgn sayap-sayap yg indah. Mereka besar dan bersinar, dan kelihatan transparan, cemerlang seperti emas. Mereka mengenakan sandal kristal dan jubah kekudusan.</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Mengapa engkau di sini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Mereka tersenyum dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Kami di sini karena kami membawa sebuah tugas utk dilaksanakan&#8230; Kami di sini karena engkau harus mengunjungi Surga dan Neraka dan kami tidak akan pergi sampai semua ini sudah selesai.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Baiklah, tetapi aku hanya mau mengunjungi surga, bukan neraka.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Mereka tersenyum, dan tinggal di sana, tetapi tidak berkata apa-apa lagi. Setelah kami selesai berdoa, aku masih dapat melihat mereka di sana.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> juga mulai melihat Roh Kudus; Ia adalah teman baikku; Ia Kudus, Ia maha tahu; Ia hadir di mana-mana! Aku dapat melihatNya, transparan dan cemerlang bersamaan; dgn wajah yg cemerlang, aku dapat melihat senyumNya dan tatapanNya yg penuh kasih! Aku hampir tidak dapat menjelaskanNya, karena Ia lebih indah dari malaikat-malaikat. Malaikat-malaikat memiliki keindahan mereka sendiri, tetapi Roh Kudus jauh lebih indah dari mereka! Aku dapat mendengar suaraNya jelas, suara yg penuh dgn kasih, suara yg menggairahkan. Aku hanya tidak dapat menjelaskan suaraNya; suara seperti petir, tetapi jg bersamaan Ia akan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku menyertaimu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Jadi aku akan berjuang terus berjalan dgn Tuhan, walaupun cobaan-cobaan itu mengelilingi kami. Kami berjalan melalui masa-masa sangat sulit, tetapi juga menang di saat bersamaan. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, biarlah kehendakMu jadi.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku terus menyadari malaikat-malaikat juga ada di sekolah, dan di dlm kelasku. Aku begitu senang, begitu sukacita karena sebenarnya aku dpt melihatnya!</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Hamba Tuhan, yg mengunjungi rumahku, berkata kpdku utk bersiap-siap karena aku akan melihat Surga dan Neraka. Tetapi ia juga berkata kpdku sesuatu yg sulit. Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Engkau akan mati.”</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Itu bukanlah hal yg mudah ketika mendengarnya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Bagaimana</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> aku akan mati? Aku begitu muda&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">, aku bertanya. Ia menjawab,</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jangan kuatir ttg apapun, semua yg Tuhan lakukan sempurna, dan Ia akan membawamu kembali hidup, jadi engkau dapat bersaksi ttg Surga dan Neraka, itu yg Tuhan mau agar kita smua mengetahuinya.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Amen, tetapi akankah aku ditabrak sebuah mobil, bagaimana aku akan meninggal?”</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ide-ide datang dlm pikiranku, tetapi Tuhan berkata utk tidak kuatir, semuanya dlm kendali. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Terimakasih, Tuhan!&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pada tgl 6 November, setelah </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku pulang ke rumah dari sekolah, malaikat-malaikat masih denganku, bahkan ketika memuji Tuhan. Mereka tidak akan berbicara kpdku; semua yg mereka katakan hanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Kudus, Kudus, Kudus, Haleluyah,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> memberikan kemuliaan, kehormatan dan pujian kpd Bapa kita di Surga. Roh Kudus di sana jg bersama para malaikat dan aku bersukacita. Banyak orang berkata bahwa injil itu membosankan, tetapi itu adalah tipuan besar dari setan utk mencegah orang-orang mencari hadirat Tuhan. Aku dulu juga percaya akan hal ini, tetapi setelah aku bertemu Tuhan dan Roh Kudus, aku tahu injil tidak membosankan, itu adalah pengalaman paling terindah yg engkau dapatkan di bumi!</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dpt melihat; bermain, dan bahkan berbicara dgn Roh Kudus. Tetapi para malaikat tdk akan berbicara kpdku, tetapi mereka akan memuji Tuhan. Aku akan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Roh Kudus datang bersama dgnku melakukan ini atau itu&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan Ia akan ada di sana. Aku dapat merasakan dan melihatNya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> melihatNya ketika Ia bangkit dari kakiNya, dan bahkan akan menyiapkan tempat duduk utkNya. Walaupun banyak yg tdk dpt melihatNya, Ia ada di sini! Hubungan ini terus berjalan, tdk ada alasan utk menghentikannya, sekali engkau mengalaminya.. tdk ada hal yg membuatku ingin mundur. Ketika aku mempertimbangkan di mana Ia menarikku keluar dari keadaanku sebelumnya, aku begitu bersyukur atas anugrahNya, utk semua kasihNya kepada manusia dan kpdku!</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pada tgl 7 November, ketika </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku dlm perjalanan kembali ke rumah, aku mendengar suatu suara berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Siapkan dirimu, karena engkau akan mati hari ini,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku tahu itu adalah Roh Kudus karena aku dapat melihatNya. Aku mengacuhkan suaraNya dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku tidak mau mati hari ini!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tetapi Ia mengulanginya,</span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Siapkan dirimu, karena engkau akan mati hari ini!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kali ini Ia berkata semakin keras dan dgn kekuatan yg lebih besar. Aku menjawab, </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku tahu itu Engkau yg berbicara kpdku; aku hanya minta dikonfirmasi dan setelah itu, lakukan kpdku sesuai kehendakMu. Aku akan melakukan apapun tugasMu, aku akan berserah, bahkan jika aku takut, karena aku tahu Engkau bersamaku dan Engkau hidup.&#8221;</em></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku berdoa, </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Biarlah orang yg Engkau pakai sebelumnya, membawa pesan ini kpdku. Biarkan ia ada di rumahku saat ini jg, sebelum aku sampai, dan biarkan ia mengatakan kpdku bhw hari ini saya akan meninggal.&#8221; </em></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan tahu kehidupan masa lalu, sekarang dan masa depan kita, Ia tahu apa yg kuminta dari Dia. Jadi ketika aku tiba di rumah, hamba Tuhan itu sudah ada di sana.</span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika anak perempuanku tiba di rumah, kami ada di dapur. Ketika ia melihat hamba Tuhan ia berkata,</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Semoga Tuhan memberkatimu.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Orang itu menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan memberkatimu. Apakah engkau siap? Hari ini adalah hari Tuhan akan mengambilmu, pk.4 sore.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia hanya berdiri di sana, terkagum bahwa Tuhan telah mengabulkan permintaannya. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika aku mendengarnya aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Amen.. tetapi aku tidak mau mati, aku tidak dapat mati! Tidak, Tuhan, aku takut, sangat takut, takut sekali!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Hamba Tuhan itu berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mari kita berdoa supaya ketakutanmu pergi sekarang di dalam nama Tuhan.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Amen&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan kami berdoa. Segera aku merasakan semua ketakukan itu meninggalkanku, dan sukacita yg tdk dpt dijelaskan datang, berpikir bahwa kematian adalah hal terindah yg dpt terjadi pd diriku! Aku mulai tersenyum dan tertawa sementara semua orang memperhatikanku. Mereka dapat melihatku yg tadinya cemas menjadi penuh sukacita. Aku tertawa, melompat dan bernyanyi.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Anakku segera merasakan sukacita di dlm hatinya dan mulai mau makan. Ia sedikit makan dari kesemuanya, ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jika aku tidak kembali, paling tidak aku sudah makan dan aku kenyang.”</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Semua orang mulai tertawa dan bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>” Mengapa kamu bersikap seperti ini daripada bersedih, kamu senang, kamu bersukacita?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku memberitahukan mereka, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tentu saja: aku akan bertemu Tuhan, aku akan bersamaNya, tetapi aku tdk tahu jika aku akan kembali atau tidak jadi aku akan memberikan seluruh barang-barangku.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Mereka semua menatapku dan bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Kamu akan memberikan seluruh kepunyaanmu?&#8221; Mata ibuku terbelalak terkejut!</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Anakku mulai memberikan barang-barangnya. Ia memberikan semuanya, semuanya! Saudari-saudari gereja kami bersama dgn kami seperti biasa, dan ia memberikan sesuatu kpd setiap satu dari mereka. Ketika aku bertanya maksudnya, ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jika aku kembali, mereka dapat memberikan semuanya kembali kpdku, tetapi jika aku tidak kembali, maka mereka dpt memiliki semuanya.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> : </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku tdk dpt membayangkan bagaimana sedihnya yg ibuku rasakan ketika aku berkata seperti itu. Tetapi aku merasa begitu bahagia yg membuatku mulai memberikan seluruh barang-barang : pakaianku, tempat tidurku, handphoneku, semuanya, dengan satu kondisi : jika aku kembali, semuanya harus kembali kpdku. Mereka semua mulai tertawa.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia sangat bertekad, tetapi sebagai ibu, aku merasa begitu menderita. Itu tidaklah mudah. Aku bertanya-tanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan ketika saatnya datang, bagaimana itu akan terjadi?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku tidak dpt mengerti. Ketika mereka mulai berdoa, aku sedang mengatur barang-barang di rumah. Mereka berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Saudari, mari berdoalah.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tetapi saya menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Engkau lanjutkan dulu, aku akan bergabung dgnmu sebentar lagi. Biarkan saya selesaikan tugas ini dulu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Mereka semua memandangiku ketika kami berdoa. Aku berdoa, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku mau melakukan kehendakMu. Engkau bukan manusia yg dapat berbohong atau bertobat, aku tahu Engkau nyata. Jika aku akan membuatMu gagal, maka itu yg terbaik jika Engkau membawaku dgnMu; tetapi jika aku melakukan kehendakMu, maka bawa aku kembali tetapi tolong aku utk mengatakan kebenaran, siapkan aku, tolong aku utk berkotbah dan berkata kpd orang-orang utk bertobat.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Itulah doa terpendekku. Aku mengatakan ini kpd hamba Tuhan itu dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jangan katakan ibuku apa yg aku katakan kpd Tuhan.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku tidak akan mengatakannya sekarang, tetapi ketika Tuhan membawamu, aku akan mengatakan kpdnya.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami melanjutkan berdoa dan membuat lingkaran berdoa bersama.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pk. 3:30 sore, Tuhan memberitahukan hambaNya utk mengurapi anakku. Jadi beberapa dari kita pergi ke kamar dan mengurapinya. Ia memberikan kami 2 menit utk mengurapinya menyeluruh, dari rambutnya ke bawah, semua, seluruh tubuhnya. Ia penuh diurapi.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span style="text-decoration: underline;">Kematian</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ibuku dan saudari gereja lainnya,</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Fátima Navarrete, mengurapiku dgn minyak. Tetapi ketika mereka mengurapi aku, aku merasa sesuatu melingkupiku, seperti sebuah kaca yg menyelubungiku. Itu sulit dijelaskan, aku merasa dilingkupi oleh sesuatu seperti baju baja, dan aku tidak dapat menjelaskan bagaimana aku dilingkupi Setelah itu, ketika mereka mencoba utk menyentuhku, mereka tidak dpt lagi.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika kami berdoa bagi Angelica, aku mencoba utk menaruh tanganku pdnya, tetapi aku tidak dapat menyentuhnya! Ia memiliki sesuatu yg menyelubungi sekelilingnya. Selubung ini mulai dari atas kepalanya hingga kakinya, sekitar 30cm. Itulah yg paling mengejutkanku. Aku menaruh tanganku pd orang-orang sebelumnya, di dalam ibadah gereja, tetapi sesuatu seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya! Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Oh, sesuatu pasti terjadi,&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dan aku mulai berdoa dan mengucap syukur kpd Tuhan. Tiba-tiba, aku merasakan sukacita yg besar. Kesedihan dlm hatiku lenyap, rasa sakit itu lenyap, dan aku sekarang merasa sukacita dan bahagia! Kami meneruskan berdoa dan sekitar jam 4:00 sore, anakku terjatuh di lantai.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Selama berdoa, aku merasa sulit bernafas; aku tidak dapat bernafas. Aku merasakan sakit di paru-paruku dan di dlm jantungku. Aku merasa darahku tidak mengalir, dan rasa sakit yg hebat di seluruh tubuhku. Yg bs aku katakan adalah, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, berikan aku kekuatan, berikan aku kekuatan!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">karena aku merasa aku tidak dapat melanjutkan. Aku tdk punya kekuatan, ia telah meninggalkanku! Ketika aku melihat ke surga, dalam alam roh, tidak dgn mata jasmaniku, aku melihat surga terbuka. Aku melihat para malaikat, bukan 2 ataupun 10, tetapi berjuta-juta berkumpul bersama. Di tengah-tengah jutaan para malaikat, aku melihat Terang, 10.000 kali lebih terang dari matahari. Dan aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, itu Engkau yg datang!&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika ia jatuh, kami mencoba utk memberdirikannya, tetapi ia tidak dpt berdiri sendiri. Kali ini, kami dpt menyentuhnya. Ia sedang berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Berdoalah. Aku tdk punya kekuatan, Mama, aku tdk punya kekuatan dan aku merasa sakit.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pertamanya, ia merasa sakit di jantungnya, dan kemudian itu menjalar ke paru-parunya. Kami terus berdoa dan memohon kpd Tuhan. Tuhan mengambil hidupnya!</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tidak pernah sebelumnya di dlm hidupku aku melihat seorangpun mati. Aku harus melihat anak perempuanku, ketika ia tersiksa! Itu tidaklah mudah sama sekali! Aku tdk dpt mengerti kata-kata terakhirnya, dan pd akhirnya ia berhenti. Aku menaruh tanganku di wajahnya, dan sebuah kaca di mulutnya, utk melihat jika ia bernafas. Ia tdk memiliki nafas, ia hanya berdiri </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">diam. Aku memegangnya, ia masih hangat, seperti normal. Aku mengambil sebuah kain dan menutupinya, dan dalam waktu singkat ia mulai menjadi dingin, sangat dingin. Rambutnya berdiri, seperti rambut orang mati, dan </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">ia menjadi sedingin es.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em><strong>Angelica :</strong></em></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> Yesus turun, dan aku merasa tubuhku sekarat. Ketika Yesus dan para Malaikat mendekat, aku merasa aku pergi, bahwa aku tidak lagi aku. Aku tidak lagi hidup, aku sedang sekarat, dan itu menyakitkan! Ketika tubuhku jatuh ke lantai, mereka sudah ada di sini. Rumahku penuh dengan malaikat, dan di tengah-tengah para malaikat aku melihat</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Cahaya, lebih kuat dari matahari! Hal itu sangat sulit, aku merasa sakit luar biasa, ketika jiwa dan rohku sedang terkoyak.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Aku menangis dan menjerit, ketika aku melihat tubuhku di lantai. Aku bertanya</span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>,&#8221;Tuhan, apa yang terjadi? Apa yang terjadi?&#8221;</em></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> Aku ingin menyentuh tubuhku dan mendapatkannya di dalam lagi, tapi ketika aku mencoba, rasanya udara menyambar : Aku tidak bisa menyentuhnya. Tanganku langsung melaluinya. Tak satu pun dari mereka yang berdoa di sana bisa mendengar aku! Dan aku berteriak, </span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Tuhan, tolonglah aku!&#8221;</em></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em><strong>:</strong></em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Suami</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">ku </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">tiba</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">ketika kami sedang</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">berdoa</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">,</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">dan dia</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">melihat</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">di sana</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">.</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> Tuhan memberiku kekuatan saat itu karena aku</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">tidak</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">tahu</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">apa yang harus</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">dilakukan</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">. </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Rasanya seperti</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">ia</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">dalam keadaan koma</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">,</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">tapi aku</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">tahu</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">ia</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">baik-baik</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">,</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">karena pekerjaan</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Tuhan</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">.</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Jadi</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">aku berkata</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">&#8220;</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">Tuhan,</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">biarkan</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">kehendakMu</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"> </span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">yg jadi</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;">.&#8221;</span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span style="text-decoration: underline;">Tuhan Yesus Kristus</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pada saat aku mendengar suara Tuhan, suara yg indah dgn halilintar dan kasih, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jangan takut, Putri, karena Aku Jehovah, TuhanMu, dan Aku telah datang utk menunjukkanmu apa yg telah Aku janjikan kpdmu. Bangkit, karena Aku adalah Jehovah, yg memegang tangan kananmu dan memberitahukanmu. Jangan takut, Aku akan menolong engkau.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tiba-tiba, aku bangkit. Aku telah berlutut sebelumnya, melihat tubuhku, ingin masuk kembali lagi tetapi tidak dapat. Ketika aku mendengar suaraNya, rasa takut telah meninggalkanku, dan aku tidak lg ketakutan. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika aku mulai berjalan, para malaikat mulai membuka sebuah jalan. Ada sebuah </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">cahaya yg kuat bersinar, dan ketika aku menatapnya, aku merasakan kedamaian. Ketika aku melihat, aku melihat seorang pria yg indah, elegan dan gagah perkasa. Terang terpancarkan daripadaNya. Terlalu banyak terang bagiku utk melihat wajahNya! Tetapi aku dapat melihat rambutNya yg indah cemerlang keemasan dan jubah putih dgn berikatpinggangkan emas yg lebar melintang di dadaNya. Terbaca, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;RAJA SEGALA RAJA DAN TUHAN SEGALA TUHAN.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku melihat kakiNya, Ia mengenakan sandal keemasan yg berkilauan, cemerlang keemasan. Ia begitu indah! Ia mengulurkan tanganNya ke arahku. Ketika aku meraih tanganNya, itu bukan seperti ketika aku menyentuh tubuhku, tanganku tidak tembus melaluinya. Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Apa yg terjadi?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dan Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku akan menunjukkan kpdmu neraka, sehingga engkau akan kembali dan mengatakan kpd manusia bahwa neraka itu nyata dan Aku nyata.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, jangan takut</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">- Ia berkata lagi dan aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, itu hanya aku mau pergi ke surga, tapi tdk neraka, karena aku mendengar bahwa itu mengerikan!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, Aku akan bersamamu. Aku tidak akan meninggalkan engkau di tempat itu dan Aku akan menunjukkanmu tempat itu karena banyak dari mereka tahu bahwa neraka itu ada, tetapi mereka tidak takut. Mereka percaya itu hanya permainan, bahwa neraka itu lelucon, dan banyak yg tdk tahu tentang itu. Karena itulah Aku menunjukkanmu tempat itu, karena lebih banyak mereka yg binasa daripada mereka yg masuk dlm kemuliaanKu.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika Ia berkata itu, aku dapat melihat air mata mengalir pd jubahNya. Aku bertanya pdNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa Engkau menangis?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, karena lebih banyak mereka yg binasa, dan Aku akan memperlihatkanmu hal ini, sehingga engkau akan pergi dan memberitakan kebenaran itu, sehingga engkau tidak akan kembali ke tempat itu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span style="text-decoration: underline;">Neraka</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><img class="alignnone" title="Neraka" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/Abyss.jpg" alt="" width="293" height="222" /></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tiba-tiba, ketika Ia berbicara, semuanya mulai ber</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">gerak. Bumi berguncang dan terbelah, dan aku melihat sebuah lubang yg sangat gelap di bawahnya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami berdiri di semacam batu dengan para malaikat mengelilingi kami. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku tidak mau pergi ke tempat itu!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, jangan takut Aku menyertaimu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dalam waktu sekejap kami menuruni lubang yg gelap itu. Aku mencoba utk melihat tetapi ada kegelapan yg sangat. Aku melihat lingkaran yg besar, dan mendengar berjuta-juta suara.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> begitu panas, aku merasa kulitku terbakar. Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, apa ini? Aku tidak mau pergi ke tempat ini!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tuhan berkata ini hanyalah terowongan menuju neraka. Ada sebuah bau yg mengerikan, menjijikkan dan memabukkan, dan aku memohon Yesus utk tdk membawaku. Ia merespon, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, ini perlu untukmu datang dan mengenal tempat ini.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku menangis, </span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tetapi mengapa, Tuhan, mengapa?&#8221; </em></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dan Ia berkata, </span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jadi engkau dapat memberitahukan kebenaran kpd umat manusia; umat manusia binasa, hilang, dan sedikit yg memasuki KerajaanKu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika mengatakan hal ini, Ia menangis. Kata-kataNya menguatkan dan menghiburku, jadi aku melanjutkan berjalan.</span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami tiba di ujung sebuah terowongan, ketika </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku melihat ke bawah aku melihat sebuah jurang maut diselimuti api yg menyala-nyala. Tuhan berkata </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, Aku memberikan ini kpdmu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Itu adalah sebuah penjilid besar dengan kertas-kertas kosong</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">.</span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, ambil pensil ini sehingga engkau dapat menulis semua yg Aku akan perlihatkan kpdmu, apa yg akan engkau lihat dan dengar. Engkau akan menulis semuanya ketika engkau mengamatinya, ketika engkau akan menjalaninya.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku akan melakukannya, tetapi aku sudah melihat begitu banyak, Tuhan. Aku melihat jiwa-jiwa yg tersiksa, dan api-api yg besar sekali.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong>:</strong></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Waktu terus berlalu, dan anakku masih tergeletak di sana. </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, apa yg terjadi?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Air mata keluar dari matanya, tetapi ketika aku menghapusnya, maka akan keluar lagi. Aku meletakkan sebuah kaca di mulutnya utk melihat jika ia bernafas, tidak ada apa-apa. Kami mengecek nadinya, tidak ada. Kami meletakkan tangan di lambungnya, tidak ada. Hamba Tuhan itu berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tempat di mana dia ada, bukanlah tempat yg penuh dgn senyuman tetapi sebuah tempat penyiksaan.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku memberitahukan Yesus, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku akan bersaksi bahwa neraka itu nyata, bahwa neraka ada, tetapi keluarkan aku dari sini sekarang!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dan Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; Putri, kita bahkan belum memasuki tempat itu, dan Aku belum menunjukkan kepadamu apa-apa, dan engkau sudah mau Aku membawamu keluar dari tempat ini?”</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Tuhan, tolong bawa aku keluar dari tempat ini,&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> berkata. Lalu kami mulai menuruni ke dalam jurang maut itu! Aku mulai menangis dan menjerit, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, tidak, tidak, tidak, tidak &#8211; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> tidak mau pergi!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dan Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Engkau perlu melihat ini.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> melihat setan-setan yg mengerikan, dari semua tipe, keduanya besar dan kecil. Mereka berlarian begitu cepat, dan membawa sesuatu di tangan mereka. </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa mereka berlarian seperti itu dan apa yg mereka bawa?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, mereka berlari demikian karena mereka tahu waktu mereka telah habis, karena waktu begitu singkat utk menghancurkan umat manusia dan terutama umat-umatKu. Apa yg mereka bawa di tangan mereka adalah anak-anak panah utk menghancurkan manusia, karena setiap setan diberikan nama dan sesuai dgn nama yg diberikan kpd mereka, mereka memiliki sebuah anak panah utk menghancurkan org tsb dan membawanya ke tempat ini; tujuan mereka adalah menghancurkan org itu dan membawanya ke neraka.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dan aku melihat para setan-setan berlarian dan keluar menuju Bumi dan Ia memberitahukanku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mereka menuju Bumi utk membawa dan melemparkan manusia ke dlm tempat ini.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika Ia berkata hal ini, Ia menangis, Ia menangis dengan sangat. Ia menangis setiap saat dan aku jg menangis.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Anakku mati selama 23 jam, tetapi </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> tidak memberitahukan pihak yg berwajib. Aku berdoa, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>aku</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> akan menunggu selama 24 jam. Jika anakku tidak kembali dalam 24 jam, </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>aku</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> akan memanggil seorang dokter.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tetapi, Tuhan membawanya kembali sebelum waktu 24 jam itu habis. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Apakah engkau siap utk melihat apa yg akan Aku tunjukkan kpdmu?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Ya Tuhan,&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku menjawab. Ia membawaku ke suatu sel di mana </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dpt melihat seorang pemuda yg tersiksa di tengah api. Aku memperhatikan sel itu disebutkan, walaupun </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> tidak bs mengerti angka-angka itu, sepertinya mereka terhitung mundur. Ada sebuah plakat yg besar dlm sel itu, dan pria muda itu memiliki angka &#8220;666&#8243; pada dahinya. Ia juga memiliki plat logam yg besar bertahtakan di kulitnya. Cacing-cacing yg memakannya, tdk dapat merusak plat tsb; maupun juga nyala api yg membakarnya. Ia berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, kasihanilah aku. Bawa aku keluar dari tempat ini. Ampunilah aku, Tuhan!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tetapi Yesus menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Itu sudah terlambat, terlalu terlambat: Aku memberikanmu kesempatan-kesempatan dan engkau tidak mau bertobat.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> bertanya kpd Yesus, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa ia ada di sini?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Lalu </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> mengenalnya. Di bumi, pemuda ini mengenal Firman Tuhan, tetapi tiba-tiba ia berjalan menjauh dari Tuhan, lebih memilih alkohol, obat-obatan dan berjalan dlm jalan yg tidak benar. Ia tidak mau mengikuti jalan Tuhan. Yesus banyak memperingatkannya apa yg akan terjadi pdnya. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; Putri, ia ada di tempat ini karena siapapun yg menolak firmanKu sudah memiliki seorang hakim : Firman itu yg Aku katakan akan menghakiminya di hari terakhir,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Yohanes 12:48</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">, lalu Yesus menangis.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><img class="alignleft" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/Jesus_Wept.gif" alt="" width="207" height="201" />Ketika Tuhan menangis, itu berbeda dari yg kita lakukan. Ia akan menangis dgn </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">rasa sakit di dlm hatiNya dan Ia akan menangis sangat tersedu-sedu. </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku tidak menciptakan neraka bagi manusia,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata. Maka aku bertanya kpdNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Lalu mengapa manusia ada di sini, Tuhan?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, Aku menciptakan neraka bagi Satan dan malaikat-malaikatnya, yaitu para setan-setan; </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Matius 25:41</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>tetapi, karena dosa dan kurangnya pertobatan, manusia berakhir di tempat ini, dan lebih banyak yg binasa daripada mereka yg mencapai kemuliaanKu!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Matius 7:14</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">. Ia terus menangis dan itu sangat menyakitiku melihat bagaimana Ia menangis. </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, Aku memberikan hidupKu bagi manusia, sehingga mereka tdk akan binasa, sehingga mereka tdk akan berakhir di tempat ini. Aku memberikan hidupKu dgn kasih dan belas kasihan, sehingga manusia akan menuju pertobatan dan dapat masuk Kerajaan Surga.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus akan mengerang seperti seseorang yg tidak dapat lagi menahan rasa sakitnya, itulah banyaknya rasa sakit saat Ia melihat orang-orang itu di sini. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Bersama Yesus, membuatku merasa aman. Aku berpikir, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Jika aku melepaskan Tuhan, aku akan terjebak di sini!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Yesus, apakah aku memiliki saudara di tempat ini.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia memandangku ketika aku menangis dan Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>PutriKu</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, Aku bersamamu,”</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> karena aku begitu ketakutan. Ia membawaku ke sel yg lain. Aku tidak dpt membayangkan melihat seseorang saudaraku di dlm sel itu. Aku melihat wanita ini tersiksa, ia memiliki cacing-cacing yg akan memakan wajahnya, dan setan-setan akan menghujamkan tombak tertentu ke tubuhnya. Ia akan berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tidak, Tuhan, kasihanilah aku, tolong, bawa aku keluar dari tempat ini utk satu menit!&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Di Neraka, orang-orang akan </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">tersiksa dgn ingatan-ingatan yg mereka lakukan di Bumi. Para setan akan memperolok mereka dan mengatakan, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>”Sembah dan pujilah karena inilah kerajaanmu!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dan orang-orang tsb akan menjerit mengingat bahwa mereka mengenal Tuhan, karena mereka mengenal FirmanNya. Mereka yg mengenal Tuhan tersiksa dua kali lipat.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tidak ada kesempatan lagi [bagi mereka yg di sini]; masih ada kesempatan bagi mereka yg hidup.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku bertanya kpdNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa nenek buyutku ada di sini? Aku tidak tahu bahwa ia pernah mengenalMu. Mengapa ia ada di neraka, Tuhan?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, ia ada di sini karena ia gagal utk mengampuni&#8230; </em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, ia yg tidak dapat mengampuni, Aku juga tdk akan mengampuninya.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, tetapi Engkau dapat mengampuni, dan Engkau penuh dgn belas kasihan.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dan Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ya, </em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri</em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, tetapi itu perlu utk mengampuni, karena mereka tidak dapat mengampuni banyak orang dan itu sebabnya ada banyak orang di tempat ini, karena mereka gagal utk mengampuni&#8230; Pergi dan beritahukan manusia bahwa ini saatnya utk mengampuni, dan terutama umatKu, banyak dari umatKu yg tidak dapat mengampuni. Beritahukan mereka utk membuang dari diri mereka dendam, kekecewaan, kebencian dari hati mereka, karena inilah waktunya utk mengampuni! Jika kematian menjadi kejutan bagi orang yg telah gagal utk mengampuni, maka orang itu akan pergi ke neraka, karena tidak ada seorangpun yg dapat membeli kehidupan.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika kami meninggalkan tempat itu, nenek buyutku telah ditelan oleh api dan ia menjerit, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aaaah,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dan mulai menghujat nama Allah, ia akan mengutuki Dia; setiap orang di neraka menghujat melawan Allah.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika kami meninggalkan tempat itu, aku </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dapat melihat neraka penuh dgn jiwa yg tersiksa. Banyak orang akan mengulurkan tangan mereka keluar, memohon Yesus untuk menolong mereka dan membawa mereka keluar dari sana. Tetapi Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka dan mereka akan mulai menghujat Allah. Kemudian Yesus akan menangis dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>“Ini menyakitkan Aku untuk mendengar mereka, itu menyakitkanKu melihat apa yang mereka lakukan, karena Aku tidak bisa lagi berbuat apapun bagi mereka. Apa yg akan Kuberitahukan padamu adalah bahwa Aku masih mempunyai kesempatan bagi dia yang masih di Bumi, yang belum mati, yang masih hidup; ia masih memiliki waktu untuk bertobat!”</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan mengatakan kepadaku </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ada banyak orang terkenal di neraka, dan juga banyak orang yang tahu tentang Tuhan. Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku akan menunjukkan kepadamu bagian lain dari tungku.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Kami datang ke suatu tempat di mana seorang wanita dikelilingi oleh api. Ia dalam siksaan yang besar dan akan menjerit, memohon kpd Tuhan untuk belas kasihan. Yesus menunjuk kpdnya dengan tanganNya dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, wanita yang engkau lihat di sana, yg dikelilingi oleh api, adalah </em></span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Selena"><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Selena</strong></em></span></span></span></span></a></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ketika kami mulai semakin dekat, ia berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, kasihanilah aku, maafkan aku Tuhan, bawa aku keluar dari tempat ini!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tetapi Tuhan memandangnya dan berkata,</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; Sudah terlambat, sudah terlalu terlambat. Engkau tidak dapat bertobat sekarang.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia melihatku </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tolong, aku mohon, pergi beritahu orang-orang tentang ini, tolong berbicara dan jangan diam, pergi dan beritahu mereka untuk tidak datang ke tempat ini, pergi dan beritahu mereka untuk tidak mendengarkan laguku, atau menyanyikan lagu-laguku.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Jadi aku bertanya padanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Kenapa kau ingin aku pergi dan mengatakannya?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Karena setiap kali orang bernyanyi dan mendengarkan lagu-laguku, aku bahkan lebih tersiksa, orang yang melakukan hal ini, yang bernyanyi dan mendengarkan lagu-laguku, sedang berjalan ke tempat ini. Tolong, pergi beritahukan mereka untuk tidak datang ke sini, pergi beritahukan mereka bahwa neraka itu nyata!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia akan menjerit dan setan-setan akan melemparkan tombak dari jauh ke dalam tubuhnya dan ia akan menangis, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tolong aku, Tuhan, kasihanilah aku, Tuhan!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tapi sayangnya, Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ini adalah terlambat.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku melihat seluruh daerah itu, penuh dengan penyanyi dan seniman yang telah</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> meninggal. Yang mereka lakukan adalah menyanyi dan menyanyi, mereka tidak akan berhenti bernyanyi. Tuhan menjelaskan, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; Putri, orang yang ada di sini, harus terus melakukannya di sini, apa pun yang mereka lakukan di bumi, jika mereka tidak bertobat.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> sedang mengamati daerah itu, aku melihat banyak setan yang menumpahkan turun beberapa jenis hujan. Aku benar-benar pikir itu hujan. Tapi aku melihat orang-orang di dlm api melarikan diri dari hujan dan berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tidak, tolong aku, Tuhan! &#8230;Tidak, ini tidak bisa,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan setan akan tertawa dan mengatakan kepada orang-orang itu,</span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Pujilah dan menyembahlah karena ini adalah kerajaanmu selama-lamanya!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku melihat api dan cacing orang-orang itu akan meningkat bertambah banyak! Tidak ada air di sana, itu adalah belerang yang akan menambahkan api dan meningkatkan penderitaan setiap orang. Aku bertanya kepada Yesus, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Apa yang terjadi&#8230;Tuhan, apa ini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tuhan menjawab</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, &#8220;Ini adalah upah dari siapapun yang tidak bertobat.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(Mazmur 11:6)</span></em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Lal</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">u Tuhan membawaku ke tempat dimana ada seorang yang sangat terkenal. Sebelumnya, aku biasanya hidup sebagai seorang gadis muda Kristen yang berpikiran ganda. Dulu aku berpikir bahwa setiap orang yang mati akan pergi ke Surga, bahwa mereka yang merayakan misa, juga akan masuk surga, tapi aku salah. Ketika Paus Yohanes Paulus II meninggal, teman-teman dan kerabat akan memberitahuku bahwa ia telah pergi ke surga. Semua berita di TV, pada </span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://extratv.warnerbros.com/topics/?s=People+Magazine"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Extra</span></span></span></a></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan banyak tempat lainnya akan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Paus Yohanes Paulus II telah meninggal, semoga ia beristirahat dalam damai. Ia sekarang bersukacita dengan Tuhan dan malaikat di surga&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">dan aku percaya semua itu. Tapi aku hanya menipu diriku sendiri, karena aku melihat dia di neraka, yang tersiksa oleh api. Aku menatap wajahnya, itu adalah Yohanes Paulus II </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">(</span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_John_Paul_II"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">John Paul II</span></span></span></span></a></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">)</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">!! Tuhan berkata padaku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Lihat, Putri, pria yang engkau lihat itu di sana, adalah Paus Yohanes Paulus II. Ia ada di sini di tempat ini; ia sedang tersiksa karena ia tidak bertobat.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tapi aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa ia ada di sini? Ia biasa berkhotbah di gereja.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; Putri, tidak ada pezinah, tidak ada penyembah berhala, tidak ada orang yang serakah dan tidak ada pendusta yg akan mewarisi Kerajaan-Ku.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Efesus 5:5)</span></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku menjawab,</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Ya, aku tahu itu benar, tapi aku ingin tahu mengapa ia ada di sini, karena ia biasa berkhotbah kepada banyak orang!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dan Yesus menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ya, Putri, ia mungkin telah mengatakan banyak hal, tetapi ia tidak pernah berbicara kebenaran seperti yg ada. Ia tidak pernah mengatakan kebenaran dan mereka tahu kebenaran dan meskipun ia tahu kebenaran, ia lebih menyukai uang daripada berkhotbah tentang keselamatan. Ia tidak akan menawarkan kenyataan; tidak akan mengatakan bahwa neraka itu nyata dan surga juga ada; Putri, sekarang dia ada di sini di tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">aku melihat pria ini, ia memiliki ular besar dengan jarum-jarum, melilit tenggorokannya, dan ia akan mencoba utk melepasnya. Aku memohon dengan Yesus, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, bantulah dia!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pria itu akan berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tolong aku, Tuhan, kasihanilah aku, bawa aku keluar dari tempat ini, maafkan aku, aku bertobat, Tuhan! Aku ingin kembali ke bumi, aku ingin kembali ke bumi untuk bertobat.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan mengamati dia dan berkata kepadanya, </span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Engkau sangat tahu dgn baik. Engkau tahu benar bahwa tempat ini nyata&#8230; Sudah terlambat; tidak ada kesempatan lagi untukmu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Dengar, Putri, Aku akan menunjukkan kehidupan orang ini.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus menunjukkan layar besar di mana aku bisa mengamati bagaimana orang ini menawarkan misa berkali-kali kepada orang banyak. Dan bagaimana orang-orang yang ada begitu menyembah berhala. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Dengar, Putri, ada banyak penyembah berhala di tempat ini. Penyembahan berhala tidak akan menyelamatkan, Putri. Aku satu-satunya yang menyelamatkan, dan di luar Aku, tidak ada yang menyelamatkan. Aku mengasihi pendosa, tetapi aku benci dosa, Putri. Pergi dan beritahukan manusia bahwa aku mengasihi mereka dan bahwa mereka perlu datang kepada-Ku.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika Tuhan sedang berbicara, aku mulai melihat bagaimana orang ini menerima banyak sekali koin dan uang kertas; uang, semua yang dia akan simpan. Ia punya begitu banyak uang. Aku melihat gambar orang ini duduk di atas takhta, tetapi aku juga bisa melihat lebih dari itu. Memang benar bahwa orang-orang ini tidak menikah, aku dapat meyakinkanmu, aku tidak mengada-ada, Tuhan menunjukkan kepadaku, orang-orang itu tidur dengan biarawati; dengan banyak perempuan di sana! [</span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.youtube.com/watch?v=-Q_aj8YPaKE"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">1 example</span></span></span></a></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">]</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan menunjukkan kepadaku orang-orang ini hidup dalam percabulan, dan Firman mengatakan bahwa pezinah tidak akan mewarisi Kerajaan-Nya. Saat aku sedang menonton semua ini, Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Lihat Putri, semua ini yang aku tunjukkan kpdmu adalah apa yang terjadi, apa yang ia jalani dan apa yang terus terjadi di antara banyak orang, di antara banyak imam dan paus yang ada.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Kemudian ia berkata</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">,</span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Putri, pergi dan beritahukan manusia bahwa sudah waktunya untuk berbalik kpdKu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan menunjukkan </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">kpdku sebuah tempat di mana banyak orang berjalan ke neraka. Aku bertanya padaNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, bagaimana mereka berjalan kaki ke tempat ini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku akan menunjukkan.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menunjukan sebuah terowongan dengan banyak orang berjalan melewatinya. Orang-orang ini dirantai dari tangan hingga kaki. Mereka berpakaian hitam dan membawa beban di punggung mereka. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Lihatlah Putri, orang-orang yang engkau lihat di sana, orang-orang itu belum mengenal Aku. Apa yang mereka bawa di punggung mereka adalah dosa, tapi pergi dan beritahukan mereka untuk mengubah beban mereka kepada-Ku, dan Aku akan memberikan mereka istirahat; bahwa Akulah Dia yang mengampuni segala dosa mereka&#8230; Putri, pergi dan beritahukan orang-orang untuk datang kepadaKu, karena Aku menunggu mereka dengan tangan terbuka, dan pergi beritahu mereka bahwa mereka sedang berjalan ke tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Saat aku sedang menonton orang-orang berjalan,</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, orang di sana adalah sepupuku, pemuda itu adalah sepupuku, Tuhan, dan gadis muda itu yg turun juga sepupuku, keluargaku akan datang ke tempat ini!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, mereka berjalan ke tempat ini, namun pergi dan beritahu mereka ke mana mereka berjalan, pergi dan beritahu mereka mereka berjalan ke neraka. Pergi dan beritahu mereka bahwa Aku telah memilihmu sebagai penjagaKu&#8230; Aku telah memilihmu sebagai penjagaKu, karena itu berarti engkau mengatakan kebenaran. Engkau harus pergi dan beritahu semua yg telah Aku tunjukkan kpdmu. Jika engkau tidak berbicara dan sesuatu terjadi kepada orang itu, darahnya akan ditumpahkan ke atasmu, tetapi jika engkau pergi dan melakukan seperti yang telah Aku katakan, maka orang tersebut memiliki pertanggungjawaban denganku. Jika orang tersebut tidak bertobat, maka tanggung jawab yg ada padamu akan diangkat, karena pertanggungjawaban itu akan berdiam pada orang itu dan darahnya tidak akan ditumpahkan ke atasmu. </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(Yehezkiel 3:18)</span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus mengatakan kepada</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku bahwa banyak orang terkenal sedang berjalan ke tempat itu, orang-orang terkenal dan penting. Ambil contoh, </span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Michael_Jackson"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Michael Jackson</span></span></span></a></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">. Orang ini terkenal di seluruh dunia tetapi ia adalah seorang pengikut setan. Meskipun banyak orang mungkin tidak melihat seperti itu, tapi itu adalah kebenaran. Orang ini memiliki perjanjian setan: ia datang pd kesepakatan dengan iblis demi mencapai ketenaran dan menarik banyak penggemar.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">L</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">angkah-langkah tarian yang ia dilakukan, itulah caraku melihat setan-setan berjalan sambil menyiksa orang di neraka. Mereka akan bergeser mundur dan tidak bergerak maju, sementara mereka berteriak; menikmati penderitaan yang mereka jatuhkan pada orang-orang. Biarkan aku memberitahumu bahwa Michael Jackson di neraka. Tuhan menunjukkannya kpdku setelah Michael meninggal. Ia membiarkan aku melihat Michael Jackson disiksa di dalam api. Aku menangis kepada Yesus, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mengapa?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tidak mudah untuk melihat bagaimana orang ini sedang disiksa dan bagaimana ia akan berteriak. Siapapun yang mendengarkan lagu-lagu Michael Jackson atau bernyanyi dgn mereka atau penggemar Michael Jackson, aku memperingatkan engkau bahwa setan telah menjebak engkau dlm jaringnya sehingga engkau akan berakhir di neraka. Saat ini, tinggalkan dalam nama Yesus! Yesus ingin membebaskan engkau, sehingga engkau tidak akan terhilang.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, ada juga orang yang mengenalKu, yang sedang berjalan ke tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, bagaimana mungkin orang yang mengenalMu juga datang ke sini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Orang yang telah meninggalkan jalan-jalanKu dan orang yang menjalani kehidupan ganda.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia mulai menunjukkan aku orang-orang yang berjalan ke neraka. Mereka terikat dari tangan mereka ke kaki mereka.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Mereka masing-masing mengenakan pakaian putih, t</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">etapi itu robek, kotor dan kusut. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, lihatlah bagaimana umatKu telah berjalan menjauh dari Aku. Putri, aku ingin memberitahu engkau bahwa Aku tidak datang untuk orang-orang ini. Aku datang bagi orang-orang kudus, yg siap, tanpa cacat, tanpa kerutan dan tanpa kecemaran&#8230; Pergi dan beritahu mereka untuk kembali ke jalan semula.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(Ef. 5:26-27)</span></em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku mulai melihat banyak dari paman-pamanku dan banyak orang-orang lain yang telah berjalan menjauh dari jalan Tuhan. </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Pergi dan beritahu mereka bahwa Aku menunggu mereka, untuk menyerahkan beban mereka kepada-Ku, dan Aku akan memberikan mereka istirahat.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus menangis, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, mereka akan datang dengan cara ini. Pergi dan beritahu pamanmu; pergi dan beritahu kerabatmu bahwa mereka akan datang dengan cara ini. Putri, banyak yang tidak mempercayaimu, tetapi Aku adalah saksi setiamu, Akulah saksi setiamu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Bahkan jika mereka tidak percaya, Putri, pergi dan beritahukan mereka kebenaran, karena Aku bersamamu, Aku juga akan menunjukkan kepadamu, Putri, bagaimana orang-orang tiba di tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami pergi ke sebuah terowongan di mana terdapat banyak orang jatuh ke jurang maut. Bukan 1000, bukan 2000, tetapi sebanyak pasir di laut, tak terhitung jumlahnya. Mereka jatuh dlm sedetik, seperti segenggam pasir yang dilemparkan ke bawah. Jiwa-jiwa itu jatuh dengan pesat. Yesus menangis, Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, ini adalah bagaimana manusia binasa; inilah bagaimana mereka terhilang&#8230; Putri, hal itu menyakitkanKu utk melihat bagaimana manusia binasa&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Setan-setan juga mengadakan pertemuan di tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Setan mengadakan pertemuan?&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata</span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">,</span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ya, Putri, mereka bertemu untuk merencanakan, untuk merencanakan apa yang akan mereka lakukan kpd manusia. Mereka mengadakan pertemuan rahasia setiap hari.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan dengan itu, Yesus membawaku ke sebuah sel, di mana aku melihat sebuah meja kayu dengan kursi-kursi di sekelilingnya. Dan ada para setan &#8211; semua jenis setan. Yesus menjelaskan, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>&#8220;Putri, mereka sekarang berencana untuk pergi dan menghancurkan keluarga pendeta, para misionaris, para penginjil dan semua orang yang mengenal Aku. Putri, mereka ingin menghancurkan mereka; mereka memiliki banyak anak panah&#8221;</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Setan-setan akan tertawa dan mengejek dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mari kita hancurkan manusia dan bawa ke tempat hal ini.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, &#8220;Pergilah dan katakan pada mereka bahwa aku bersama mereka. Katakan kepada mereka untuk tidak meninggalkan pintu terbuka, untuk tidak meninggalkan tempat bagi setan, karena setan berjalan di sekitar seperti singa yg mengaum, mencari orang yg dpt ia telan.</em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(1Petrus 5:18 )</span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tetapi Firman itu mengatakan, &#8220;ia berjalan </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;"><strong>seperti</strong></span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> &#8220;, karena Singa yg sesungguhnya, adalah Singa Yehuda, Yesus Kristus dari Nazaret </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 5:5)</span></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">!</span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, mereka terutama ingin menghancurkan para gembala; keluarga&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mengapa mereka ingin menghancurkan keluarga para gembala?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan Yesus menjawab</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, &#8220;Karena mereka bertanggung jawab atas ribuan orang yang merupakan domba yg berlipat-lipat, domba yg berlipat-lipat yg Tuhan telah berikan kpd mereka. Mereka ingin orang-orang ini kembali ke dunia lagi; melihat ke belakang dan berakhir di neraka&#8230; Pergi dan beritahukan para gembala untuk berbicara kebenaran. Pergilah dan katakan pd mereka untuk memberitakan kebenaran dan untuk berbicara segala sesuatu yang Aku katakan pd mereka dan untuk tidak pernah menyimpannya bagi diri mereka sendiri apa yang Aku katakan kepada mereka!&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika kami meninggalkan tempat itu dan la berkata</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, &#8220;Aku ingin menunjukkan hal lain&#8230; Ada juga anak-anak di tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan aku menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Anak-anak di tempat ini, Tuhan? Mengapa ada anak-anak di sini? Firman-Mu mengatakan, </em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Biarkanlah</em></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em><strong>anak-anak</strong></em></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.</em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(Matius 9:14)</span></em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; PutriKu, itu benar, yang demikian adalah Kerajaan Surga, tetapi anak itu harus datang kepada-Ku, karena ia yang datang kepada-Ku tidak akan Kubuang&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(Yohanes 6:37)</span></em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>. </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Seketika, Tuhan menunjukkan kepadaku seorang anak berusia delapan tahun tersiksa di dalam api. Anak itu menangis, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan kasihanilah aku, bawa aku keluar dari tempat ini, aku tidak ingin berada di sini!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">la terus menangis dan menjerit. Aku melihat setan di sekitar anak ini, yang menyerupai tokoh-tokoh kartun. Ada Dragon, Boyz, Ben 10, Pokémon, Doral, dll. </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa anak ini di sini?</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">&#8221; Yesus menunjukkan layar besar dari kehidupan anak ini. Aku melihat bagaimana ia akan menghabiskan seluruh waktunya di depan TV, menonton kartun-kartun ini.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, animasi kartun ini, film-film itu, opera sabun yang dilihat setiap hari di TV merupakan instrumen setan untuk menghancurkan manusia&#8230; Lihatlah, Putri bagaimana ini datang terjadi.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku melihat bagaimana anak itu memberontak dan tidak taat kepada orang tuanya. Ketika orang tuanya berbicara kepadanya, ia akan melarikan diri, melempar sesuatu dan tidak mematuhi mereka. Setelah ini terjadi, sebuah mobil melindasnya dan mengakhiri hidupnya. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Sejak itu, ia telah berada di tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku menatap anak itu </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ketika dirinya sedang tersiksa. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, pergi dan katakan kepada para orang tua untuk mengarahkan anak mereka seperti merupakan tertulis dalam Firman-Ku.</em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">(Amsal 22:6)</span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8221; </em></span></span></span></span><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Firman Tuhan itu nyata, memberitahu kita untuk memperbaiki anak dengan tongkat, tetapi tidak setiap saat, hanya ketika anak itu tidak taat kepada orang tuanya.</span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Amsal 22:15)</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan mengatakan padaku sesuatu yang sangat sedih dan sangat menyakitkan. Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, ada banyak anak-anak di tempat ini karena kartun animasi, karena pemberontakan.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku bertanya kepadaNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa animasi kartun dipersalahkan untuk hal ini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan Ia menjelaskan, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Karena mereka adalah setan-setan yang membawa pemberontakan, ketidaktaatan, kepahitan dan kebencian kepada anak-anak; dan para setan lain memasuki anak-anak ini, sehingga mereka tidak melakukan hal-hal yang baik, tetapi melakukan apa yang buruk: apapun yg anak-anak lihat di TV, mereka ingin melakukannya dalam kenyataan.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Neraka ada, neraka adalah nyata, dan bahkan anak-anak harus memutuskan dengan siapa mereka akan pergi. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, katakan pdku, mengapa ada anak-anak di tempat ini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan Yesus menjawab</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>, &#8220;Begitu anak-anak memiliki pengetahuan bahwa ada surga dan neraka, maka mereka memiliki tempat untuk memilih.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="en">
<p style="margin-bottom: 0in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span style="text-decoration: underline;">Kerajaan Surga</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ada banyak lagi </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">hal yang bisa dikatakan tentang neraka, tetapi sekarang aku akan berbagi apa yang aku lihat di Surga. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, sekarang Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang telah Aku siapkan bagi umat-Ku yg Kudus.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami meninggalkan tempat itu, keluar melalui terowongan. Sementara perjalanan melewati terowongan ini, kami tiba-tiba keluar ke tempat di mana ada terang. Aku tidak melihat kegelapan lagi, siksaan atau api. Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, aku akan menunjukkan kepadamu kemuliaan-Ku,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan kami mulai naik ke Kerajaan Surga! Segera kami tiba di sebuah pintu dengan huruf raksasa yang ditulis dalam emas, katanya: </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;"><strong>&#8220;Selamat datang di Kerajaan Surga.&#8221;</strong></span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong> </strong></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, masuklah, karena Akulah Pintu itu dan ia yang masuk melalui Aku, akan masuk, akan berjalan dan akan menemukan padang rumput.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Yohanes 10:9)</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Setelah Tuhan mengucapkan kata-kata ini, pintu itu terbuka dan kami masuk. Aku melihat para malaikat memberikan kemuliaan, kehormatan dan pujian kepada Bapa Surgawi kita! </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 7:11-12)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ketika kami terus berjalan, kami mendekati sebuah meja yang aku bisa lihat pd ujung awalnya, tetapi tidak pd ujung akhirnya. </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 19:9)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku mengamati takhta yg besar, dan takhta yang lebih kecil dikelilingi oleh ribuan kursi. Di antara kursi pakaian ada bersama jubah-jubah dengan mahkota. Tuhan memberitahu aku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, mahkota yang engkau lihat adalah mahkota kehidupan.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 2:10)</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Dengar, Putri, ini adalah apa yang telah Aku siapkan bagi umat-Ku.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku melihat bahwa meja itu ditutupi dengan taplak meja yg putih dengan emas di tepinya. Ada piring, gelas emas, buah-buahan; semuanya disediakan. Sangat indah. Ada sebuah bejana yang sangat besar di tengah meja, yang berisi anggur utk makan malam. Dan Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, semuanya sudah siap utk kedatangan Gereja-Ku.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><img class="alignnone" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/Marriage_Supper.jpg" alt="" width="219" height="159" /><br />
</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami pergi ke tempat lain, di mana aku melihat banyak orang di taman. Ada juga orang terkenal dari Alkitab, tetapi mereka tidak berumur, mereka muda. Ada pemuda ini dengan saputangan besar di tangannya yang menari dan bebrputar-putar dan memuji Tuhan. Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri pemuda itu yang engkau lihat adalah hamba-Ku, Daud</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">.&#8221; Ia memberikan kemuliaan kepada Bapa. Tiba-tiba, seorang pemuda melewati dan Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, dia adalah Yosua, ia adalah Musa, pemuda lainnya itu adalah Abraham.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus akan memanggil mereka dengan nama mereka. Mereka semua memiliki roman muka yang sama! Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, wanita itu yang engkau lihat adalah hamba-Ku, Maria Magdalena; hamba-Ku, Sara.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tapi kemudian </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, dia adalah Maria. Maria, yang melahirkan Yesus Kristus, yaitu Aku. Putri, Aku ingin memberitahu engkau bahwa ia tidak memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang terjadi di Bumi. Aku ingin mengatakan kpdmu yaitu engkau harus pergi dan beritahukan pd manusia, beritahukan penyembah berhala bahwa neraka itu nyata, dan bahwa penyembah berhala tidak akan mewarisi Kerajaan-Ku, tetapi pergi dan katakan pd mereka bahwa jika mereka bertobat, mereka dapat masuk ke dlm tempat tinggal surgawiKu. Pergi beritahu mereka bahwa Aku mencintai mereka dan beritahu mereka bahwa Maria tidak memiliki pengetahuan apa-apa [yg terjadi di bumi] dan satu-satunya yg mereka harus tinggikan adalah Aku, karena baik Maria, atau </em></span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_Gregory_I"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>St. Gregory</strong></em></span></span></span></a></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> ataupun santo lainnya dapat menawarkan keselamatan. Aku adalah Satu-satunya yang menyelamatkan dan di luar Aku &#8211; tidak ada, tidak ada, tidak ada &#8211; yg menyelamatkan!&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> la mengulanginya tiga kali &#8211; tidak ada yang dpt menyelamatkan, hanya la yg menyelamatkan.</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami mulai berjalan, sampai mencapai jembatan dari emas. Saat kami berjalan di atasnya, kami sampai pada jalah yang  terbuat dari emas </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">murni</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">. </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">(Wahyu21:21/</span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://bible.cc/revelation/21-21.htm"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Revelations 21:21</span></span></span></a></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">)</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Umat manusia</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> telah tertipu dgn mempercayai dalam anggapan santo, yang mana bukan, tetapi adalah setan, yang bekerja melalui berhala yang dibuat oleh tangan manusia. Tapi, biar Aku beritahukan engkau bahwa Tuhan ingin memberikan yang terbaik. la ingin engkau untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga; untuk bertobat dan meninggalkan penyembahan berhala. Karena penyembahan berhala tidak akan menyelamatkanmu. Yesus Kristus dari Nazaret adalah yg dpt menyelamatkan, yang memberikan nyawa-Nya bagimu, bagiku dan bagi semua umat manusia. Tuhan memiliki pesan yg besar bagi manusia. Ketika la menangis, Dia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tolong, Putri, jangan diam; pergi dan katakan yang sebenarnya, pergi dan katakan apa yang Aku telah tunjukkan kpdmu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> melihat bagaimana Maria menyembah Tuhan, dan aku melihat wanita dengan rambut panjang yang sangat indah. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, betapa cantiknya cara mereka memakai rambut mereka.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, bahwa yang Anda lihat adalah kerudung yang aku berikan kepada seorang wanita.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> la menambahkan, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, pergi dan katakan pada wanita untuk merawat kerudung yg aku berikan kepada mereka.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kemudian la berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku punya sesuatu yg perlu ditunjukkan kpdmu yg sangat penting.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku melihat jauh dan melihat sebuah kota yg bersinar, sebuah kota emas! Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, apa itu? Aku ingin pergi ke sana.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> la menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, Aku akan menunjukkan kpdmu apa yang ada di sana. Apa yg engkau lihat adalah hunian surgawi, tempat tinggal surgawi yang siap utk umat-Ku. &#8220;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami mulai berjalan, sampai kami mencapai jembatan emas. Saat kami berjalan di atasnya, kami tiba di jalan-jalan yang terbuat dari emas murni! </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 21:21)</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Semuanya begitu indah, begitu brilian, seperti kaca bersinar, itu benar-benar supranatural, tak dapat dijelaskan! Kami melihat rumah-rumah surgawi, dan m</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">elihat ribuan malaikat membangunnya. Beberapa malaikat membangun dengan sangat pesat, yang lain membangun perlahan dan lainnya tidak membangun sama sekali. Aku bertanya kepada Tuhan, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mengapa beberapa malaikat membangun dengan pesat, sementara yang lain lebih lambat, dan beberapa dari mereka telah berhenti membangun?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tuhan menjelaskan, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, itulah bagaimana umatKu bekerja di Bumi, dan para malaikat bekerja seperti anak-anakKu bekerja di Bumi&#8230;. Putri, umat-Ku tidak lagi menyebarkan Injil. Umat-Ku tidak lagi berpuasa. UmatKu tidak lagi pergi ke jalan-jalan untuk mendistribusikan traktat mengatakan kebenaran. UmatKu sekarang malu. Pergi dan katakan kpd umatKu untuk kembali ke jalan semula. Para malaikat yg engkau lihat tidak melakukan apa-apa itu milik kepunyaan orang-orang yg telah berjalan menjauh dari jalan-Ku. Putri, pergi dan katakan kpd umatKu untuk kembali ke jalan semula,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Yeremia 6:16)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan dlm mengatakan ini la mulai menangis. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku mendengar orang lain menyanyi, jadi aku bertanya padaNya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku ingin Engkau membawaku ke sana, di mana orang-orang sedang bernyanyi.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus sedang mengamatiku, aku bisa tahu bagaimana Ia mengamati aku, tapi aku tidak bisa melihat wajahNya, hanya gerakan wajah-Nya. Sementara air mata-Nya mengalir di atas jubah-Nya, aku bertanya kpdNya mengapa Ia menangis. Tetapi la tidak akan menjelaskannya kpdku.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kemudian kami tiba di taman yang indah ini. Di sana, di antara rumah-rumah surgawi, aku melihat bunga-bunga yang bergoyang. Itu pasti nyanyian yg aku dengar. Tuhan menunjuk dengan jari-Nya dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, lihat, mereka memujiKu; mereka menyembahKu! UmatKu tidak lagi melakukan seperti yang mereka lakukan sebelumnya. UmatKu tidak memujiKu lagi, tidak menyembah Aku lagi; tidak mencari Aku lagi seperti sebelumnya. Itu sebabnya Aku katakan, Putri, untuk pergi dan katakan kpd umatKu untuk mencari Aku, karena Aku akan datang, Aku akan datang, Aku akan datang &#8211; bagi orang-orang yg mencari Aku dalam roh dan kebenaran, bagi orang-orang yg siap, bagi orang-orang kudus!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan menangis Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku datang, Aku datang!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Lalu aku mengerti mengapa Ia menangis, karena la akan datang, tapi tidak bagi mereka yang setengah hati. Ia akan kembali hanya untuk orang yang mencari Dia dalam roh dan kebenaran.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kemudian Tuhan mengatakan pdku bahwa aku harus kembali ke bumi. A</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, aku tidak ingin kembali ke Bumi? Apa maksudmu &#8211; Bumi? Aku ingin tinggal denganMu. Engkau membawaku ke sini dan aku tidak akan pergi ke manapun karena aku bersamaMu!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, ini perlu buat engkau kembali ke Bumi untuk pergi dan bersaksi bahwa kemuliaanKu itu nyata, bahwa apa yang Aku tunjukkan kepadamu itu nyata, bahwa apa yang engkau lihat itu nyata &#8211; sehingga manusia akan datang kepadaKu, bertobat dan tidak binasa.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Menangis, aku jatuh ke kakiNya; di situ aku melihat luka di kaki-Nya. Aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, luka-luka apa di sini?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, itu adalah bekas luka dari hari kemarin, ketika Aku memberikan hidupKu bagi umat manusia.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ia juga menunjukkan bekas luka di tangannya, aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, mengapa Engkau masih memiliki itu?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, itu adalah bekas luka yang tertinggal.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Jadi aku bertanya, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Apakah ini akan hilang?&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> la menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, ini akan hilang ketika semua orang-orang kudus berkumpul kembali di sini&#8230; Putri, aku harus membawamu ke Bumi: keluargamu dan bangsa-bangsa sedang menunggumu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">A</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku mencoba untuk menolak tapi la menunjuk turun ke Bumi dengan jari-Nya dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Lihat, orang-orang itu yg engkau lihat di bawah sana adalah keluargamu; tubuh yg engkau lihat di sana, adalah di mana engkau harus kembali&#8230; Ini waktunya untuk meninggalkan tempat ini.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Kemudian la membawaku ke sepanjang sungai yang jernih seindah kristal dan berkata </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, masuklah ke sungai dan rendamlah dirimu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Sebelum aku memasuki sungai kristal air kehidupan, aku mengalami sukacita yg tak terlukiskan, namun setelah aku merendamkan diri dan keluar, aku sangat gembira. Aku pikir aku tidak perlu kembali ke rumah, tetapi Tuhan berkata kepadaku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, engkau harus kembali ke Bumi&#8230; Putri, aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu: Bagaimana Aku datang ke Bumi bagi orang-orang kudus. Aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana hari Pengangkatan itu akan terjadi.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Hari Pengangkatan &amp; </span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Hari Kesukaran Besar</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami berjalan ke suatu tempat dengan layar raksasa, dan aku melihat orang-orang di dalamnya. </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Aku bisa mengamati seluruh dunia. Lalu tiba-tiba aku melihat ribuan orang menghilang. Wanita-wanita hamil telah menghilang kehamilannya, dan mereka tampak seperti gila berteriak-teriak. Anak-anak telah menghilang dari keseluruhan. Banyak orang lari dari sini ke sana, berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ini tidak bisa, hal ini tidak bisa terjadi! Apa yang terjadi?&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">A</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku melihat orang-orang yang telah mengenal Tuhan, yang tertinggal. Mereka mengatakan bahwa Kristus telah datang, Pengangkatan terjadi. Mereka berteriak dan ingin bunuh diri, tetapi mereka tidak bisa. Tuhan berkata kpdku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, pada hari-hari itu, maut akan lari; Putri, pada hari-hari itu Roh Kudus tidak akan ada lagi di Bumi.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 9:6)</span></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ada kecelakaan-kecelakaan tetapi aku tidak melihat orang mati seorangpun: mereka semua hidup, walaupun terluka.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">A</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">ku mengamati lalu lintas yang luar biasa dengan ribuan orang. Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, lihat, ini adalah bagaimana segala sesuatu akan terjadi.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku kemudian melihat orang-orang berlari dari satu tempat ke tempat lain, berteriak, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Kristus telah datang, Kristus telah datang!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Mereka akan memohon, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, maafkan aku, maafkan aku, bawa aku denganMu!&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tapi sayangnya Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Ini akan sangat terlambat. Waktu untuk bertobat adalah sekarang&#8230; Putri, pergi katakan pd manusia untuk mencari Aku, karena selama waktu itu tidak akan ada lagi kesempatan.</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Yesaya 55:6)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Putri, itu akan terlalu terlambat bagi semua orang yg tertinggal.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Ketika Yesus mengamati bagaimana orang tertinggal, la mulai menangis dan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, Aku akan pergi ke Bumi sebagaimana dikatakan dalam </em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;">1 Tesalonika 4:16-17</span></em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>: </em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;</em></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.</em></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><img class="alignnone" src="http://www.spiritlessons.com/Documents/Prepare_to_meet_your_God/the_rapture.jpg" alt="" width="303" height="233" /><br />
</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tapi tidak semua orang akan pergi dengan Tuhan, hanya mereka yang melakukan kehendak-Nya </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Matius 7:21)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> dan hidup dlm kekudusan. Karena Tuhan mengatakan padaku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">&#8220;Hanya mereka yang kudus yg akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Ibrani 12:14)</span></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">, Tidak ada seorangpun yang tahu, baik hari maupun saatnya dimana Aku akan datang bagi umatKu yg kudus, bahkan malaikat pun tidak mengetahuinya.&#8221; </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Matius 24:36)</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pada layar aku melihat orang-orang berlarian. Majalah dan berita TV mengatakan bahwa &#8220;KRISTUS TELAH DATANG.&#8221; Layar itu tertutup, dan Yesus menyelesaikan dengan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku akan datang untuk orang-orangKu yg kudus.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ini semua yg la tunjukkan. Setelah itu, Ia membawa aku kembali ke Bumi.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Dengan malaikat berkumpul di sekeliling, kami mulai menuruni tangga yg indah ini; anak-anak tangga putih dengan bunga-bunga di sekitar mereka. Aku menangis sepanjang jalan, memohon dengan Yesus, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Tuhan, tolong, jangan tinggalkan aku di sini. Bawa aku denganMu!&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ia menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, bangsa-bangsa, keluargamu sedang menunggumu&#8230; Putri, engkau harus masuk tubuh itu. Engkau harus menerima kehidupan, Putri, sehingga engkau dapat pergi dan bersaksi apa yang telah engkau lihat. Banyak yang tidak akan percaya; banyak orang akan percaya padamu, tetapi Akulah Saksimu yg setia. Aku bersamamu. Aku tidak pernah akan meninggalkanmu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span style="text-decoration: underline;">Kedatangan di Bumi</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Maxima:</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Ketika anakku kembali, kami menunggu di sana, dan ia merentangkan tubuhnya di lantai. Ia begini, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;uuhmm,&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> tidak ada yang lain. Aku berkata, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Terima kasih, Tuhan, karena anakku kembali!&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Kami semua mengucap syukur kepada Tuhan. Segera ia mulai bernapas perlahan-lahan, sedikit demi sedikit. Setelah sekitar lima jam, ia bisa membuka matanya dan berbicara. Pada awalnya kami tidak bisa mengerti apa yang ia katakan; karena tidak jelas. Ia tidak memiliki kekuatan. Kami harus menjaga jendela tertutup, karena matanya tidak dapat mengatasi cahaya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Karena penasaran, kami semua ingin ia memberi tahu kami apa yang dilihatnya. Tetapi karena ia begitu lemah, ia hanya bisa ceritakan sedikit. Itu adalah 2 minggu sampai ia dapat berbagi seluruh kesaksiannya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Setan datang untuk menyiksa</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">nya setelah semua ini. Ia dapat melihat mereka dengan jelas, mereka akan mencoba untuk menyembunyikan diri dalam kegelapan. Mereka ada di sini dalam waktu tiga hari setelah ia kembali, sebelum dia benar-benar dapat berbicara. Ia bertanya kepada mereka apa yang mereka inginkan dan mereka menjawab, </span></span></span></span><span style="color: #808080;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Kami datang untuk membuat kesepakatan denganmu&#8230; Engkau harus tutup mulut. Engkau tidak boleh mengatakan apa-apa akan apa yang engkau lihat di bawah sana, karena jika engkau bicara, kami akan membunuhmu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">I</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">a menggambarkan setan itu jelek, besar dan gemuk, jelek. Ia berkata tidak ada kata-kata untuk menjelaskan bagaimana mereka terlihat mengerikan. Ia akan menengking mereka, tetapi mereka tidak akan pergi. Ketika mereka datang, mereka akan melompat pada dirinya dan mencoba untuk mencekiknya. Ia akan melawan balik menengking mereka, tetapi ia tidak punya kekuatan. Suatu kali ketika ia menengking mereka, cahaya yang luar biasa muncul dan kemudian mereka melarikan diri! Itu adalah Tuhan.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Apa yg anakku lalui itu tidaklah mudah. Ia diberi pesan yang mendalam kepada semua umat manusia, untuk mencari Allah. Tapi manusia berpikir bahwa apa yang dilakukannya baik-baik saja. Orang-orang muda yang pergi kpd obat dan alkohol, mereka berpikir itu tidak apa-apa, tetapi tidak. Salah satu pengalaman terbesar yg anakku alami ketika ia melihat banyak penghibur di neraka, termasuk penari, dan juga Paus Yohanes Paulus II (</span></span></span></span><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_John_Paul_II"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pope John Paul II</span></span></span></a></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">)</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">. Ini saatnya untuk mencari Tuhan, untuk bertobat dan merendahkan diri di hadapan-Nya. Firman Allah itu benar ketika Ia berkata, </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Markus 13:31)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Langit dan Bumi akan lenyap, tetapi kata-kataKu tidak akan lenyap.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Firman Tuhan akan digenapi pada waktunya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Tuhan juga menunjukkan padanya terowongan, di mana orang-orang berjalan ke neraka. Banyak orang yang sudah di neraka. Ini nyata! Tetapi orang-orang bahkan umat Tuhan tidak percaya akan hal ini, banyak yang tidak percaya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pesan utamanya adalah bahwa kita harus mencari Tuhan, bukan hanya dari bibir kita, tetapi dari bagian terdalam hati kita, karena kedatangan Tuhan sudah dekat. Yesus berkata,</span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> &#8220;Aku tidak lagi di pintu, Aku di balik pintu Aku akan datang segera; kedatanganKu sudah dekat. UmatKu telah meninggalkan Aku dan kembali ke hal-hal duniawi&#8230; Katakan pada umatKu untuk kembali ke jalan semula.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Hari ini gereja harus kembali ke jalan semula, itulah ketika kita sedang berapi-api, mencari Tuhan. Ketika sangkakala ditiup kita harus siap untuk bertemu dengan Tuhan, dan itu akan indah!</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"> </span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: medium;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">Pesan Penting dari Tuhan</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica, berbicara di depan audiens</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tuhan mengatakan padaku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, pada hari-hari itu Roh Kudus tidak akan ada lagi di Bumi. Pada masa itu, Ia tidak akan ada lagi di Bumi.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(2 Tesalonika 2:7.)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Dan aku melihat lalu lintas yang sangat luar biasa, dgn kecelakaan-kecelakaan. Banyak orang ingin bunuh diri, tetapi Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Mereka akan mencari maut, tetapi maut akan lari dari umat manusia. Kematian tidak akan ada lagi selama waktu itu.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><span style="text-decoration: underline;">(Wahyu 9:6)</span></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Aku melihat orang-orang menonton TV dan majalah yang terbaca, </span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><strong>&#8220;Ribuan dan Ribuan orang Hilang.&#8221;</strong></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Banyak yg sudah tahu bahwa Kristus telah datang untuk orang-orang kudus-Nya. Mereka yang mengenal Tuhan, tetapi ditinggalkan, pergi menangis melalui jalan-jalan, ingin bunuh diri, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Sementara di Surga, Yesus berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Aku akan datang untuk orang-orangKu yg kudus dan Aku akan segera datang untuk gereja-Ku.&#8221;</em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Tetapi dua minggu yang lalu Tuhan mengatakan kepadaku, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Putri, aku merasa senang atas apa yang engkau lakukan, bahwa engkau memenuhi apa yang Aku berikan kepadamu, tapi jangan beritahukan kpd umat-Ku bahwa Aku datang segera. Katakan kpd umat-Ku bahwa Aku akan datang sekarang juga.&#8221; </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Sekali lagi Tuhan berkata, </span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>&#8220;Katakan pada umat-Ku bahwa Aku datang sekarang juga dan bahwa Aku datang untuk orang-orangKu yg kudus. Katakan pada umat-Ku bahwa hanya orang-orang kudus, hanya orang-orang kudus yg akan melihat Aku!&#8230; Dan jangan diam : Terus nyatakan apa yang telah Aku katakan kpdmu.&#8221;</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica Berdoa dengan penonton</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Semua orang, tutuplah matamu, dan tempatkan tangan kananmu di atas hatimu. Angkat tangan kirimu dan jika engkau merasa ingin menangis, menangislah. Sekarang katakan kepada Tuhan apa yang engkau rasakan dalam hatimu. Bagi mereka yang ingin menerima Tuhan, ikuti aku berdoa :<br />
</span></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>Tuhan, aku berterima kasih untuk kasih-Mu dan rahmat-Mu, terima kasih, Tuhan, karena firman yang telah mennyentuh hatiku hari ini. Bapa, aku meminta ampunanMu. Maafkan aku. Bersihkanlah aku dengan darahMu berharga. Tuliskan namaku dalam Kitab Kehidupan. Terimalah aku sebagai anakMu, Tuhan. Sekarang, aku memaafkan orang yg aku belum bisa maafkan. </em></span></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Aku</em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>melepaskan</em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>kurangnya</em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>pengampunanku</em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em>. Aku melepaskan segala sesuatu yang menghambat jamahanMu, dan aku meminta Engkau untuk mengubahku dan untuk memenuhiku dengan kehadiranMu setiap hari. Terima kasih, Bapa, Anak dan Roh Kudus, dalam Nama Yesus, Amin.</em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> &#8220;Kesaksian ini bukan bohong, itu bukan lelucon; itu bukan cerita; itu bukan mimpi, neraka adalah nyata! Neraka ada! Bagi siapa pun yang tidak percaya, aku ingin memberitahu engkau bahwa neraka itu nyata, sangat nyata. Aku tidak dapat menemukan kata-kata untuk memberitahumu bagaimana nyatanya hal tersebut. Aku berharap bahwa engkau dapat mengalaminya sendiri. &#8220;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong>Angelica, berbicara dengan Narator</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> :</strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> Waktunya sudah dekat, Tuhan mengijinkan tanda-tanda untuk mengungkapkan kepada umat manusia apa yang akan terjadi. Jangan tinggal dihukum; itu yang setan inginkan. Tanyakan pada dirimu jika Anda sudah berjalan melalui terowongan neraka itu? Hari ini adalah hari keselamatan, hari ini adalah hari untuk mengundang Yesus, Juruselamatmu ke dalam hidupmu. Ini sederhana namun jg kata-kata yg hebat untuk mengucapkan: &#8220;Aku menerima Engkau, Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku, aku memberikan Engkau hidupku dan jiwaku dengan sepenuh hatiku. Aku ingin bersama Engkau untuk selamanya.&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Pilihlah tujuan akhirmu : Hidup atau kematian, surga atau neraka, Yesus atau setan. Sudah jelas, akankah engkau milik kepunyaan Yesus atau milik setan. Entah engkau melakukan apa yang benar atau engkau melakukan apa yang salah. Engkau memilih tujuanmu : hidup kekal atau dalam lautan api. Pikirkan tentang hal ini. Putuskan sekarang. Yesus Kristus mati di kayu salib untuk masing-masing kita, untuk dosa-dosa kita, dan Ia memberi kita kesempatan keselamatan oleh rahmat-Nya. Terima Kristus sebagai Juruselamatmu!</span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en">Sekarang jika engkau telah mendengar kesaksian ini, jangan biarkan waktu ini menjadi suatu hal yg engkau sesali selamanya di neraka. &#8220;</span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"> </span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em><strong>Referensi, Catatan &amp; Video</strong></em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 19:09</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Lalu ia berkata kepadaku: &#8220;Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.&#8221; Katanya lagi kepadaku: &#8220;Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.&#8221;</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 20:15</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.</em></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong> </strong></span></em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 21:04</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.&#8221;</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 21:01</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 21:08 </strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><strong> </strong></em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.&#8221;</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;" lang="en"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em><strong>&#8220;Tidak ada penyembah berhala&#8221; akan mewarisi Kerajaan Surga.</strong></em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Keluaran 20:3-6</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.</em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em> </em></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 21:21</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 21:27</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 22:07</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 22:11</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!&#8221;</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 22:12</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in;"><span style="color: #3366ff;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Wahyu 22:13-15</strong></span></em></span></span></span></span><span style="color: #800000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.</em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><em>Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.</em></span></span></span><span style="color: #008000;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: 12px;"><span lang="en"><em> </em></span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/persiapkan-dirimu-untuk-bertemu-dgn-allah-oleh-angelica-zambrano/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunjunganku ke Surga oleh Maurice Sklar</title>
		<link>http://www.surga.info/kunjunganku-ke-surga-oleh-maurice-sklar/</link>
		<comments>http://www.surga.info/kunjunganku-ke-surga-oleh-maurice-sklar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 07:50:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan Tuhan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan ke surga]]></category>
		<category><![CDATA[maurice sklar]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah pengalaman penglihatan dan pewahyuan spiritual dari Maurice Sklar, seorang pemusik rohani (Praise and worship violinist and psalmist) yang diceritakan dan ditulis oleh Maurice Sklar untuk memberkati umat Tuhan dengan pengharapan surga yang mulia dan memperingatkan bahwa kedatanganNya sudah sangat dekat!. Demikian ceritanya:
Pada hari Rabu, tanggal 4 Agustus 2010, sekitar pukul 10.30 AM, seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah pengalaman penglihatan dan pewahyuan spiritual dari Maurice Sklar, seorang pemusik rohani (Praise and worship violinist and psalmist) yang diceritakan dan ditulis oleh Maurice Sklar untuk memberkati umat Tuhan dengan pengharapan surga yang mulia dan memperingatkan bahwa kedatanganNya sudah sangat dekat!. Demikian ceritanya:</p>
<p>Pada hari Rabu, tanggal 4 Agustus 2010, sekitar pukul 10.30 AM, seorang malaikat datang di kamar tidurku, saya baru saja terbangun. Dia berkata padaku, “Aku dikirim oleh Tuhan untuk membawamu ke surga. Engkau harus ikut bersamaku sekarang. Pegang tanganku.” Jadi aku melakukannya.  Tiba-tiba, saya berada di dunia roh. Kami keluar dan naik melewati langit-langit rumah dan ke atas ke udara seperti roket. Saat saya melihat ke bawah, rumahku menjadi semakin kecil dan kecil, sampai saya hanya bisa melihat kawasannya, kemudian kota dan kemudian area dari pantai barat California.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 321px"><img title="Maurice Sklar" src="http://www.mauricesklar.com/assets/images/autogen/a_Maurice_Sklar_6742_2.gif" alt="Maurice Sklar" width="311" height="467" /><p class="wp-caption-text">Maurice Sklar</p></div>
<p>Sebentar kami berada di luar angkasa dan melihat bumi menjadi semakin kecil dan kecil. Kemudian saat saya melihat ke depan, kami bergerak sangat cepat sehingga bintang-bintang menjadi semacam kilasan panjang cahaya yang mengilang ke satu titik di cakrawala di depan kami. Kemudian, saya melihat sebuah planet mendekat yang tampak mirip dengan bumi. Malaikat berkata, ”Ini adalah planet Surga”.</p>
<p>Kami turun ke dalam atmosfer dan sebentar saya bisa melihat bahwa kami berada di atas rangkaian gunung raksasa. Gunung ini ditutupi sepenuhnya oleh salju untuk beberapa jarak ke utara dari kami. Kami akhirnya mendarat di lembah yang spektakuler yang dikelilingi oleh gunung-gunung tertutup salju di tiap sisi dari lokasi kami.</p>
<p>Udara sangat bersih dan segar dan saya menghirup bau harum dari gentle breeze di bawah matahari yang terang dan nyaman.</p>
<p>Saya melihat sekitarku dan pada sisi dari gunung kmi berada di bagian terbawah yang ditutupi oleh bunga-bunga berwarna violet, merah, merah muda dan kuning. Ini sungguh breathtaking! Warna-warnanya sungguh cerah dan jelas.<br />
Alam sungguh cantik sampai saya hampir-hampir jatuh berlutut di depan malaikat.<br />
Tapi, melihatnya, saya menyadari bahwa hal ini tidak sewajarnya terjadi. Dia menunjuk ke arah barat dari kami, dan berkata, ”Ayo berangkat dan lihat apa yang sudah dipersiapkan.”</p>
<p>Kami berjalan seberapa jauh kemudian saya berada dalam ketakjuban saat kami bergerak mendekati danau besar yang diairin dari salju gunung-gunung di atasnya oleh air terjun raksasa.</p>
<p>Saat mendekat, suara raungan air seperti memekakkan telinga, tapi juga terdengar seperti orkestra dan paduan suara yang bernyanyi bersamaan di bawah suara raungan air. Itu adalah yang bisa saya gambarkan sesuai aslinya. Suara itu membuat musik! Saat matahari mencapainya, air itu akan memantulkan semua warna yang pernah saya lihat seperti pelangi di air yang disemprotkan ke matahari, tapi lebih banyak warna lain yang belum pernah saya lihat.</p>
<p>Saya terdiam dalam ketakjuban. Tetapi, malaikat membuat kami menjauh dan melanjutkan perja’ lanan kami. Sebentar saya melihat sebuah tenda ”kota” yang besar. Kota ini terletak pada dataran tingggi dari pinggir danau yang dapat melihat pada gunung. Pada awalnya kota ini tidak tampak besar, tapi saat mendekat, saya menyadari bahwa kota ini sangat besar.</p>
<p>Kota ini memiliki 12 paviliun tenda, masing-masing dengan corong putih menjulang ke atas sedikitnya setinggi 10 lantai gedung. Pada puncak corong tersebut ada bendera yang menurut malaikat adalah bendera dari 12 suku Israel. Malaikat berkata, ”Ini sudah disiapkan untuk mereka yaitu Mempelai Mesias dari 12 suku Israel yang akan dilepaskan untuk melayani pada jam terakhir.</p>
<p>Ini adalah bagian dari jamuan pernikahan yang diperuntukkan bagi yang layak datang. Mereka yang tidak menyayangkan nyawa mereka sampai mati.</p>
<p>Saat kami memasuki tenda Benyamin, saya melihat banyak meja yang sedikitnya 100 kaki panjangnya. Masing-masing set peralatan makan dari emas yang tak tanggung-tanggung , gelas minum crystal berkaki dan piring-piring yang tampak dibuat dari ibu mutiara.</p>
<p>Tiap meja diatur demikian rupa sehingga semua bisa melihat ada 1 meja yang lebih tinggi di bagian tengah. Pada tengah-tengah meja tersebut, ada semacam kursi “tahta”. Saya tahu begitu saja bahwa itu pasti milik Tuhan Yeshua di mana Dia akan duduk.</p>
<p>Pada tiap setting ada tampak nama-nama mereka yang diundang pada plat nama berbentuk kotak kecil dari emas.</p>
<p>Beberapa tampak rumit dibanding lainnya dan dikelilingi oleh batu mulia dan permata. Seluruh pavilun tenda dibentuk seperti bintang Dadu dengan 12 suku mengelilingi meja tengah yang lebih tinggi yang sedikitnya juga berukuran 100 kaki panjangnya.</p>
<p>Saya diperbolehkan melihat beberapa plat nama yang duduk di meja Tuhan.<br />
Abraham, Daud, Musa, Elia dan nama laindari Alkitab memiliki tempat di situ. Rasul-rasul dari Domba Allah juga ada di situ. Tetapi ada nama-nama lain yang tidak kukenali juga ada di meja tersebut. Kita tidak dapat mengetahuinya pada saat ini.</p>
<p>Malaikat yang gagah perkasa yang bersamaku ditutupi pakaian berwarna putih dan sangat terang untukku untuk melihat secara langsung saat dia berdiri di sampingku. Dia menangis, ”Diberkatilah mereka yang akan duduk di sini. Tuhan pasti memberi penghargaan bagi semua yang setia padaNya. Mereka adalah kesayanganNya. Mereka adalah MempelaiNya. Beritahukan pada mereka yang masih di bumi. SEMUANYA SUDAH SIAP! DOMBA ALLAH BERDIRI DI PINTU UNTUK MENAMPAKKAN DIRI PADA YANG DIKASIHINYA, MEMPELAINYA!<br />
BERJAGA DAN BERDOA SUPAYA ENGKAU DIANGGAP LAYAK UNTUK LEPAS DARI MURKA YANG AKAN DATANG YANG SEBENAR LAGI DICURAHKAN KE BUMI.</p>
<p>Sembunyikan dirimu di tempat rahasia dengan pelitamu menyala terang.<br />
LIHAT, MEMPELAI PRIA DATANG! Saat dia berbicara, malaikat Allah mulai bersinar lagi sangat terang sehingga saya menyembunyikan wajahku dan jatuh tertunduk di depanNya.</p>
<p>Sebentar, saya dapat bangkit lagi. Dia menarikku ke atas dan saya dapat melihat padanya lagi. Dia berkata, sekarang saya akan membawamu mendengar beberapa musik surga. Kemudian, secara tiba-tiba, kami berdiri di luar dari apa yang tampak seperti ruang konser, tetapi lebih agung dari apa yang pernah saya lihat. Kami naik bertahap ke pintu masuk yang dikelilingi oleh tiang-tiang besar. Ada yang lain yangdatang ke konser, baik malaikat maupun manusia. Beberapa menunduk kepadaku dan menyambut ku saat masuk, tetapi saya tidak mengenali mereka.</p>
<p>Kami duduk di tempat duduk kotak di tengah di bagian depan dari orkestra simfoni yang besar. Saya sangat terkejut saat melihatnya hampir sama dengan konser di bumi. Bahkan saya bisa mengenali beberapa dari musisi, beberapa saya ketahui dari pewahyuan bahwa mereka adalah musisi besar di masa lalu, dan beberapa saya kenali dari hidupku bahwa mereka telah meninggal dan telah berada di surga.</p>
<p>Malaikat secara pelan berkata di telingaku. Ini adalah konser untuk menghormatimu. Komposer, Gustav Mahler di sini di surga. Dia telah menggubah sebuah simfoni untukmu. Kemudian Tuhan datang di panggung dan memimpin konser. Saat Dia masuk, semua audiens berlutut menyembah dan menghormati kehadiranNya.</p>
<p>Kemudian, saat musik mulai, saya masuk dalam dunia ”ekstaksi” di mana saya tidak bisa menggambarkannya dalam kata-kata. Musik ini memang jelas dalam gaya Mahler, tetapi tanpa ada unsur kesedihan ataukeputusasaan. Saya menjadi rendah hati dan takjub melampaui kata-kata.<br />
Ini adalah musik paling cantik yang pernah aku dengar. Saya tertawa. Saya menangis. Saya jatuh prostrate di hadapan tahta Allah dan menyembah (Bagaimana saya melakukan hal ini saat mendengar musik, saya tidak tahu). Saat mendengar, sesuatu di dalam diriku yang ada dalam sakit parah disembuhkan dan tidak sakit lagi. Saat selesai, saya meminta dengan sangat pada malaikat untuk membiarkanku tinggal di sana dan tidak pergi atau kembali ke bumi lagi.</p>
<p>Tetapi, malaikat berkata, ”Ini belumlah waktunya. Tetapi,saya akan menunjukkan padamu satu dari rumah-rumahmu.” Tiba-tiba, kami berada di luar di gunung-gunung lagi. Saya tidak tahu, tapi mungkin ini berada di lokasi yang sama. Kami berada di samping gunung. Kami berjalan ke atas di jalan berangin yang tampak seperti ”shimmer” seperti plate dari paviliun tenda.</p>
<p>Ini tampak seperti marble, ibu mutiara, emas dan kaca, semua pada saat bersamaan. Akhirnya, kami sampai pada dataran tinggi datar yang tampak seperti Alps Swiss atau Bavarian. Ini dipenuhi dengan rumput-rumput yang terpotong secara sempurna.<br />
Kami berdiri di depan gerbang emas yang memiliki ukiran cantik. Pada bagian atas adalah namaku, “Maurice Sklar” yang terukir pada piringan kotak dari batu/kaca/emas. Ini ditutupi oleh batu-batu berharga dan shimmered dan berkilau-kilau pada matahari sore.</p>
<p>Saya dalam ketakjuban! Dua pintu gerbang terbuka dengan sendirinya saat kami memasuki semacam taman bergaya Jepang dengan aliran air melaluinya.</p>
<p>Taman ini memiliki jalan berliku yang dikelilingi oleh bunga-bunga mawar paling indah, bunga-bunga lain dan pohon yang dipotong rapi seperti ala Jepang di sela-selanya.</p>
<p>Ada juga ikan berwarna warni yang berenang di aliran air tersebut.</p>
<p>Kami berjalan melalui jembatan kayu melengkung yang melalui aliran air saat kami mendekati mansion/rumah besar. Ada juga hutan kecil di sekitar taman, dan saat aku melihat ke arah kiri saat melwati jembatan, saya dapat melihat air terjun dari formasi batu dari ketinggian 40 kaki di atas. Air terjun ini mengalirkan air dan datang dari gunung saya.<br />
Malaikat memberitahukanku bahwa seluruh gunung tersebut adalah milikku, bersama dengan artis-artis dan musisi yang hidup di dalamnya.</p>
<p>Kami akhirnya sampai ke pintu depan, dan rumah tersebut tersembunyi dalam semacam hutan kecil. Tetapi, sekarang aku bisa melihat pemandangan yang lebih jelas setelah melwati jembatan kayu dan ini memakan waktu hanya satu kali napas saja! Ini tampak seperti rumah kayumerah dan kaca yang modern.<br />
Ada lantai untuk jendela langit-langit depan untuk melihat ke arah taman.<br />
Rumah ini memiliki banyak sudut dengan jendela miring yan gtampak seperti kristal murni dan bukan kaca biasa.</p>
<p>Pintu-pintunya lebih dari 25 kaki tingginya dan dibuat dari kayu berukir seperti dari kayu jati.<br />
Pintu ini memiliki bintang Yahudi besar yang terpasang di sebagian pintu satu dan sebagian kali di satunya dari bahan batu kaca dari karang mutiara.</p>
<p>Tetapi bintang ini bersinar dari dirinya sendiri. Ada knop pintu besar, tapi pintu ini juga akan membuka dirinya sendiri saat kami masuk.</p>
<p>Saat saya melihat di bagian depan, sinar terang menyeruak masuk ke rumah dari setiap sisi dan langit-langit seperti kristal yang diselang seling dengan kayu redwood besar seperti balok yang pergi dari satu dinding ke dinding lain.</p>
<p>Kemudian saya memasuki ruang tamu dan sungguh menakjubkan! Setperti setiap rumah impian yang pernah saya pikirkan, ini memiliki furnitur kontemporer, langit-langit yang memiliki ketinggian 2 sampai tiga tingkat, sungguh-sungguh terbuka lapang.</p>
<p>Dinding seluruh punggung adalah lantai untuk kaca kristal langit-langit. Saya memiliki  pemandangan tampak seperti lukisan Gunung Fuji di tengah danau gunung yang sangat bagus/agung, yang setiap sisinya dikelilingi oleh gunung-gunung yang tampak seperti Himalaya.</p>
<p>Saya tidak pernah berpikir pemandangan semacam itu.  Saya hanya terkesiap takjub.<br />
Ada perapian besar di tengah tembok belakang, tapi entah mengapa aku bisa melihat melalui nya.</p>
<p>Pada bagian kiri belakang, ada pintu kristal yang terbuka ke dek kayu merah.<br />
Ada juga kolam yang sepertinya terhilang ke pemandangan gunung. Tidak ada pinggiran/batas yang saya perhatikan juga diairin dari air terjun dan aliran yangn mengalir ke halaman depan.</p>
<p>Saya kemudian menuju ke ruang tidur yang sungguh indah. Rumah terbaik adalah ”ruang musik” tentunya. Ruang ini memiliki karpet beludru tebal yang berwarna ungu tua, dan saat saya masuk, ini tampak menjadi semacam ruang pertunjukkan kecil atau ruang konser.</p>
<p>Saya dapat memberitahukan bahwa ruangan ini akan mengembang atau mengecil tergantung pada siapa atau seberapa banyak orang di sana.  Pada satu sisi, ada pintu seperti kubah dan di dalamnya ada puluhan instrumen berdawai besar. Sebagian dibuat untukku dan satu tempat kosong di mana Tuhan menjanjikan akan membuat violin untukku dan saya dapat melihatnya, setelah saya masuk Surga!<br />
Ada kotak-kotak berisi busur yang berkualitas dengan disisipin batu-batu berharga dan harta musikal lain yang tidak saya sebutkan saat ini.</p>
<p>Kemudian, malaikat yang telah mendampingi saya, mengatakan, &#8220;Ada tempat lain ke mana saya harus membawa Anda&#8221;.<br />
Aku mengambil tangannya lagi, dan kami tiba-tiba di depan sebuah bangunan yang tampak seperti gudang besar.</p>
<p>Kami masuk ke dalam dan aku merasa seperti aku berada di bangunan gudang terbesar yang pernah kulihat. Aku nyaris tak bisa melihat dinding yang jauh jaraknya.</p>
<p>Itu tampak seperti lemari pakaian terbesar yang pernah!</p>
<p>Ada dua belas deret panjang jubah dengan tali bahu yang besar di puncak mereka. (Itu cara terbaik yang saya bisa menggambarkannya. Aku belum pernah melihat pakaian tampak  seperti itu. Seperti ada bar atau papan kayu kecil di bagian atas masing-masing seperti tongkat tirai kecil tempat jubah itu tergantung).<br />
Jubah digantung sepanjang rak pakaian yang membentang sejauh yang saya bisa melihat. Kami tiba-tiba di atas pada platform seperti catwalk dan aku bisa melihat semua jubah. Ada dua belas barisan panjang yang tampak seperti ribuan jubah identik yang pergi sejauh yang saya bisa melihat. Lalu malaikat itu berkata padaku, &#8220;Ini mantel untuk satu jam terakhir yang datang atas bumi. Ini adalah untuk pelayanan akhir zaman nabi Elia. Akan ada dua belas ribu dari masing-masing suku Israel yang akan membawa salah satu mantel.</p>
<p>Lalu, kami masuk ke ruangan lain yang lebih kecil dari gudang yang sama. Ada mantel lainnya yang tergantung di dinding di setiap sisi. Ini semua tampak berbeda dari satu sama lain. Aku tahu entah bagaimana bahwa mereka telah dipakai oleh orang-orang kudus yang besar dan pelayanan di masa lalu. Aku terkejut melihat beberapa dari abad pertengahan, maupun yang dikenakan oleh para rasul gereja mula-mula, dan bapa-bapa gereja.</p>
<p>Pada panggung di ujung ruangan ini adalah tiga jubah yang digantung berdampingan, dengan yang menengah atas lebih tinggi daripada yang lain. Di sisi kiri adalah jubah yang tergantung di bawah skala jenis kuno dengan dua mangkuk yang seimbang bersama. Aku segera menyadari bahwa kedua ini mewakili simbol untuk keadilan dan hukum.</p>
<p>Malaikat itu tampaknya tahu apa yang saya berpikir dan berkata, &#8220;Ya, itulah yang mantel yang dikenakan Musa . Ini adalah mantel dari pemberian Taurat kepada  umat Israel &#8220;Lalu. Aku melirik ke kanan. Aku melihat rambut rompi kulit kasar yang memiliki sabuk di tengah. Malaikat berkata, &#8220;Itu adalah jubah Nabi Elia. Keduanya akan dikenakan lagi pada jam terakhir, seperti yang sudah tertulis.</p>
<p>Lalu, aku melihat di tengah jubah yang terletak lebih tinggi daripada yang lain. Warnanya putih. Pada awalnya ia terlihat sangat polos, tapi kemudian saat aku terus melihat, menjadi terang dan terang sampai akhirnya itu begitu menyilaukan bahwa aku tidak dapat tahan melihat itu lagi. Ketika saya berbalik mata saya jauh, malaikat itu berkata, &#8220;Ini adalah jubah disediakan untuk Yeshua Mesias ketika dia kembali ke bumi dengan semua orang kudus. Ini akan dicelup dalam darah. Firman Allah akan dilihat oleh semua! &#8220;  &#8221;Apakah Anda tahu apa yang telah Anda lihat?&#8221;, Malaikat bertanya padaku. Aku berkata, &#8220;Tidak, Sir. tidak sepenuhnya. Tapi kau tahu &#8220;Dia menjawab.,&#8221; Anda telah melihat ruangan tempat mantel yang disediakan untuk penghakiman terakhir pada jam yang segera datang atas dunia.Beberapa orang telah melihatnya. Para malaikat telah selesai semuanya. Semua ini sekarang sudah siap!Engkau harus menulis apa yang telah kau lihat sehingga umatku bisa tahu seberapa dekat DiriKu pada jam terakhir! AKU DATANG SEGERA! &#8220;  Selagi malaikat itu berbicara, tiba-tiba aku menyadari bahwa itu adalah Tuhan sendiri yang telah bersama dengan saya. Dia telah mengambil bentuk malaikat itu. Dia tampak tumbuh dan tumbuh sampai aku kewalahan dan sekali lagi cahaya itu membutakan saya yang datang dari wajah-Nya. Saya kemudian jatuh tertelungkup lagi dan menyembah Dia. Untuk Dia adalah Raja segala raja dan Tuhan segala Tuhan!</p>
<p>Kemudian, terang dan kemuliaan  terangkat, dan Dia muncul kembali dalam jubah biru dan putih. Dia tampak seperti manusia sekarang, meskipun aku tahu bahwa Dia adalah TUHAN. Dia berkata padaku, &#8220;Maury, Aku ingin Engkau melihat Balai Besar Mahkota&#8221; dan tiba-tiba kita berada di sebuah benteng besar dengan bentuk gabungan dari beberapa macam bangunan. Gedung ini tampak seperti Buckingham Palace, Versailles, dan Taj Mahal, semuanya pada waktu yang sama. (Aku tahu kedengarannya aneh, tapi itu adalah apa yang tampak seperti saya)</p>
<p>Saya terpesona pada keagungan bangunan ini.. Kami berjalan di pintu-pintu gothic ini  dan kami berada di sebuah lorong, serambi besar seperti meja panjang yang kecil di kedua sisi. Mereka tertutup dalam materi seperti beludru hitam, hanya lebih mewah. Di atas setiap meja kecil adalah sebuah mahkota. Masing-masing berbeda, tetapi semua itu begitu indah sehingga aku melihat mereka dan menangis! Sepanjang dinding dan langit-langit adalah lukisan halus dan jenis ukiran seperti yang di Vatikan, hanya jauh lebih besar. Foyer atau lorong ini terjulur ke depan kami sejauh yang saya bisa melihat di kejauhan.</p>
<p>Setiap sepuluh kaki di setiap sisi sebuah mahkota emas tampak di atas meja terbungkus beludru hitam. Masing-masing punya nama di bawahnya. Beberapa dipenuhi ribuan batu mulia. Ada yang tercakup dalam berlian, dimana Tuhan berkata mewakili jiwa. Batu-batu lain merupakan tindakan besar cinta dan pengorbanan bagi Kerajaan Allah. Beberapa memiliki perbatasan merah di sekitar dasar mahkota mewakili kemartiran. Beberapa seperti tiara kecil berlian. Ada yang begitu besar bahwa mereka telah berlian solid naik dua dan tiga kaki. Semuanya seperti karya seni terbaik yang pernah kulihat! Seperti sebuah patung Michelangelo, atau lukisan Raphael, masing-masing hanya menambah kekaguman dalam diriku.<br />
Beberapa mahkota kurang hiasan adalah untuk para gembala &#8211; gembala kawanan yang telah hidup benar dan setia, tapi kecantikan mereka bahkan lebih bergerak entah bagaimana. Aku menangis dan menyembah Tuhan seperti yang kita berjalan di bagian yang besar dari Ruangan Mahkota.</p>
<p>Kemudian, tiba-tiba, aku kembali di kamarku lagi. Hampir setiap saat telah berlalu. Aku merasa aku sudah di surga selama berjam-jam atau bahkan beberapa hari, tapi itu hanya saat waktu yang sebentar untuk ukuran bumi.</p>
<p>Ini adalah tulisan benar yang bisa aku tulis sesuai apa yang saya alami. Harap mengerti bahwa saya tidak menganjurkan doktrin atau menambah Alkitab dengan cara apapun. Ini adalah sebuah visi, dan karena semuanya merupakan wahyu supernatural, itu harus dinilai sesuai dengan otoritas yang lebih tinggi yaitu Kitab Suci. Meskipun demikian, saya harus patuh dan merekam apa yang saya lihat dan dengar dalam pengalaman surgawi, seperti firman Allah untuk saya lakukan.</p>
<p>Semoga Tuhan terus memberkati Anda berlimpah, teman-teman yang terkasih!</p>
<p>Sumber: http://gazette.kingedwardltd.com/?p=2067</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/kunjunganku-ke-surga-oleh-maurice-sklar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya Pergi ke Surga oleh Marvin Ford</title>
		<link>http://www.surga.info/saya-pergi-ke-surga-oleh-marvin-ford/</link>
		<comments>http://www.surga.info/saya-pergi-ke-surga-oleh-marvin-ford/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 05:10:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[kota surga]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>
		<category><![CDATA[yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 1 Januari 1972, Marvin Ford berada 30 menit di Surga. Ini adalah sebagian dari kesaksiannya. Diambil dari pesan rekaman "I went to heaven" yang disampaikan pada Reserve Church 1978. Dia melihat kota yang mulia di Surga dan berbicara dengan Yesus.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 1 Januari 1972, Marvin Ford berada 30 menit di Surga. Ini adalah sebagian dari kesaksiannya. Diambil dari pesan rekaman &#8220;I went to heaven&#8221; yang disampaikan pada Reserve Church 1978.<br />
<strong><br />
Malaikat Maut</strong></p>
<p>Bukannya melawan, saya berkata pada Tuhan saya tidak mampu menanggungnya lagi. Saya tidak peduli nabi-nabi, saya tidak peduli pekerjaanku, saya tidak peduli mobilku, saya tidak peduli rumahku, saya tidak peduli semuanya. Saya harus melepaskan dari sakit ini&#8230;. saya tidak tahan lagi. Lalu saya mengingat apa yang Tuhan Yesus katakan saat dia tergantung di atas kayu salib.<br />
&#8220;Bapa, ke tanganMu kuserahkan nyawaku.&#8221; Dan saat aku lakukan itu, cahaya menghilang. Dan sepertinya rohku meninggalkan tubuhku dan tiba-tiba&#8230; sekarng saya tidak melalui lorong hitam panjang yang seperti ditulis Dr. Moody pada &#8220;Life after Life&#8221;, &#8230; tidak saya tidak mengalaminya.</p>
<p>Saya bergerak sangat cepat dan membawa cahaya pada 45 derajat ke utara.</p>
<p>Anda menyanyikan lagu itu, Mazmur 48:!-2, &#8220;Besarlah TUHAN dan sangat terpuji di kota Allah kita!<br />
Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Sion itu, jauh di sebelah utara, kota Raja Besar.&#8221; Itu adalah arah ke mana aku pergi.<br />
<strong><br />
Penglihatan Kota Surga</strong></p>
<p>Dan kemudian saya melihat ke bawah pemandangan yang paling menakjubkan yang pernah saya lihat atau impikan atau imajinasikan dalam hidupku. Keindahan, kemegahan, dan kebesaran kota itu sungguh-sungguh membuat napas saya tertahan!</p>
<p>Warna emas yang keluar dari padanya, lalu pancaran sinar yang datang dari kota sungguh terang sehingga seperti membutakan bagi mata. Hanya saja bukan mata biasa, mata roh ku lah yang melihatnya. Mataku sebenarnya ada di tempat tidur di bawah sana. Saya tidak tahu apakah mata tersebut tertutup atau terbuka.</p>
<p>Tetapi saya melihat pada hal ini&#8230; saya melihat dinding dari batu mulia. Baca hal ini pada Wahyu pasal 21.</p>
<p>Mungkin Anda sudah membacanya dan mempelajarinya, tetapi bila belum, bacalah bila Anda di rumah. Dinding ini 1500 mil panjangnya dan 1500 mil lebarnya, 1500 mil tingginya, dan sepertinya memiliki ketebalan 50 mil.</p>
<p>Coba bayangkan hal ini dalam pikiran Anda! Dan bayangkan, tidak ada bayangan sama sekali, di luar dan di dalam kota. Dinding ini transaparan secara sempurna karena sinar dari dalam kota sangat terang sehingga tidak ada yang dapat menahannya. Saya melihat fondasi dari dinding tembok ini juga terdiri dari batu yang berharga. Saya melihat berlian yang besar, lebih besar, dan mungkin 10 kali lebih besar dari gedung Empire State. Rubi, mutiara. Gerbang mutiara tampaknya memiliki diameter kurang lebih 100 mil. Saya melihat 12 daripadanya, 12 gerbang ini, tiga pada tiap sisi. Saya melihat rubi, safir, sardonyx, beryl, topaz dan zamrud, batu-batuan yang berharga dengan variasi tingkatan nilai batu tersebut.</p>
<p>Dan saya melihat dari dinding ke dinding, jalan-jalan, berjuta mil panjangnya jalan-jalan dari emas murni. Tidak diaspal dengan emas seperti yang ditulis seorang penulis lagu, tetapi jalan-jalan ini terbuat dari emas murni, seluruhnya dan transparan sempurna.</p>
<p>Oh begitu megah dan indah dan pancaran cahaya yang keluar dari jalan-jalan itu!</p>
<p>Dan saya melihat pada tiap sisi jalan emas tersebut, rumah-rumah. Saya melihat rumah-rumah yang besar dan saya melihat rumah yang kecil dan saya melihat banyak rumah dengan berbagai ukuran di antaranya.</p>
<p>Dan karena seorang pembangun rumah, saya tertarik dalam hal gedung dan saya dapat mengenali suatu gedung.</p>
<p>Saya tidak peduli apakah itu rumah anjing yang diremodel, saya dapat mengenalinya, kamu tahu, meskipun turun ke jalan-jalan.</p>
<p>Dan saya melihat sekeliling kota, di seluruh kota untuk melihat rumah yang sedang dibangun. Dan Anda tahu? Saya tidak dapat menemukannya. Semua rumah itu telah selesai dibangun. Tuhan Yesus berkata pada kitab Yohanes 14, &#8220;Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat tinggal. Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagi kalian. Aku tidak akan berkata begitu kepadamu, sekiranya itu tidak demikian.  Sesudah Aku pergi menyediakan tempat untuk kalian, Aku akan kembali dan menjemput kalian, supaya di mana Aku berada, di situ juga kalian berada.&#8221;</p>
<p>Dan Tuhan Yesus telah menyelesaikan hal ini. Dia sedang menunggu kita untuk melakukan bagian kita. Dia menunggu kita untuk memenuhi bagian dari perjanjian yang Dia buat dengan kita.</p>
<p>Sekarang, saya yakin bahwa rasul Paulus telah melihat hal yang sama. Saya yakin ini hal yang kurang lebih sama, karena dia telah menulis di surat 2 Korintus 12, &#8220;Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau&#8211;entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya&#8211;orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.Aku juga tahu tentang orang itu, &#8211;entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya&#8211;ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.</p>
<p>Sebenarnya tidak ada yang bisa menggambarkan hal ini.Absolut tidak ada kata-kata yang mampu! Dan cara satu-satunya Yohanes yang mendapat Wahyu mengambarkannya, seperti berikut &#8220;Ini seperti pengantin wanita, yang dihias dan didandani untuk suaminya&#8221;. Ini tidak seperti wanita, ini tidak seperti seorang wanita dengan baju putih. Tetapi kemurnian, kemurnian dan keindahan kota tersebut secara absolut tidak terkatakan. Tidak ada cara untuk menggambarkannya.</p>
<p>Tetapi saya berpikir Paulus mulai menggambarkannya ketika dia berkata, &#8220;Tuhan akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus! dan itu adalah cara Tuhan memenuhi kebutuhan kita. Dan saya di sini memberitahu Anda bahwa Tuhan adalah sangat,sangat,sangat super royal!</p>
<p>Semua tembok batu mulia, jalan dari emas, merupakan hal-hal yang berusaha didapat oleh manusia, bahkan membunuh satu sama lain, bahkan berperang antar bangsa.</p>
<p>Emas, merupakan hal yang murah di Surga. Itu adalah bahan tempat kita berjalan! Itu adalah bahan yang akan sering kita lihat!  Saya melihat sekeliling dan ke semua tempat cahaya bersinar, berkilau-kilau gemerlapan, di seluruh kota.</p>
<p>Dan cahaya tersebut bergerak dengan keanggunan dan seimbang, dengan penuh martabat dan keindahan.</p>
<p>Dan mereka semua bernyanyi! Ya Anda benar ini tentang lagu! Anda bicara tentang lagu! Mereka bernyanyi, menyembah Yesus Domba Allah yang menanggung dosa dunia! Mulia Anak Domba yang telah dikorbankan di dunia! Hanya saya, mereka tidak menyanyi dalam bahasa Inggris, mereka menyanyi dalam bahasa surga. Dan saya tidak perlu mempelajarinya! Saya bergabung dengan mereka, menyanyi persis seperti mereka dan semuanya dengan satu irama, dan dalam harmoni.</p>
<p>Dan saya sedang berbicara pada Dr. Richard Eby, yang pernah memiliki pengalaman yang hampir sama dengan saya. Dan dia seorang musikus, saya musikus dan dia mendengar nyanyian.</p>
<p>Dia mendengar musik! Dan dia menanyakan padaku pertanyaan. Dia berkata, &#8220;Marvin, biarkan saya bertanya padamu, apakah itu musik vokal atau instrumental?&#8221; Wah saya tidak memikirkan hal ini sebelumnya! Saya berkata, &#8220;Dr. Eby, saya mengatakan sejujurnya, saya tidak tahu!&#8221;</p>
<p>Saya tidak pernah mendengar musik vokal seperti itu sebelumnya dan saya tidak pernah mendengar musik instrumental seperti itu sebelumnya.&#8221; Dia berkata, &#8220;Ya itu sangat benar! Saya tidak dapat membedakannya. Ini datang dari roh.&#8221;</p>
<p>Yah sekarang apakah vokal atau instrumental, itu bukan poin utama, jangan membuat doktrin daripadanya. Tetapi yang penting Anda tahu.</p>
<p>Dia bertanya padaku mengapa.. Anda tahu dia melihat hal-hal yang tidak aku lihat dan dia melihat hal-hal yang tidak kulihat sedangkan Dia melihat hal-hal yang terkait dengan hidupnya.</p>
<p>Anda lihat bahwa Tuhan yang saya layani adalah cakap dalam berbagai hal sehingga Dia melayani pada tiap orang sesuai kebutuhan masing-masing. Sesuai personalitas dan semuanya.</p>
<p>Anda tidak dapat menempatkan Tuhan di kotak dan saya tidak dapat menempatkan Tuhan di sebuah kotak karena Tuhan adalah sangat kreatif.</p>
<p>Dan dia berkata, &#8220;Kalau begitu Marvin, mengapa Anda berpikir bahwa semua orang &#8230; mengapa semua orang tidak melihat hal yang sama?&#8221;. Saya berkata, &#8220;Begini Dr Eby, saya dapat mengerti. Saya dapat menemukannya, karena bila ada tiga orang melihat hal yang sama, mereka akan membuat doktrin baru dan memulai denominasi baru.  Sekarang satu hal yang sama kita alami adalah mengalami pengalaman keluar dari tubuh, saat kita pergi bersama Tuhan.</p>
<p>Kita melihat warna-warnya yang tidak dapat engkau gambarkan! Jutaan daripadanya! Tetapi oh sungguh megah dan indah warna-warna tersebut membuatnya tidak dapat dimengerti. Sungguh banyak warna di dunia roh, kamu tahu itu. Itu menggambarkan betapa kreatifnya Bapa kita!</p>
<p><strong>Menemukan Tahta</strong></p>
<p>Dan karena kita menyembah Yesus, saya berkata, &#8220;Oh, saya belum melihat Yesus&#8221;. Saya mengutip dari Ibrani 1:3 di mana setelah Dia menebus dosa kita, Dia duduk di sebelah kanan Tahta Allah. Dan saya tahu bila saya menemukan tahta di tempat tinggi, yaitu Allah Bapa, saya akan menemukan Tuhan Yesus. Dan saya dapat berkata padaNya seberapa saya mengasihi Dia dan menghargai Dia.</p>
<p>Dan saya sedang melalui aliran -aliran warna tersebut ada proses perubahan. Saya tidak tahu kenapa, saya tidak dapat menggambarkannya atau memberikan ayat untuk hal ini.</p>
<p>Tetapi ada proses perubahan. Dan saat itu saya berubah menjadi cahaya paling terang, paling putih, paling bersih, paling murni dan paling kuat yang pernah saya imajinasikan dalam hidupku.</p>
<p>Oh saya sedang melihat hal-hal yang tidak pernah terpikirkan. Dan di situ, di mana saja saya melihat di bagian atas dari kota berukurang panjang dan lebar 1500 mil ini, dengan pelangi atau kubah oval yang menjadi atap kota ini, di situ ada tahta Allah.</p>
<p>Di tiap arah yang aku lihat, Dia ada di sana! Saya tidak dapat menemukan tubuh fisik, Anda tahu, saya tidak melihat tubuh fisik karena kemuliaanNya memenuhi tahta. Tetapi saya tahu, saya tahu bahwa Yesus sedang duduk di kanan Allah Bapa karena Firman Tuhan berkata.</p>
<p>Pada saat itu, saya melihatNya. Suatu sorotan yang besar, sungguh besar. Dan saya tampak sangat kecil dibandingkan Yesus. Saya menyembah Dia. Dan saat saya berkata melihat Yesus, saya tahu bahwa itu Yesus. Saya tidak menemukan bentuk fisik.</p>
<p>Dr. Eby dapat melihat bentuk fisik, walau dia menyebutkan bahwa bentuk fisik tersebut tidak memiliki otot. Tidak memiliki tanda-tanda yang membedakan pria atau wanita. Dan tubuhnya transparan tetapi dapat dilihat secara fisik.</p>
<p>Saya tidak melihatnya, cahayanya sungguh terang sehingga saya tidak melihat sosok fisik.</p>
<p>Yah intinya cahayanya sangat terang sehingga saya tidak bisa melihat fisik Yesus, tetapi saya merasakan adanya Kasih, Belas Kasihan, Kelembutan, Kemurnian, Kuasa dan Kemuliaan tetapi begitu lembut. Saya merasa ada pandangan yang diarahkan padaku.</p>
<p>Apakah Anda pernah menyadari begitu saja saat ada seseorang menatapmu? Dan Anda menari dan melihat mereka menatapmu. Dan bila mereka sedang melihatmu, Anda tidak dapat menghentikannya, bahwa mereka ada di sana? Itu yang saya rasakan untuk kehadiran Yesus.</p>
<p>Dan saya jatuh pada kaki saya dan menyembah. Saya tahu apa yang Yesus maksudkan saat Dia berkata dari dalam perutmu, atau dari dalam dirimu sesungguhnya akan mengalir aliran air hidup.</p>
<p>Ada pancaran menyembur yaitu pujian, pujaanm dan kemulian dan hormat pada Yesus yang tidak dapat saya hentikan, saya sedang memuji Yesus Domba Allah, yang telah menebus dosaku, yaitu alasanku berada di sana.</p>
<p>Kemuliaan dari Yesus membanjiri hati dan jiwaku dan saya sedang menyembah.<br />
<strong><br />
Yesus Berbicara<br />
</strong><br />
Dan saya mendengar Dia berkata, bukan pertukaran kata-kata, tetapi secara pengetahuan dari roh ke roh. Dia mempersilakan aku ke hadiratNya. Dan dia berkata pada ku untuk berdiri.</p>
<p>Dan di sana saya berdiri muka dengan muka dengan Yesus. Yesusku, Domba Allah, Raja segala Raja, dan Tuhan segala Tuhan.</p>
<p>Saya di sana dalam hadiratNya. Saya mulai menanyakan padaNya beberapa hal setelah menyembah Dia untuk waktu yang lama</p>
<p>Dan pertanyaan pertama adalah, &#8220;Tuhan, Engkau tahu pandanganmu tidak pernah meninggalkan aku sedetikpun. Tuhan, bagaimana bisa terjadi bahwa ada jutaan roh di surga, milyaran orang di dunia dan ada orang yang datang ke hadiratMu terus menerus, tetapi bagaimana pandanganMu tetap tertuju padaku terus menerus. Saya mendapat perhatianMu yang tidak terbagi.&#8221;</p>
<p>Dan dalam kelembutan, dan dalam kasih dia berkata, &#8220;Mengapa kamu tidak tahu bahwa ada cukup diriKu untuk berada bersama siapa saja.?&#8221;</p>
<p>Untuk tiap individu, tidak peduli seberapa penting kamu berpikir tentang dirimu.</p>
<p>Tidak peduli betapa rusak, betapa kecil, betapa lemah kamu berpikir kamu bukanlah siapa-siapa, biarkan aku mengatakan padamu, jangan anggap dirimu remeh.</p>
<p>Kamu sungguh-sungguh sangat penting di hadapan Yesus. Karena Dia tidak pernah memalingkan pandanganNya darimu, 24 jam tiap hari. Itulah Yesus yang kita layani.</p>
<p>Oh Haleluya, Haleluya! Dan teman, saya tidak tahu, bila saya berhenti, Anda perlu memaafkan saya. Kadangkala saya melakukannya bila berpikir tentang Yesus dan siapa Dia, dan siapa kita. Dan kamu tahu, bagaimana Dia mengasihi kita, dan bagaimana aku mengasihi Dia.</p>
<p>Pertanyaan berikut yang aku tanyakan, &#8220;Tuhan, bagaimana tentang nabi-nabi? Apakah aku menganggap mereka nabi sesat yaitu orang-orang yang berkata bahwa aku akan pergi ke seluruh dunia dan berkotbah pada jutaan orang. Apakah mereka nabi yang sesat?</p>
<p>Jawaban Yesus, &#8220;Aku mendapati semuanya dalam kontrol yang sempurna. Aku tidak pernah kalah dalam peperangan, atau pertempuran kecil sekalipun.&#8221; Haleluya! dan aku menemukan bahwa ada satu hal yang tidak dapat dilakukan Yesus! Dia tidak dapat kalah!</p>
<p>Kita sebagai individu, kadangkala, kita kalah dalam pertempuran kecil sini dan sana.<br />
Kita berpikir begitu, tetapi Yesus menempatkan semua dalam kontrol yang sempurna.</p>
<p>Kita mengamankan diri dan memulihkan diri kemudian kita memukul setan tepat di antara mata. Dan dia harus taat pada kita. Saya tidak peduli seberapa besar dan seberapa banyak. Saya tidak peduli seberapa berkuasa dan saya tidak peduli hal lain. Ketika gereja datang bersama dan menambil otoritas yang menjadi hak penuh kita, tidak ada cukup iblis di neraka, setan di neraka yang dapat bertahan melawan orang Kristen terlemah sekalipun.</p>
<p>Puji Tuhan! Karena lebih besar Dia di dalammu daripada yang ada di dunia ini! Dan mereka harus tunduk padamu! Mereka harus tunduk padamu!</p>
<p>Mereka taat padamu dan mereka taat padaku! Hanya ada 2 kasus yang pernah aku tangani untuk orang yang kerasukan setan yang tidak terbebaskan. Itu hanya dikarenakan orang tersebut tidak mau dibebaskan. Tetapi bila orang itu ingin dilepaskan, mereka pasti dibebaskan karena otoritas Anak Allah yang telah diberikan pada kita.</p>
<p>Semua otoritas telah diberikan padaNya, di surga dan di dunia dan dia memberikan otoritas yang dari Allah beri pada Yesus kepada gerejaNya.</p>
<p>Ambil otoritas itu! Hidup dalamnya! Berjalan dalam otoritas itu!</p>
<p>Haleluya! Haleluya! Engkau jauh lebih kuat daripada yang kamu pikirkan! Haleluya! Karena engkau memiliki Yesus yang hidup di dalammu. Hidup dalammu! Tubuhmu adalah bait Rph Kudus!</p>
<p>Dan engkau benar memiliki otoritas tersebut. Otoritas yang diberikan pada Gereja! Puji Tuhan!</p>
<p>Saat gereja akhirnya bersatu bersama dan bangun! Saya berkata tentang orang-orang yang menarik diri kepada sisi lain aku punya berita untuk mereka.</p>
<p>Seperti yang aku katakan pada waktu lain dari kebaktian ini. Mereka perlu masuk, atau keluar atau melampaui batas!</p>
<p>Ada banyak orang berpikir mereka akan melakukannya, tetapi akan kehilangan hal ini sehingga tidak akan melihat hal ini terjadi.</p>
<p>Ketika orang itu berdiri di hadapanNya dan berkata &#8220;Ya Tuhan, bukankan aku mengusir setan dalam namaMu, bukankah aku melakukan banyak hal hebat dalam namaMu? Bukankan aku melakukan ini itu dan yang lain?</p>
<p>Apa yang Yesus katakan pada mereka? &#8220;Jauhkan dirimu dariKu hai pelaku kejahatan&#8221;</p>
<p>Dia tidak berkata Dia pernah mengenal atau melupakanmu, dia berkata Dia tidak pernah mengenalmu.</p>
<p>Oh terima kasih Tuhan bahwa aku mengenal Dia dan Dia mengenal aku!<br />
Kamu tahu dia dan Dia mengenalmu. Haleluya! Itulah dirimu!</p>
<p>Itulah Gereja! Dan ketika gereja datang bersama dalam keharmonian. Aliran Roh Kudus akan bergerak seperti Pentakosta, dan seluruh dunia akan tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah, Raja segala Raja, dan Tuhan segala Tuhan. Dan Dia menempatkan segalanya dalam pengaturan dan kontrolNya.</p>
<p>Saya bertanya padaNya pertanyaan lain. Saya bertanya, &#8220;Tuhan, kapan engkau datang kembali?&#8221;</p>
<p>Kamu tahu bahwa eskatologi adalah satu dari topik favoritku. Saya mengetahui semua jawaban, terutama saat aku keluar dari sekolah Alkitab.</p>
<p>Huh! Semakin tua aku, semakin kurang tahu diriku! Tetapi akui tahu semuanya pada saat itu!</p>
<p>Tuhan Yesus berkata, &#8220;Sebelum aku datang bersama GerejaKu, Aku sedang datang untuk GerejaKu, dalam lawatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Suatu lawatan kuasa, lawatan kemuliaan, lawatan otoritas, lawatan untuk membawa semua bersama, lawatan mujizat, yang bukan dipindahkan besok atau minggu depan atau kemudian &#8230; Saya membaca pasal terakhir! Yaitu sekarang! Dia sedang datang ke GerejaNya, sekarang ini. Dia di sini untuk menemuimu malam ini! Dan dia akan menemuimu sesuai tingkat pengharapanmu.</p>
<p>Apakah Anda sedang mengharapkan sesuatu dari Yesus malam ini, Anda tidak akan dikecewakan!</p>
<p>Karena Dia berkata apabila ada 2 orang berkumpul bersama di dalam namaKu, di situ Aku berada di tengah-tengah mereka. Dan kita berdiri di atas janji bahwa Tuhan akan memenuhi segala, segala kebutuhan kita.</p>
<p>Roh, jiwa tubuh kita sesuai kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus.</p>
<p>Dan Yesus di sini, dengan gelisah. Bila Yesus memiliki kegelisahan, semua hal ini akan menjadi kegelisahan dan kerinduanNya, yaitu keinginan untuk menolong dan mencukupi kebutuhan kita.<br />
Kerinduan menyembuhkan tubuhmu, memenuhi keinginan hatimu yang terdalam.</p>
<p>Haleluya! Semua kemuliaan bagi Tuhan! Itu adalah Yesus yang aku layani!</p>
<p>Saya sudah menanduk pada pre millenialis, pada post millenialis, juga a-millenialis.<br />
Dan mereka telah memiliki semua ayat kitab suci, dan mereka &#8230; Saya dapat berargumen pada siapapun di satu meja.  Tetapi saya beritahu apa yang telah saya lakukan, saya telah memulai gerakan keempat. Saya telah menjadi pan-millenialis! Saya memutuskan Yesus untuk mengatasi segalanya, dan semuanya akan terjadi. Ha-h, haleluya! Apakah itu doktrin Pendeta? Bagus, Puji Tuhan. Semuanya akan terjadi. Tetapi Dia berkata, Saya datang untuk gerejaKu, sekarang ini.</p>
<p>Kami bicara banyak hal, tentang kerajaan, tentang kerajaan yang akan datang, tentang kapan kita mengambil otoritas, otoritas lengkap yang Tuhan inginkan kita ambil. Kamu lihat. Kita akan kembali pada kondisi sebenarnya saat Tuhan inginkan untuk dimiliki Adam saat dia diciptakan. Hal pertama yang dikatakan pada saat Dia menciptakan Adam, Dia membuatNya, Anda tahu Dia menciptakannya dari debu tanah. Dia menghembuskan nafas ke dalam lubang hidungnya nafas kehidupan dan dia menjadi jiwa yang hidup. Dan hal yang pertama, Dia berkata &#8220;sekarang berkuasalah&#8221;. Berkuasa. Hal kedua yang Dia katakan adalah beranakcucu dan berkembangbiak.</p>
<p>Tetapi hal pertama adalah Taklukkan. Ini adalah alasan mengapa Yesus meninggalkan Gerejanya di bumi saat ini, yaitu untuk berkuasa. Haleluya! Haleluya! dan Dia sedang datang pada Gereja jam-jam ini.</p>
<p>Dan Yesus berkata, &#8220;Datang, Aku ingin engkau melihat Gereja sebagaimana aku melihatnya&#8221;.</p>
<p>Dan dia memberiku kesempatakan melihat Gereja, perhatikan yaitu melihat gereja melalui mata seorang arsitek master. Dia melihat Gereja meskipun bumi belum diciptakan. Itu adalah dalam pikiranNya, dan ada di dalam mataNya.</p>
<p>Saya melihat satu Gereja, dalam kesatuan Roh, saya melihat Gereja yangkuat, tanpa cacat can cela, atau semacamnya.<br />
Saya melihat Gereja yang sehat, saya melihat Gereja yang militan. Yang memerintah, dalam kasih, dalam kuasa, dan dalam kemuliaan!</p>
<p>Haleluya! Itu yang saya lihat! Dan itu adalah apa yang akan kita lihat. Tidak semua orang yang berseru &#8220;Tuhan, Tuhan&#8221; akan masuk ke dalam kerajaan, tetapi yang melakukan kehendak Bapa.</p>
<p>Dan saat kita bergerak bersama dalam kesatuan roh, kita akan melihat hal-hal ini terjadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/saya-pergi-ke-surga-oleh-marvin-ford/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Hari di Surga Neraka oleh Barbara</title>
		<link>http://www.surga.info/5-hari-di-surga-neraka-barbara-fernandez/</link>
		<comments>http://www.surga.info/5-hari-di-surga-neraka-barbara-fernandez/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 06:03:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[antikristus]]></category>
		<category><![CDATA[neraka]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman Barbara Fernandez di surga dan neraka yang juga melihat masa kesengsaraan besar pada masa Antikristus.  ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi itu aku merasa tidak sehat, suamiku menolak meninggalkanku sendirian dan pergi bekerja. Aku katakan kepadanya bahwa aku tidak sendirian. Setelah suamiku pergi, aku merasa seperti aku mau mati. Lalu aku memutuskan untuk menelepon beberapa teman, dan ibu mertuaku. Ibu mertuaku menjawab : “ Bernada, Tuhan akan memberkatimu hari ini, jangan takut “. Jawaban yang sama datang dari saudara seiman yang saya hubungi dan menambahkan: “Bernada bangun dari tempat tidurmu dan pujilah Tuhan, menangis kepadaNya dan memuliakan Dia”. Jadi, dalam kelemahan aku aku menangis kepadaNya dan berkata: ”Tuhan, Engkaulah kekuatanku, datang dan tolonglah aku “. Aku mencoba untuk bangun, tapi kekuatanku hilang. Suaraku tidak dapat didengar tetapi di dalam jiwaku aku menangis kepada Tuhan dan minta Dia menolongku karena aku hampir mati.</p>
<p>Tiba – tiba kamarku menjadi terang benderang seperti nyala api. Langsung ketakutanku hilang dan aku melihat malaikat–malaikat turun dan berjalan di kamarku. Aku dapat mendengar mereka berbicara dengan jelas satu dengan yang lainnya, dan tiba–tiba suatu yang ajaib muncul, lebih ajaib dari malaikat–malaikat. Dia berpakaian putih dengan ikat pinggang emas. Di badannya bertuliskan emas “SETIA DAN BENAR”. Wajahnya menunjukkan kelembutan dan kasih. Yesus Kristus ada di hadapanku, Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan. Diberkatilah namaNya!</p>
<p>Tuhan Yesus mendekatiku, menyentuh kepalaku dan berkata : “Akulah Yesus yang telah mati untukmu. Lihat tanda di tanganKu, masih ada untukmu. Aku turun dari Tahta kemuliaanKu untuk berbicara kepadamu, masih banyak hal dalam hidupmu yang harus kau perbaiki. Kamu malas dan cepat marah. Lebih dari itu, Aku tidak mau orang Kristen yang 25% ataupun 95%, tetapi 100%. Jika kamu mau ke Surga, kamu harus kudus sama seperti Aku adalah kudus, Aku datang untuk membawamu dalam satu perjalanan“.</p>
<p>Aku bertanya kepadaNya : ”Tuhan, apakah ini suatu perjalanan misi?” Dia menjawab “Bukan“. Kemudian Tuhan Yesus menggandeng tanganku dan mengangkatku dan berbicara dengan jelas dan penuh kasih. Tuhan Yesus membawaku jauh meninggalkan jendela rumahku, Dia melihat kota New-York dan aku melihat kesedihan di wajahNya. Yesus menangis dan berkata : “FirmanKu telah diberitakan, tetapi orang-orang tidak mau mendengarkannya. Dosa kota ini telah sampai kepada BapaKu”.</p>
<p>Kota ini penuh dengan homoseksual, di antara mereka adalah para politik. Tuhan berkata: “Ini adalah kota Sodom yang lain, tetapi Aku hidup dan pengadilan BapaKu akan segera jatuh atas kota ini“.<br />
Kemudian aku berlutut sambil menangis dan Yesus berkata : “Jangan takut, waktu penghakiman jatuh ke atas dunia ini, GerejaKu sudah tidak akan beada di bumi“. Kemudian Tuhan Yesus memimpinku ke tempat tidur dan memintaku untuk menelefon seorang saudara dari anggota gereja. Dia memberikan nama lelaki itu. Yesus memintaku memberitahukan kepadanya bahwa rohku akan keluar dari tubuhku, dan bahwa mereka tidak harus membawa mayatku ke rumah sakit atau pemakaman. Tetapi, mereka harus memberitahukan suamiku untuk memeprcayai Dia yang adalah Kebangkitan dan Hidup ( Yohanes 11 : 25 )</p>
<p>Tuhan Yesus berkata lagi kepadaku : “Akulah yang memberikan kehidupan, Aku mengambil rohmu tapi kamu akan kembali dan memberitahukan orang-orang supaya percaya kepadaKu sepenuhnya. Setiap orang yang percaya kepadaKu tidak akan mati<br />
( Yohanes 11 : 26 ). Tuhan Yesus mengulurkan tanganNya dan aku melihat tubuh yang lain keluar dari tubuhku. Aku berpakaian putih dan kelihatan bersinar seperti TuhanYesus, Ia berkata : “ Lihat! Inilah tubuh yang akan dimiliki dengan segera oleh orang Kristen yang mematuhi firmanKu”.<br />
Aku menyadari bahwa aku dapat menembus dinding. Tuhan Yesus memegangku berkata : “ Lihat!” ketika aku berbalik, aku melihat tubuhku tanpa roh. Tuhan Yesus menjelaskan kepadaku bahwa tubuh jasmaniku tidak berharga, tidak ada apa-apanya tetapi hanya debu, dan setelah mati akan kembali menjadi debu, seperti tubuh jasmani yang lain. Dia menambahkan bahwa tubuh surgawi yang aku miliki adalah jauh lebih mulia yang diberikan oleh Roh kepada manusia. Aku pikir Tuhan Yesus akan membawaku ke Surga, tapi itu tidak terjadi. Kami turun lewat sebuah terowongan ke dasar bumi, dan ketika mendekati sebuah tempat, aku dapat merasakan bau yang sangat menusuk hidung. Aku berkata : “Tuhan, aku tidak mau pergi ke tempat itu“. Tetapi kami pergi juga, suatu tempat yang gelap dan tiada kehidupan. Aku melihat orang-orang menderita, menangis dan menjerit. Ketika kami hampir sampai ke ujung terowongan itu, kami duduk di atas sebuah batu dan Tuhan berkata : “ Lihat! “. Aku melihat orang-orang menderita. Di Neraka, orang-orang menghabiskan waktu mereka dengan menangis, dan tidak ada yang peduli akan orang lain.</p>
<p>Saudara-saudari yang kekasih, aku baru saja menyadari bahwa “ NERAKA ITU NYATA “. Aku menangis dan menangis, dan ketika aku melihat Tuhan Yesus, Dia berkata : “Ingat akan apa yang telah engkau lihat, dan jangan lupakan “.<br />
Aku melihat ke dalam Neraka, dan orang-orang menjerit “Aw! Aw! Selamanya! Selamanya! Sakit dan kebencian selama-lamanya.”<br />
Aku berpaling kepada Tuhan Yesus dan bertanya : “Adakah di antara keluargaku yang masuk Neraka?” Yesus menjawab : ”Aku tidak mengijinkanmu melihat anggota keluargamu”. Aku bertanya lagi kepadaNya : “Tuhan, adakah orang yang saya kenal sini?. “Ya”, jawab Tuhan Yesus dan Aku akan mempersilahkan kamu untuk melihatnya. Tiba-tiba aku melihat seorang anak muda keluar dari dalam Neraka : itu Alexander.</p>
<p>Aku kenal anak muda ini waktu aku dan suamiku menghadiri suatu Kebaktian Kebangkitan Rohani di Republik Dominica. Selama KKR itu, aku mendengar suatu suara berkata kepadaku, “ Bangun, pergi dan temui Alexander yang baru lewat di depanmu. Katakan kepadanya supaya jangan menolak pesan ini, karena Aku memberikan peluang terakhir kepadanya“. Suara ini adalah suara Tuhan Yesus walaupun aku tidak melihatNya. Inilah tanggapannya : “Kamu semua orang-orang Kristen adalah bodoh. Kamu menipu orang-orang dengan mengatakan bahwa Yesus Kristus akan datang, aku, Alexander, tidak percaya ini sebagai kebenaran“. Aku berkata kepadanya : “Alexander, Tuhan memberikan kehidupan dan mengambilnya kapanpun Dia mau. Alexander, engkau akan segera mati”. Dia menjawab : “Aku terlalu muda untuk mati, aku masih punya banyak tahun-tahun untuk merayakan kehidupan yang baik di bumi ini “.</p>
<p>Peluang ini adalah benar sebagai peluang yang terakhir untuk Alexander. Pembaca yang terhormat, bagaimana dengan diri anda sendiri?. Tiga minggu kemudian, Alexander mati ketika dia sedang mabuk. Tujuannya berakhir di tempat siksaan ini yaitu dimana aku melihatnya di Neraka.<br />
Alkitab sangat jelas mengatakan bahwa pemabuk tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah ( Galatia 5 : 21 ).<br />
Ketika melihat orang-orang yang ada di neraka, aku dapat melihat Alexander diserang oleh dua ekor cacing yang sangat besar. Dia menjerit “Aw! Aw!Aw! Dia sangat tersiksa, dia mengenaliku dan berkata : “Aku telah mengabaikan peluang terakhirku. Sekarang aku disini hari ini, menderita. Tolonglah, waktu engkau kembali ke bumi, pergilah ke rumahku dan katakan kepada keluargaku untuk percaya kepada Yesus Kristus dan mematuhi firmanNya, supaya mereka tidak datang ke tempat siksaan ini ”.<br />
Kemudian Tuhan Yesus menunjukkan kepadaku jutaan orang-orang yang menderita di Neraka, dan Yesus berkata : “Kamu lihat, beberapa dari orang-orang ini telah mengenalKu ketika mereka hidup di bumi. Masih banyak orang-orang di bumi yang berjalan di jalan yang tidak mereka ketahui kemana tujuan akhirnya. Mereka tahu bahwa jalan menuju Surga itu sempit, dan itu akan bertambah sempit lagi. Akan ada kesulitan dibumi, supaya kamu murni seperti emas, tetapi jangan takut karena Aku adalah di depanmu seperti seorang prajurit yang berkuasa.”</p>
<p>Aku bertanya kepada Yesus : “Adakah orang-orang Kristen di Neraka ini?” dan Yesus menjawab : “Ya, kamu tahu mengapa? mereka percaya kepadaKu tetapi mereka tidak hidup sesuai dengan firmanKu, ada banyak, orang-orang Kristen yang hanya berbuat baik ketika mereka berada di gereja, di depan pendeta dan keluarga mereka, Tetapi sebenarnya mereka menipu diri sendiri. Mata BapaKu dapat melihat segala sesuatu dan Dia mengerti setiap kata, dimanapun kamu berada. Katakan kepada orang-orangKu bahwa inilah saatnya mereka hidup kudus dihadapan BapaKu, dihadapan setan dan dihadapan dunia. Biar setan tidak punya hak untuk mengecam orang–orangKu, dan biar dunia tidak menunjuk orang-orangKu dengan jarinya. Ini adalah saat-saat akhir untuk kita hidup kudus dan kesucian.” ( 1 Petrus 1 : 14-16 ).</p>
<p>Kemudian kami pergi ke suatu tempat dimana terdapat lautan api. Sewaktu kami mendekati Lautan api itu, aku merasakan suatu bau yang sangat busuk dan Yesus berkata kepadaku : “ Apa yang kamu lihat adalah lautan api, yang sudah siap untuk setan, nabi palsu, dan anti kristus. Aku tidak menyediakan tempat ini untuk manusia, tetapi semua yang tidak percaya kepadaKu sebagai Penyelamat mereka dan yang tidak hidup menurut firmanKu akan pergi ke situ. ( Wahyu 20 : 14 )“.<br />
Pada saat itu aku melihat Tuhan Yesus menangis dan Dia berkata lagi :“ Terlalu banyak yang akan masuk ke Neraka daripada yang masuk ke Surga “.<br />
Lalu Tuhan Yesus menunjukkan kepadaku jumlah orang-orang yang mati dalam satu menit dan Dia berkata : “Lihat! Berapa banyak yang terhilang! GerejaKu sedang tertidur walaupun dalam kenyataannya mereka menerima kuasaKu, mereka mempunyai firmanKu dan Roh Kudus, tetapi mereka tertidur. Di bumi banyak yang berkotbah bahwa Neraka itu tidak ada. Pergi dan katakan kepada mereka bahwa tempat itu ada dan nyata“.</p>
<p>&lt;strong&gt;KE SURGA&lt;/strong&gt;</p>
<p>Aku berada sangat jauh dari tempat itu, tapi aku dapat merasakan panasnya. Kami meninggalkan tempat itu dan pergi ke Surga. Kami pergi dan sampai ke Surga tingkat dua. Di Surga Tuhan Yesus menunjukkan kepadaku matahari dan bintang-bintang dan Dia berkata : “Lihat bintang-bintang itu, Aku memanggil mereka satu persatu sesuai dengan namanya. Kamu lihat matahari ini, dengan kuasaKu itu bersinar baik untuk orang-orang yang benar maupun orang-orang yang jahat. Tetapi akan datang harinya dimana matahari tidak lagi bersinar, segalanya akan menjadi gelap.“</p>
<p>Kami pergi dan sampai ke Surga dimana Allah berada. Disana, banyak terdapat rumah-rumah yang cantik. Dindingnya sangat tinggi, dari emas murni dan batu-batu permata yang mahal. Disana terdapat 12 pintu gerbang dari mutiara, dengan 12 malaikat di setiap pintu. Aku berpikir aku tidak dapat masuk ke dalam, tapi Tuhan Yesus melihat ke arahku dan berkata : “ Apakah kamu mau masuk ke dalam?”, “Oh, ya Tuhan! Aku betul-betul mau masuk ke dalam.”Masuklah, karena Aku sendirilah pintunya“ ( Yohanes 10 : 9 ).</p>
<p>Saat itu juga aku masuk ke dalam lewat sebuah pintu gerbang yang indah dan aku melihat sebuah taman dengan bunga-bunga yang luar biasa besarnya. “Apakah kamu mau masuk ke taman itu? Masuklah karena Aku menyediakannya untukmu dan umatKu“. Ketika aku melangkah ke dalam taman itu, aku mulai mencabut beberapa bunga dengan berbagai-bagai warna dan menyusunnya dalam beberapa ikatan. Aku berlari-lari di dalam taman seperti seorang gadis kecil. Bunga-bunga yang kucabut itu mempunyai bermacam-macam warna dengan wangi yang tersendiri. Setelah itu, Tuhan Yesus memanggil seseorang. Dia adalah seorang malaikat, kuat dan sangat cantik saya tak dapat menjelaskannya. Tuhan berkata : “Kamu lihat ini, dia adalah pemimpin malaikat namanya Mikhael, dia adalah salah satu yang memimpin pasukanKu. Lihat lagi!“. Aku melihat suatu pasukan berkuda yang sangat berkuasa dan Tuhan berkata kepadaku : “Ini bukan pasukan manusia, tetapi BapaKu. Pasukan ini berasal dari orang-orang Kristen yang betul-betul telah lahir kembali, Jangan takut, ini lebih berkuasa daripada yang ada di dunia “.</p>
<p>Kemudian Tuhan Yesus menunjukkan kepadaku malaikat yang lainnya. “Yang ini adalah penyampai pesan untuk umatKu yang mentaati FirmanKu“. Aku sangat senang mendengarnya. Yesus berkata : “Dengarkan! Akulah Allahnya Abraham, Allahnya Musa, Allahnya Elia, Yang menyebabkan api jatuh dari Surga, Aku tidak pernah berubah. Aku akan menunjukkan kepadamu kondisi dimana umatKu hidup di hari terakhir yang masih tersisa ini”.</p>
<p>Yesus berkata kepadaku : “Hati-hatilah tentang segala sesuatu yang akan Kutunjukkan kepadamu.” Aku melihat orang-orang Kristen yang lemah dan lelah. TuhanYesus bertanya kepadaku : “Apakah kamu percaya bahwa Aku akan mengambil gerejaKu dalam keadaan begini?. Kemudian Dia berkata lagi : Orang-orang Kristen yang akan Kubawa bersamaKu adalah orang-orang yang berhati mulia, jujur dan tidak bercela. Diantaranya pendusta, tidak memiliki kasih, adalah orang-orangKu yang telah gagal. Aku akan menunjukkan kepadamu kondisi orang-orang Kristen yang hidup di saat-saat akhir : Sekarang Aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana gerejaKu yang mula-mula hidup. Dimana lelaki dan perempuan dipenuhi oleh kemuliaan Allah. Mereka terus-menerus berpuasa dan berdoa, mereka mengabarkan injilKu tanpa takut. Orang-orang Kristen sekarang berpikir bahwa Aku telah berubah, mereka juga berpikir bahwa Roh Kudus juga telah berubah. Kesalahan besar orang-orang Kristen hari ini adalah nyata dari cara hidup mereka dalam kehidupan rutin setiap hari yang dirancang oleh manusia sendiri. Karena itu mereka telah melupakan pesan yang datang dari Roh Kudus dan dari Atas. Katakan kepada pelayanKu, pendeta-pendeta bahwa waktunya telah tiba untuk meletakkan semua program-program yang rutin itu ke belakang. Jika mereka melakukannya, kamu akan melihat kekuatan Allah ada di tengah-tengah kamu, seperti Roh Kudus nyata pada gerejaKu yang mula-mula. Dia akan melakukan tanda-tanda mujizat, keajaiban dan hal-hal luar biasa yang hebat dan banyak, menyebabkan yang mati akan dibangkitkan. Roh Kudus tetap sama, hanya kamu yang telah berubah.”</p>
<p>Saudara-saudaraku seiman, inilah waktunya anda kembali kepada kehidupan seperti pada masa gereja yang mula-mula.<br />
Kemudian aku meninggalkan taman yang indah itu dan pergi ke jalan yang terbuat dari emas dan Tuhan Yesus berkata :“Sentuhlah! Ya, itu betul-betul emas murni. Pergi dan katakan kepada anak-anakKu bahwasanya akan segera terjadi, mereka akan berjalan di jalan emas ini dengan tangan Seorang yang memberi kehidupan. ( Wahyu 21 : 10 &#8211; 15 )”<br />
Oh! Betapa luarbiasanya berjalan di jalan yang terbuat dari emas! Setelah itu aku melihat sebuah Tahta yang dikelilingi oleh malaikat-malaikat, bala malaikat dan Serafim. Mereka terus-menerus memuji Tuhan, Seorang yang duduk di atas Tahta, berkata : “ Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan Allah yang Maha Kuasa : Surga dan Bumi dipenuhi dengan kemuliaanNya. Amin! “Waktunya telah tiba untuk menyembah dan memujiKu“. Dan pada saat yang sama aku melihat sungai kehidupan mengalir dari Tahta itu. Aku juga melihat pohon kehidupan dan disisi yang lainnya, aku juga melihat pelangi dan sungai yang airnya jernih seperti kristal.</p>
<p>Kemudian, aku bertanya kepada Tuhan : “ Siapakah yang duduk di atas Tahta itu ?” Yesus menjawab : “ BapaKu, Tuan Rumah “. Aku bertanya lagi : “ Bolehkah aku bertemu dengan Bapa “, “ Tidak, belum waktunya “, jawab Tuhan Yesus.<br />
Biarpun aku tak dapat melihat Bapa, Satu-satunya yang duduk diatas Tahta yang adalah Maha Kuasa. Aku melihat kilat sambar menyambar datang dari Tahta itu dan aku mendengar puji-pujian. Yesus berkata : “ Apakah kamu mendengar puji-pujian itu? Itu adalah puji-pujian yang berasal dari orang-orang yang ditebus “. Aku melihat 7 malaikat, masing-masing memegang cawan emas, dan 7 malaikat yang lain, masing-masing memegang sangkakala. “Tuhan, siapakah malaikat-malaikat ini?” Tuhan menjawab : “ Ke tujuh cawan yang dipegang oleh malaikat itu berisi murka Allah. Yang akan segera ditumpahkan dan ketika sangkakala dibunyikan, gerejaKu ( orang-orang Kristen yang hidup menurut ketetapan BapaKu ) akan selamat. Mereka tidak akan tinggal lagi di bumi selama masa kesengsaraan yang hebat itu. Sebelum anti kristus menyatakan dirinya, GerejaKu akan mendengar bunyi sangkakala yang terakhir, dan mereka akan bertemu denganKu di udara ( 1 Tesalonika 4 : 16 ).<br />
Saudara-saudaraku, aku berada disana, di depan sebuah Tahta yang hebat, dan aku tidak mempunyai catatan apapun waktu itu. Sesaat kemudian Yesus menunjukkan kepadaku bagaimana gerejaNya ( pengikutNya ) akan menerima/ mengerti! Aku melihat dalam suatu penglihatan, jutaan orang-orang terhilang. Ini terjadi di seluruh dunia, dan TV dan radio menunjukkan berita kehilangan itu. Surat kabar dengan ( judul-judul besar dengan tulisan berwarna merah ), juga menulis tentang berita itu. Tuhan Yesus berkata kepadaku : “Berita-berita itu akan segera terjadi“. Jika pengadilan BapaKu belum jatuh ke atas bumi, itu karena orang-orangKu yang setia, yang betul-betul mencintaiKu”.</p>
<p>Setelah itu, aku melihat munculnya anti kristus. Dia berkata kepada seluruh mahluk yang tinggal di bumi : “ aku membawa damai dan keamanan untukmu “ dan tiba-tiba orang-orang lupa akan apa yang baru saja terjadi. Tuhan Yesus berkata :“Perhatikan baik-baik!”. Aku melihat di dalam penglihatan itu ke tujuh malaikat dengan ke tujuh cawan di tangannya. Saudara-saudara terkasih, apa yang akan terjadi sangat sulit untuk dijelaskankan. Aku melihat malaikat-malaikat itu menumpahkan ke tujuh cawan berisi murka Allah ke atas bumi. Sangkakala mulai berbunyi. Tuhan menjatuhkan pengadilanNya ke atas seluruh mahluk bumi, dan seluruh bumi lenyap. Tuhan Yesus berkata kepadaku : “Lihat! Semua orang-orang ini adalah bagian dari GerejaKu, beberapa diantaranya adalah pendeta“.</p>
<p>Sebab aku tidak sepenuhnya mengerti, aku bertanya lagi kepada Tuhan : “Bagaimana mungkin orang-orangMu tertinggal dan berada dalam kesengsaraan yang hebat itu? Bagaimana diantara mereka adalah pendeta-pendeta, yang menyampaikan firmanMu?” Yesus menjawab : “Ya, mereka memang mengabarkan firmanKu, tapi mereka tidak hidup sesuai dengan firmanKu”. Kemudian Tuhan membawaku untuk melihat pendeta yang lain diantara orang banyak tersebut , dan Dia berkata : “Pendeta-pendeta ini mengabarkan firmanKu tidak seperti yang dituliskan. Mereka pikir firmanKu tidak mengikuti perkembangan zaman. Mereka lebih suka kepada siapa yang memberikan lebih banyak perpuluhan, sebab mereka lebih tertarik kepada hal materi. Pergi dan katakan kepada pelayanKu bahwa Akulah Satu-satunya yang memanggil mereka, perak dan emas adalah milikKu dan Aku memberikan kepada mereka berdasarkan kemurahan dan kemuliaanKu. Katakan kepada mereka untuk mengabarkan InjilKu seperti yang tertulis. Ada banyak, yang memutarbalikkan firmanKu. FirmanKu adalah FirmanKu, tidak ada satupun yang dapat mengubahnya. Itu harus disampaikankan seperti apa adanya. Banyak diantara orang-orangKu yang mengabaikannya untuk kepentingan mereka sendiri“.</p>
<p>Setelah itu, kami memasuki sebuah ruang tamu di dalam Kota Yerusalem baru dan Tuhan berkata : “Apa yang kamu lihat adalah Surga“. Di Surga, aku melihat rasul-rasul dan aku bertanya kepada Tuhan, Tuhan dimanakah Abraham?. Aku sangat ingin bertemu dengan lelaki tua itu, tetapi tiba-tiba aku melihat seorang anak muda berumur kira-kira 25 tahun mendekat dan Yesus berkata, “Inilah Abraham, Bapa segala Iman”.</p>
<p>Tuhan memanggil seorang wanita yang sangat cantik dengan kecantikan yang tak dapat digambarkan, seperti semua yang aku lihat disana. Dan Tuhan berkata kepadaku : “Ini adalah Maria! Pergilah dan katakan pada setiap orang bahwa Maria bukanlah ratu surga. Raja Surga adalah Aku, Raja dari segala raja, dan Tuhan dari segala tuhan, Satu-satunya yang berkata “Akulah Jalan, Kebangkitan dan Hidup (Yohanes 14 : 6-7). Pergilah dan katakan kepada manusia yang DIBUTAKAN bahwa tidak ada api penyucian, karena kalau ada Aku akan menunjukkannya kepadamu. Sebaliknya, ada Neraka, Lautan api, Yerusalem yang indah, dan Surga yang telah Kutunjukkan kepadamu. Tapi katakan kepada mereka bahwa tidak ada api penyucian; katakan itu adalah tipuan iblis, tidak ada api penyucian ”.</p>
<p>Kemudian Tuhan membawaku ke sebuah ruang penyimpanan mahkota-mahkota. “Ini adalah mahkota-mahkota kehidupan“. Tuhan Yesus berkata : “Apa yang kamu lihat?”. Aku melihat gereja ditempatku, orang-orang percaya di dalam perkumpulan jemaat itu bernyanyi dan berkotbah, kemudian aku bertanya kepada Tuhan Yesus : “Kenapa nama-nama mereka yang ada di perkumpulan jemaat itu tidak tertulis dalam buku ini?” Dan Yesus menjawab : “Sebab mereka melakukan yang tidak benar di bumi“. Setelah semua ini Tuhan membawaku kembali ke bumi.</p>
<p>SEKARANG, AKU AKAN MENCERITAKAN TENTANG PERJALANANKU YANG KEDUA.</p>
<p>Suatu hari kami sedang mengadakan suatu perkumpulan doa, kira-kira duapuluh orang. Seperti biasa, kami mulai dengan bernyanyi dan memuji Tuhan.<br />
Tiba-tiba kami merasakan hadirat Tuhan. Begitu kuat sekali sepertinya kami berada di hari Pentakosta. Aku ingat ibu mertuaku, yang mendorong dan sangat giat dalam pekerjaan Tuhan datang kepadaku dan berkata : “Bernada, jangan terlalu ribut dalam pujian karena kita ribut sekali “. Dia betul, sebab pujiannya seperti suara air yang mengalir. Sewaktu aku mau berkata kepada saudara-saudaraku untuk menurunkan suara, tiba-tiba aku mendengar Tuhan berkata : ”Jangan berkata apapun! Di dunia, ketika orang-orang ribut, tidak ada yang perduli. Kenapa kamu harus menghentikan pujian ini?”. Kemudian kami melanjutkan dengan berdoa dan memuji Tuhan, dan aku merasa ada sesuatu yang sangat luar biasa terjadi. Tiba-tiba aku ingat apa yang Tuhan katakan kepadaku dalam perjalananku yang pertama : “Aku akan kembali untukmu“.</p>
<p>Tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang memenuhi rumahku. Saudara-saudaraku juga melihatnya, dan mereka berlutut dihadapan Tuhan, Allah yang Setia dan Benar. Aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat, dan aku tetap berdiri. Cahaya itu semakin terang, dan mengambil rupa sebagai sosok manusia. Yang berdiri di hadapanku adalah Tuhan Yesus Kristus yang kelihatan sangat cantik dan penuh dengan kasih. Di bumi, aku tidak pernah melihat wajah seorang lelaki yang begitu cantik. Tuhan Yesus mendekat ke arah saudara-saudaraku. Sewaktu aku mau mengatakan kepada saudara-saudaraku bahwa Tuhan Yesus datang untukku, aku mulai berbicara dalam bahasa lidah. ( 1 Korintus 14 : 39-40 ).<br />
Tuhan mendekatiku. Hanya dengan melihat kearahku, rohku keluar dari tubuhku. Aku berada di udara dan aku melihat apa yang terjadi di dalam rumahku. Aku melihat orang-orang membunyikan bel rumahku, dan ketika suamiku membukakan pintu, dua orang polisi sudah ada di depan pintu. Polisi itu berkata : “Kami mendengar bahwa ada seorang wanita mati disini, itulah sebabnya kami datang “. Suamiku berkata kepada polisi tersebut, tidak, kami disini hanya berdoa dan memuji Tuhan. Polisi itu tidak begitu percaya, tapi mereka tidak masuk ke dalam. Mereka berkata : “Baiklah, silahkan teruskan tapi jangan buat keributan “. Aku masih berada di udara ketika aku melihat semuanya itu.</p>
<p>Yesus menggandeng tanganku dan kami pergi ke Republik Dominica. Ketika kami sampai di kota itu, Tuhan Yesus berkata : “ Terdapat dua dosa yang paling besar dari Negara ini yang sudah sampai kepada BapaKu, yaitu ilmu sihir dan pemujaan berhala.” Aku melihat orang-orang di Negara itu lari kepada sihir dan jimat.<br />
Setelah itu Tuhan membawaku ke Venezuela dan ke Meksiko. Aku berada di udara bersama dengan Tuhan Yesus, tetapi aku melihat orang-orang berbalik ke ilmu gaib, jimat dan ilmu sihir. Di Meksiko, aku melihat orang-orang berkumpul dan memuja setan.</p>
<p>Tuhan Yesus berkata : “Dosa yang paling mengerikan ini telah sampai kepada BapaKu. Tanda pertama yang Aku berikan adalah sebagai satu peringatan bahwa akan terjadi gempa bumi di Mexico jika seluruh penduduknya tidak menyesal dan berbalik kepadaKu“.</p>
<p>Ketika aku kembali ke bumi, aku pergi ke Mexico dan menyampaikan pesan itu, orang-orang di sana tidak mau mendengarkannya dan betul saja terjadi gempa bumi yang sangat dahsyat di Meksiko.<br />
Ketika kami masih berada di udara, Tuhan berkata : “Tangan BapaKu masih terbuka untuk menerima semua penduduk bumi”. Aku melihat lautan dengan ombak yang sangat besar, menyerupai raksasa. Aku juga melihat angin ribut terjadi di bumi. Aku bertanya : “Tuhan, apa yang akan terjadi dengan orang-orang Kristen ketika hal-hal ini terjadi?” Tuhan menjawab : “Pergilah dan katakan kepada mereka bahwa siapapun yang setia kepadaKu, tidak ada satupun dari rambutnya yang akan tersentuh“. Setelah itu Tuhan membawaku ke tempat yang lain, aku melihat tempat-tempat di bumi terpisah-pisah. Tuhan berkata : “Banyak Negara-negara yang akan terhapus bersih“. Kemudian kami meninggalkan tempat itu dan pergi ke tempat lain dimana airnya bergerak-gerak. Kami pergi ke tempat itu melalui sebuah terowongan dan sampai ke kedalaman bumi. Aku melihat pintu-pintu yang sangat besar. Itu tidak sama dengan yang kulihat pada perjalananku yang pertama. Di setiap pintu tersebut terdapat rantai yang sangat besar. Tuhan Yesus pergi ke depan pintu itu, dan setelah Dia membuka rantai itu, Dia membawaku masuk melewati terowongan tersebut.</p>
<p>Saudara-saudara terkasih, Aku melihat ribuan orang dengan kepala mereka tertunduk ke bawah, pakaian mereka compang-camping. Mereka semua terantai, dengan rantai yang sangat besar, yang menimbulkan suara yang sangat bising sampai tidak dapat mendengar. Kemudian aku berkata : Tuhan, apa arti semua ini? Dia menjawab : “ Semua lelaki dan wanita ini sedang menuju ke Neraka “. Diantara ribuan yang berjalan ke arah Neraka itu, aku melihat abang iparku, Adolfo. Dia memang seorang lelaki yang sulit, dia terbiasa kawin dan cerai kapan saja dia mau, dan dia sering mengutuk Tuhan. Kemudian aku mulai memohon kepada Tuhan untuk membawaku pulang ke bumi dan memperingatkan Adolfo bahwa ia akan masuk ke Neraka, tetapi Tuhan tidak menjawabku. Aku memohon lagi kepada Tuhan agar membawaku pulang ke bumi dan memperingatkan orang-orang tentang apa yang aku lihat. Tuhan Yesus mengangkat kedua tanganNya ke atas dan berkata : “Pergilah dan katakan kepada mereka bahwa waktunya sudah hampir habis “. Dia berkata lagi : “Ribuan dan ribuan orang akan masuk ke Neraka, waktu untuk Adolfo sudah habis, dia akan segera mati “.</p>
<p>Ketika aku kembali ke bumi, abang iparku, Adolfo tidak mau mengubah cara hidupnya. Suatu hari, dia tergesa-gesa pulang ke rumah dari tempat kerjanya dan berkata kepada istrinya : “Aku tidak dapat lagi bekerja, sesuatu mengatakan kepadaku bahwa aku akan segera mati “. Istrinya menjawab : “Karena kamu sedang mabuk seperti biasanya maka kamu mengatakan hal ini “. Lalu kedua-duanya pergi tidur. Beberapa menit kemudian, istrinya mendapat suatu penglihatan. Di dalam penglihatannya itu, dia dan suaminya berada di dalam sebuah terowongan, berpakaian jelek, dan berjalan menuju ke Neraka. Dia mendengar Tuhan berkata : “Waktu untuk kalian berdua sudah berakhir“.</p>
<p>Ketika aku masih berada di udara, Tuhan Yesus berkata : “Apakah kamu tahu mengapa Aku membawamu kesini untuk yang kedua kalinya? Karena Aku mau menunjukkan kepadamu bahwa ketika kunjunganmu yang pertama, jumlah orang-orang yang hilang lebih sedikit dibandingkan dengan yang sekarang“.<br />
Tiba-tiba, Tuhan Yesus dan aku meninggalkan tempat itu dan pergi ke Surga tingkat satu, dan kemudian ke tingkat dua. Ketika kami sampai ke tingkat tiga, aku melihat malaikat-malaikat mengukur dari satu sisi ke sisi yang lain, kemudian aku bertanya kepada Tuhan : “Mengapa malaikat-malaikat ini bergerak kesana kemari? Yesus menjawab : “Memang benar malaikat-malaikatKu itu sedang bergerak disini, tapi Aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana bumi ini bergerak. Hati-hati sebab banyak setan-setan yang menguasai bumi. Setan-setan ini sangat marah dengan orang-orang Kristen karena waktunya sudah tinggal sedikit “</p>
<p>Tuhan mengijinkankanku melihat setan-setan dengan kemarahan yang sangat mengerikan, dan Dia berkata : “Setan-setan yang kamu lihat itu adalah setan-setan perzinahan. Mereka akan menyerang ribuan pelayan-pelayanKu dan banyak yang akan jatuh ke dalam dosa tersebut. Apakah kamu tahu mengapa setan-setan itu boleh berhasil dalam menjatuhkan pelayan-pelayanKu ke dalam dosa itu? Itu karena pelayan-pelayanKu tidak memberikan semua kemuliaan mereka kepadaKu. Mereka mencuri kemuliaanKu dan menjadi sombong. Diatas semua itu, istri-istri mereka hidup dalam kekacauan rohani yang sangat besar. Mereka tidak membangun rumah mereka dengan bijaksana”( 1 Timotius 2 : 11-14 ).<br />
Aku melihat ribuan malaikat yang tak terhitung jumlahnya, yang telah siap untuk berperang. Kemudian Yesus berkata : “Sekarang Aku mengirim ribuan malaikat ini ke bumi untuk melindungi orang-orangKu. Disaat-saat terakhir ini, Aku akan dua kali lipat meningkatkan perlindungan ini. Setan juga menggandakan serangannya, tapi jangan lupa bahwa Allahmu adalah kuat dan berkuasa. Jika kamu menyerahkan segalanya kepadaNya, tidak akan ada sesuatu yang akan terjadi padamu”.</p>
<p>Tuhan kemudian membawaku ke tempat lain. Disana, aku melihat sebuah meja bulat yang sangat besar dan kursi yang terbuat dari emas. Di atas setiap kursi, tertulis sebuah nama, dan juga sebuah jubah dari kain lenan halus yang terbaik. Di depan setiap kursi diatas meja aku melihat mahkota-mahkota. Kemudian aku diberitahu bahwa disana juga terdapat sebuah kursi yang sangat besar dari yang lainnya. Di depan meja itu terdapat sebuah cangkir yang sangat besar terbuat dari emas. Tuhan Yesus mempersilahkan aku pergi untuk melihat apa yang ada di dalam cangkir tersebut. Cangkir itu penuh dengan anggur, siap untuk disajikan. Tuhan Yesus berkata kepadaku : “Apakah kamu tahu mengapa anggur itu telah siap untuk disajikan? Pergilah dan katakan kepada orang-orangKu bahwa Aku telah berdiri di depan pintu, Aku akan segera datang“.</p>
<p>Tuhan Yesus memberikanku sebuah jubah dari kain lenan terbaik dan sebuah mahkota. Aku memakai jubah dan mahkota itu, kemudian Tuhan membawaku ke tempat lain dimana aku melihat benda-benda seperti kaca. Dia berkata : “Bukankah tidak ada kotoran dan noda di jubahmu? Tidak ada seorangpun yang dapat masuk melalui pintu ini, juga ke tempat ini, kecuali dia memakai pakaian sepertimu. Beberapa diantara orang-orangKu di bumi mengotori pakaiannya. Yang lainnya menodainya, dan melupakannya. Katakan kepada orang-orangKu bahwa sekarang saatnya mereka mencuci pakaiannya, menggosoknya dan mengembalikannya seperti semula. Orang-orang Kristen Dapat meminta Roh Kudus untuk menolong mereka membersihkan pakaian mereka seperti semula, sebab Raja akan segera datang untuk merayakan pesta perkawinan Anak Domba dalam kerajaan BapaNya.”<br />
Aku berasal dari keluarga yang telah bercerai dan aku ikut dengan bapaku. Ibuku adalah seorang pemuja berhala, sebaliknya bapaku, tidak percaya apa-apa. Aku mempunyai seorang adik perempuan yang berasal dari aliran Katolik, tetapi aku tahu bahwa Yesus akan segera membawanya keluar dari aliran tersebut dan mengabarkan injil bersamaku. Aku berdoa terus untuk dia. Ketika aku terpikir tentang ibuku yang hidup dalam pemujaan berhala, selama perjalananku yang pertama ke Surga, aku menangis kepadaNya dan berkata : “Tuhan, ibuku telah hilang, sebelumnya aku telah memberitakan Injil kepadanya tapi dia tidak mau mendengarnya. Dia lebih lagi kedalam jerumusan pemujaan berhalanya.” Tuhan menjawab : “Aku akan menyelamatkan ibumu, tetapi Aku akan langsung membawanya pulang bersamaKu kalau tidak ia akan tambah terjerumus ke dalam dosa dan masuk ke Neraka. Untuk alasan inilah, setelah dia mengakui dosanya dan bertobat, dia langsung akan meninggal dan datang kesini, di Surga ini.“</p>
<p>Ketika aku kembali ke bumi, aku berdoa, menangis, meminta tanda, mengingatkan Tuhan akan janjinya yang telah Dia katakan padaku, tetapi aku melihat ibuku tambah terjerumus ke dalam pemujaan berhalanya. Suatu hari Tuhan memakai putraku untuk mengubah ibuku. Hanya tiga hari setelah pertobatannya, ibuku meninggal. Puji Tuhan!.<br />
Selama perjalananku yang kedua kalinya ke Surga, Tuhan berkata kepadaku : “Lihat, apa yang Kukatakan, tanganKu akan menggenapinya.” Aku melihat ibuku berada di Surga yang indah, dia berada diantara wanita-wanita lainnya. Lalu Tuhan membawaku ke kawasan lain di Surga. Disana aku melihat jutaan anak-anak berpakaian putih yang menyembah dan memuji Tuhan. Yesus berkata : “Anak-anak ini adalah anak-anak yang digugurkan oleh ibunya dan dokter-dokter yang tidak bertanggungjawab. Bayi-bayi yang mereka bunuh ketika mereka masih berbentuk janin dalam rahim ibunya, dan yang ditemukan di tempat-tempat sampah dan sungai-sungai, semuanya ada di sini “.<br />
Saudara-saudara terkasih, berlawanan dengan apa yang anda pikirkan, bagi Tuhan suatu janin adalah seorang manusia, sejak hari pertama kehamilan.</p>
<p>Yesus berkata lagi : “Bernada, bekerjalah karena Akulah kekuatanmu. Pesan ini harus diberitakan ke seluruh dunia. Ini adalah pesan untuk orang-orang Kristen, pendeta-pendeta, dan untuk seluruh mahluk di bumi, termasuk kamu. Biarlah Dia yang Kudus tetap Kudus.”<br />
Saat itu juga pintu gerbang Surga terbuka, disana terdapat sebuah tangga seperti eskalator yang sangat indah. Yesus memanggil ribuan malaikatNya untuk datang, dan kemudian Tuhan mengiringku pulang ke rumah.</p>
<p>Ketika aku sampai di rumah, aku melihat suami dan saudara-saudara Kristenku sedang menantikan rohku kembali. Aku melihat tubuh jasmaniku yang ada di bumi, dan aku berkata kepada Tuhan bahwa aku tidak mau tinggal lagi di tubuhku tersebut. Tuhan Yesus berkata : “Kamu tidak boleh kembali ke Surga bersamaKu karena waktumu belum tiba. Kamu harus mengatakan kepada orang-orangKu dulu tentang apa yang kau lihat supaya mereka dapat bersiap sedia.”<br />
Dengan suara yang sangat kuat, Yesus berkata: “Masuklah dan terimalah kehidupan, Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. ( Yohanes 11 : 25-26 .)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/5-hari-di-surga-neraka-barbara-fernandez/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penglihatan Kedatangan Tuhan Yesus</title>
		<link>http://www.surga.info/penglihatan-kedatangan-tuhan-yesus-kembali/</link>
		<comments>http://www.surga.info/penglihatan-kedatangan-tuhan-yesus-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 03:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan Tuhan Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[pengangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[rapture]]></category>
		<category><![CDATA[second coming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang David lihat dan alami sangat luarbiasa. Dia melihat kedatangan Tuhan Yesus, Dia yang turun dari surga ke atmosfir bumi, bergerak melalui langit Teman (Yemen dan Arab Saudi). Dia secara literal mengalami seperti apa diangkat bersama Tuhan dan kembali dengan Dia di udara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.blog.churchwebstop.com/wp-images/jesus_rapture.jpg" alt="" width="400" height="300" />Saat ini adalah akhir zaman, banyak anak-anak Tuhan telah melihat penglihatan tentang pengangkatan/rapture serta kedatangan Tuhan Yesus kembali sebagai Raja Segala Raja. Berikut ini adalah kesaksian David Michael yang mendapat karunia penglihatan dan mengalami pengangkatan, perjamuan Anak Domba serta kedatangan Tuhan Yesus kembali. Bersiaplah untuk menyambut Dia sebagai Mempelai Pria dari gerejaNya, jadilah gadis bijaksana dan hamba yang setia bagiNya.</p>
<p>Apa yang David lihat dan alami sangat luarbiasa. Dia menyampaikan kesaksian kedatangan Tuhan Yesus kedua, Dia yang turun dari surga ke atmosfir bumi, bergerak melalui langit Teman (Yemen dan Arab Saudi). Dia secara literal mengalami seperti apa diangkat bersama Tuhan dan kembali dengan Dia di udara.</p>
<p>&#8220;Saat pengalaman itu terjadi, saya tiba-tiba merasa saya dibawa ke tempat lain. Saya melihat sekeliling dan melihat semua berkumpul bersama di sekeliling saya yaitu tidak terhitung jumlahnya orang kudus. Wajah mereka sangat indah dan bersinar, karena mereka ada di sini untuk perjamuan Anak Domba. MempelaiNya, yang di mana saya menjadi bagian sudah diangkat bersama Dia di udara yang ada di Kemah Suci, yang tergantung di udara di atas Peninsula Arabia. Kami tersembunyi di tirai dari ruangan mempelai yang ilahi. Saat saya melihat sekitar, saya menyadari saya berada di gedung yang lebih besar dari apa yang pernah saya lihat sebelumnya.Ini sangat luas dan tinggi. Langit-langitnya sangat tinggi sehingga apabila gedung ini berada di bumi maka orang dapat melihat dari negara sebelahnya. Dapat kita bayangkan besarnya gedung yang didesain untuk menampung orang-orang kudus dari dulu sampai akhir zaman.</p>
<p>Saat melihat keatas, tiba-tiba kerudung terbuka dan saya melihat Mesias duduk di Tahta melihat dengan takjub dan bersukacita mempelaiNya yang sempurna. Saat mata Mesias melihat secara perlahan kumpulan orang-orang kudus, Dia melihat secara mendalam dan menembus ke mata masing-masing orang, menawan hati dan memeluk jiwa mereka dengan cintaNya yang lembut. Demikian juga aku. Saat mata kami bertemu, saya merasakan persetujuanNya, sukacitaNya saat saya berada di sana dengan Dia. Saya dapat melihat dan mengerti betapa penting tujuanNya dalam hidupku dan untuk Gereja di bumi. Pada waktu yang sama, saya memiliki pengertian akan kekekalan itu sendiri. Sukacita memenuhi hatiku. Rasa syukur yang mendalam untuk semua yang telah saya mengerti hanya ditambahkan pada keriangan luar biasa.</p>
<p>Arak-arakan kebesaran, perjamuan kawin yang penuh sukacita, nyanyian perjamuan kawin, tarian mempelai semua merupakan bagian dari waktu yang telah tertunda yang telah ditunggu-tunggu dengan Kekasih kita. Akhirnya kita mengenal Dia sebagaimana kita juga dikenal. Saat di mana terjadi hanya beberapa menit, kepenuhan cinta melebihi dari apa yang hati ini pernah bersiap.</p>
<p>Semua yang pernah saya ingini untuk dirasakan atau diharapkan meledak di dalamku. Meskipun begitu saya tetap tinggal tenang di hadapanNya dengan ketenangan yang tentram. Kasih ilahi memenuhi kehidupan yang ada dalamku dan menyapunya dengan pemujaan dan ketakjuban.</p>
<p>Dan, bahkan pada momen luarbiasa tersebut dalam waktu yang diselubungi oleh cintaNya, ditumpu di atas penglihatanNya dan pandanganNya yang lembut kita dapat mengerti apa yang kita ingini atau butuhkan tentang segalanya, meski hal-hal itu tidak perlu terkait dengan ruangan bilik di mana kami tersembunyi. Kami juga mengetahui hal-hal yang sedang terjadi di bumi.</p>
<p>Bumi sangatlah gelap dan langit di antara Kemah Suci surgawi dan bumi diisi dengan awan yang sangat hitam.  Apa yang terjadi di bumi sangatlah jahat dan penuh bahaya yang melampaui pengertian manusia dan bahasa manusia untuk menjelaskannya. Hanya sedikit sekali jumlah manusia yang tertinggal. Banyak yang terbaring sekarat dalam penghancuran yang terjadi di bumi. Pembunuhan dan penyembelihan akan manusia di bumi terjadi di mana-mana. Kami berpikir dalam kesadaran kami bahwa perusakan di bumi meningkat, dan tidak pernah ada terjadi dalam sejarah manusia sebelumnya. Hal ini membiarkan kami dalam kondisi serius dan tenang yang mengagumkan. Dan masih diliputi oleh kasih dan hikmatNya yang mengagumkan, pengetahuan ini tidak menghilangkan kekaguman dalam kebersamaan dengan Kekasih kami dan semua yang apa telah Dia lakukan.</p>
<p>Tujuan mulai memenuhi hati kami karena kami menyadari bahwa kami sebentar lagi bersiap pada panggilan untuk kembali memasuki bumi untuk menyelamatkan Israel dan bangsa-bangsa yang masih menunggu kedatangan Raja Israel yang sejati.</p>
<p>Seluruh Israel sedang menunggu, mencari Mesias untuk datang dan membebaskan mereka. Kami melihat sekumpulan raksasa dari orang-orang Yahudi yang putus asa mencari Dia seorang yang mampu menyelamatkan mereka.</p>
<p>Mesias tahu pelepasan dalam waktu dekat yang akan dilakukanNya. Kami dapat merasa antisipasiNya yang bertumbuh untuk saat-saat final itu, di sejarah manusia saat akhirnya Dia akan mengambil tempat yang menjadi hak penuhNya sebagai Raja dari seluruh bumi. Saat antisipasiNya dan sukacita bertumbuh, demikian juga yang kami rasakan, karena saat itu kami memiliki satu hati dengan Dia yang kami kasihi. Tetapi, semuanya telah ditetapkan pada waktu yang khusus. Pada momen tersebut Dia sedang menikmati keintiman dengan MempelaiNya, sedangkan Roh Kudus dan malaikat-malaikatNya sedang hati-hati menjaga mereka yang ada di bumi untuk dipelihara sampai KedatanganNya.</p>
<p>Dan pada momen selanjutnya, itu adalah waktu, turun ke bumi untuk mengambil TahtaNya ada di depan kami. Mesias kami mulai mempimpin kami di depan untuk turun secara bertahap, masih tersembunyi di awan-awan yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Ratusan ribu orang Yahudi dengan sanat menantikan kedatanganNya. Mengetahui Dia sedang datang pada orang-orang yang siap menjadikanNya Raja. Mesias dengan rombongannya yang megah melanjutkan perjalanan turun ke bumi sampai Dia mencapai langit-langi di atas Gunung Paran di mana kami juga bergerak paralel di sekitar gunung. Pemandangan Raja Kekal dan laskar orang kudus yang agung sungguh mulia, diisi dengan arak-arakan luar biasa yang tidak pernah dilihat oleh raja dunia manapun.</p>
<p>Raja Kemuliaan yang dihias dalam keagungan datang dengan mempelaiNya yang dilengkapi dengan pakaian kemuliaan yang dibuat khusus untuk mempelai. GerejaNya yang mulia &#8211; Permata sejak purbakala. Oh, kata-kata adalah seperti ember, buku-buku dapat ditulis dan tidak pernah dapat menceritakan keluarbiasaan nyata dari waktu ilahi ini sepanjang masa.</p>
<p>Bersama-sama kami bergerak di atas Jalan Luas Raja-Raja di langit melewati gunung-gunung di Yordania. Saya tidak dapat mengingat proses perpindahan dari tandu di udara menjadi bagian dari laskar kudus yang tak terhitung jumlahnya dan sekarang kami menjadi bagian dari lasar paling kuat dari seluruh ciptaan.</p>
<p>Pada timur Yerusalem yaitu Ammon, laskar kudus dipimpin oleh Kapten Ilahi yang menjadi Tuan Rumah sekarang dengan kuda putihNya sekarang terlihat oleh semua. Menungggang kuda dengan penuh kemenangan akan kebenaran dengan orang-orang kudus di belakangNya. Kami berbelok dan menuju lurus ke arah Yerusalem, di mana kami akan memasuki pintu gerbang timur.</p>
<p>Raja Kekekalan &#8211; sangat kuat untuk menyelamatkan, dan GerejaNya yang mulia bergerak untuk menyelamatkan Israel, yang disayangi, dan yang mecari kedatanganNya.</p>
<p>AntiKristus telah melakukan hal terbaik untuk mempertahankan hak sebagai Raja yang Besar, tetapi pada akhirnya dikalahkan oleh Raja Kekekalan sendiri. Setiap mata memandangNya, dan mereka yang menungguNya mencintai Dia.</p>
<p>Itu adalah penglihatan paling mulia dari kedatangan Mesias bersama gerejaNya.</p>
<p>Referensi Alkitab:<br />
Yesaya 63:1, kuga baca Habakuk 3:3-15, Yesaya 34:9-10, Mazmur 110, Mazmur 45, Wahyu 19, Judas 14 &amp; 15</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.spiritlessons.com/dreams_and_visions/VisionOfTheReturnOfChrist.htm" target="_blank">http://www.spiritlessons.com/dreams_and_visions/VisionOfTheReturnOfChrist.htm</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/penglihatan-kedatangan-tuhan-yesus-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>81</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jatuh Ke Surga &#8211; Mickey Robinson</title>
		<link>http://www.surga.info/jatuh-ke-surga-mickey-robinson/</link>
		<comments>http://www.surga.info/jatuh-ke-surga-mickey-robinson/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 05:55:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>
		<category><![CDATA[mickey robinson]]></category>
		<category><![CDATA[surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Saya terjun bebas, dan wajah saya menghantam interior dinding pesawat yang keras. Terlukan dan shock, tiga peseluncur lain keluar dari rongsokan pesawat dan
lari. Peseluncur keempat juga keluar. Dia melihat pilot dan saya bergerak dan menganggap bahwa kami sedang keluar melarikan diri juga. Setelah dia keluar,
pesawat terbakar, tangki bahan bakar telah pecah dan gasolin pesawat terpancar ke mana-mana. Ketakutan, dia berteriak dan tiba-tiba sadar bahwa kami masih
berada di pesawat. Lari kembali ke rongsokan pesawat yang terbakar, dia melihat aku, terbakar dari kepala sampai ujung kaki, mencoba melepaskan kakiku yang
terperangkap di lubang di mana pesawat ada. Dia berteriak ke pilot supaya ikut melepaskan dan berusaha menarik keluar saya. Tetapi saya tertahan!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini adalah kesaksian Mickey Robinson yang pernah mengalami kematian karena kecelakaan pesawat. Anda dapat mengenal dia dan pelayanannya sekarang ini dari situsnya <a href="http://www.mickeyrobinson.com" target="_blank">http://www.mickeyrobinson.com</a></p>
<p><img class="align none alignnone" title="Mickey Robinson" src="http://www.mickeyrobinson.com/images/photos/mickey_04.jpg" alt="" width="480" height="577" /></p>
<p>Ini hanya suatu malam di bulan Agustus bagi empat orang pria dan saya sendiri yang biasa melakukan lompat dengan parasut secara rutin. Kondisi untuk terbang<br />
memang tidak baik, karena kombinasi dari suhu yang panas dan kelembaban yang tinggi.</p>
<p>Saya tidak memikirkannya, saya adalah seorang peselancar udara dan sudah bekerja pada tim demonstrasi di hadapan ribuan orang. Tidak semua di pesawat sesantai<br />
saya pada saat itu. Pada saat itu ada yang baru terjun pertama kali dan ada yang baru keempat kalinya. Seluncur udara adalah hidupku, tidak ada yang lain<br />
yang berarti. Ini telah memenangkan hatiku sejak menyaksikan pertunjukan di sekolah parasut. Perkembangan dari lompatan pertama sampai lompatan free-fall<br />
saya adalah cepat. Saya terobsesi olehnya &#8211; tidak ada waktu atau uang yang kuanggap terlalu banyak untuk hal ini. Kadangkala saya terbang dengan beberapa<br />
peselunsur udara terbaik di dunia.</p>
<p>Saya akan bercerita pada orang-orang di bar, berusaha membawa mereka pada hobi dan kesukaan saya&#8230; Saya bahkan punya stiker bemper. Teman-teman lama kuatir<br />
bahwa saya akan overboard, tetapi saya tidak peduli. Saya komitmen 100% pada seluncur udara, dan saya tahu bahwa saya memiliki kontrol atas hidup saya<br />
sepenuhnya. Pada malam itu, dengan muatan penuh sebanyak 6 orang, pesawat dengan lancar lepas landas, lalu melaju dengan kecepatan 100 mil / jam. Tiba-tiba,<br />
tanpa peringatan, mesin mati. Pilot melihat aku dan berkata, &#8220;Kita turun ke bawah!&#8221;. Pesawat lalu mengarah ke bumi, dan berakibat sayap menyatu dengan badan<br />
pesawat. Kemudian pesawat berputar, sayap berputar seperti roda dan mengarah ke bawah kemudian menghantam bumi.</p>
<p>Saya terjun bebas, dan wajah saya menghantam interior dinding pesawat yang keras. Terlukan dan shock, tiga peseluncur lain keluar dari rongsokan pesawat dan<br />
lari. Peseluncur keempat juga keluar. Dia melihat pilot dan saya bergerak dan menganggap bahwa kami sedang keluar melarikan diri juga. Setelah dia keluar,<br />
pesawat terbakar, tangki bahan bakar telah pecah dan gasolin pesawat terpancar ke mana-mana. Ketakutan, dia berteriak dan tiba-tiba sadar bahwa kami masih<br />
berada di pesawat. Lari kembali ke rongsokan pesawat yang terbakar, dia melihat aku, terbakar dari kepala sampai ujung kaki, mencoba melepaskan kakiku yang<br />
terperangkap di lubang di mana pesawat ada. Dia berteriak ke pilot supaya ikut melepaskan dan berusaha menarik keluar saya. Tetapi saya tertahan!</p>
<p>Saya lahir di tahun 1949 di Cleveland, Ohio pada era &#8220;happy day&#8221; dan tumbuh dengan sikap yang merefleksikan mood dari masyarakat saat itu. Saya hidup untuk<br />
hal-hal yang saya sukai, dan hidup bukanlah hal yang dianggap serius. Saya pergi ke gereja tiap hari Minggu (keluargaku adalah Katolik Roma), maka saya<br />
dibekali dengan pengetahuan akan Tuhan. Tetapi saya tidak pernah bertemu siapapun yang mengenal Dia secara pribadi.</p>
<p>Saat bertumbuh besar, saya memulai memainkan konsep daripada memikirkan hal yang sesuai alkitab, terkait dunia ini, penciptaan dan kekekalan. Ini menjauhkan<br />
dari pesan sederhana Injil yang menjadi faktor penting dalam hidupku (meskipun saya belum benar-benar bertobat) dan memiliki gaya hidup remaja umumnya yaitu<br />
pacaran dan olahraga.</p>
<p>Setelah lulus dari SMA, saya melanjutkan hidup dengan bekerja di perusahaan stockbroker. Kemudian saya berpikir saya sukses besar dan memiliki semuanya!<br />
Orang-orang kagum pada apa yang saya peroleh.</p>
<p>Pada umur 18 tahun saya pergi ke mana-mana. Saya bekerja di kota Cleveland downtown di kantor modern dan maju dikelilingi oleh banyak orang yang menarik,<br />
jadi pekerjaan saya menyenangkan, menantang dan menarik.</p>
<p>Dari luar, saya tampak sebagai pria muda penuh percaya diri, menarik &#8211; hidup serasa di pesta. Tetapi di dalam saya didorong oleh perasaan takut &#8211; takut tidak<br />
dipandang, takut gagal. Saya selalu mencari persetujuan dari orang lain. Walau saya tampak memiliki segalanya, sebenarnya saya hidup di ujung keputusasa-an.</p>
<p>Saya putus asa! Terbakar dari kepala sampai ke ujung kaki, dan terperangkap dalam rongsokan, tidak dapat melepaskan diri! Usaha kedua penyelamat saya<br />
berhasil, dengan kekuatan yang lebih dari kekuatan normal, dia menarik saya begitu kuat sehingga terlepas. Menyeret saya dari pesawat, dia melemparkan aku ke<br />
tanah dan menggulingkan saya untuk mematikan api. Hal ini dilakukan beberapa kali karena api masih menyala. Saat dia berhasil mematikan api, dia melangkah ke<br />
pilot tetapi sudah terlambat. Dia sudah terbakar sampai mati.</p>
<p>Saya berbaring di tanah, terluka parah. Kulit lengan dan tangan ku terkelupas ke tanah seperti pada ayam goreng. Selain itu ada juga luka serius yaitu bagian<br />
wajah yang terpotong. Saya bertanya seberapa parah saya terbar dan komentarnya, dengan semua asap yang ada, mereka tidak dapat menceritakan. Tetapi mereka<br />
yakin bahwa sebenarnya mereka pikir saya tidak bisa diselamatkan. Ketika petugas medis memotong pakaian saya, mereka melihat bahwa saya telah bertahan dari<br />
luka bakar tingkat ketiga yang sanat serius pada sepertiga tubuh saya.</p>
<p>Meskipun saya muda, sehat luar biasa dan sangat atletis, progonosis adalah buruk, saya tidak punya kesempatan untuk bertahan, terutama karena luka bakar<br />
telah mencapai tingkat yang akan mengakibatkan komplikasi yang parah, dan hal itu terjadi.</p>
<p>Pada hari-hari dan minggu berikutnya, tubuhku seluruhnya terinfeksi dan berat badanku turun dari 167 pound ke tulang-belulang saja yaitu 90 pounds. Tubuhku<br />
menjadi sangat kurus dan tak berharga dan luka-luka terbuka yang berkembang yang memperlihatkan tulang-tulangku. Bagian belakang tumitku membusuk dan<br />
tanganku terinfeksi sangat parah sehingga mereka berpikir untuk mengamputasinya.</p>
<p>Saya berada dalam kesakitan luar biasa. Ada bisul/borok eksternal dan internal dari cairan lambung yang keluar secara berlebihan yang membuat lubang di<br />
perutku. Ini menyebabkan banyak pendarahan di dalam. Setiga oesophagusku hancur dan meninggalkan bekas luka sehingga saya tidak bisa minum air. Darahku<br />
terinfeksi oleh mikroorganisme dan ada hari-hari di mana saya kehilangan darah sampai sebanyak 10 pints hampir seluruh volume tubuhku. Saya juga mengalami<br />
lupa kepala dan memar di otak.</p>
<p>Tubuhku melawan sekuatnya pada kematian, tetapi ini adalah pertempuran yang kalah. Tiap komplikasiku dapat membunuh seseorang. Saya buta pada mata kananku.<br />
Saatnya tiba tubuhku menjadi kaku, dan saraf di kedua kakiku mati. Tulangku menjadi lembek, dan kakiku melengkung seperti cakar melewati batas tempat tidurku.</p>
<p>Dokter-dokter sudah melakukan apa yang mereka mampu &#8211; memberi obat, membersihkan luka dan merawatku sebisanya. Mereka bahkan memanggil pakar dari Rumah sakit<br />
Universitas di Cleveland. Beberapa tahun kemudian, saya membaca ringkasan dari hasil pemeriksaan medisnya. Banyak kata-kata besar yang menggambarkan betapa<br />
sakitnya aku, dan kemudian dia menulis, &#8220;Tidak ada apapun yang bisa saya lakukan untuk anak muda ini!&#8221;, sehingga akhirnya mereka merelakan aku untuk mati<br />
!.</p>
<p>Ada saat di mana saya tidak sadar, dan tidak ada respon yang tampak. Ada juga waktu sadar seperti saat ini. Tetapi seringkali, saya berada di antara kondisi<br />
sadar dan tidak. Sebagian besar yang saya ingat adalah saya sangat sakit dan dapat merasa hidup tersalur keluar dari diriku seperti seseorang menekan tombol<br />
saklar.</p>
<p>Saat saya berbaring sekarat, temperaturku mencapai 160 derajat, saya sangat tidak nyaman sehingga apabila seseorang meletakkan tangan di tempat tidur, saya<br />
akan ngeri dengan penderitaan. Seluruh tubuhku dipenuhi penderitaan, setiap sel tubuhku tertekan, tetapi saya masih merasa tubuhku masih berjuang untuk<br />
bertahan.</p>
<p>Paat waktu itu, saya mengalami pengalaman yang mengubahkan hidup. Secara sekejab dunia fisik menjadi hilang dan manusia batiniahku keluar dari tubuh fisik.<br />
Saya tidak lagi di ruangan rumah sakit, saya memasuki dunia roh. Tiba-tiba saya menjadi sadar akan dua hal: dunia spiritual adalah dunia yang nyata dan tidak<br />
aktifnya indera persepsi akan waktu.</p>
<p>Ini sungguh menakjubkan. Saya menemukan diriku pergi ke suatu tempat dan tidak memiliki kontrol atasnya.</p>
<p>Tiba-tiba, tampak pintu yang sedang menutup. Kegelapan yang luar biasa mulai melingkupi aku, dan saya melihat ini adalah titik pemisahan. Datang dari ruangan yang<br />
sedang mulai menutup suatu sorot sinar yang paling putuh dan murni yang pernah saya lihat. Pintu mulai lebih cepat menutup lagi. Maksud pemisahan ini menjadi<br />
jelas padaku. Saya tahu apabila pintu ini tertutup seluruhnya, saya akan terpisah seluruhnya dari kekekalan yang ada dari sinar tersebut.</p>
<p>Saya mengalami kehilangan harapan yang sangat dan ketakutan yang dalam. Pemisahan adalah ketiadaan akan harapan! Pemisahan secara eksternal adalah siksaan<br />
yang melampaui apa yang bisa kita percaya. Saya mau Anda mengetahui bahwa ada tempat yang ada di suatu tempat yang merupakan pemisahan secara kekal. Saat itu<br />
saya diijinkan tidak hanya melihat tetapi mengalami perasaan seperti apakah pemisahan secara kekal. Dan saya mulai menangis pada Tuhan.</p>
<p>Saya telah ditanya. &#8220;Apakah kamu orang Kristen pada saat ini terjadi?&#8221; Malam mereka membawaku ke ruangan darurat, meskipun saya tidak ingat, saya minta ibu<br />
untuk mengirim pendeta yang pernah saya kenal. Dia datang cepat ke sampingku, mengurapiku dengan minyak dan berdoa untukku.</p>
<p>Pertobatan terjadi pada waktu itu. Saat saya berbaring di sana, sangat terluka, sakit menuju kematian. Saya menangis, &#8220;Tuhan. Saya minta maaf! Berilah aku<br />
kesempatan lain!&#8221;. Berulangkali saya pergi ke ruangan bedah, tidak mengetahui apakah akan bangun lagi dan pengetahuan ini memulai sesuati di dalam. Saya<br />
tidak tahu bagaimana berdoa, tetapi saya meminta pada Tuhan untuk pengampunan.</p>
<p>Saat saya berdiri di ujung dari kekekalan pada saat pintu menutup dan kegelapan mulai menyelimutiku. Saya tahu bahwa dalam satu detik saya dapat terpisah<br />
secara kekal dari sumber semua kehidupan! Saya memulai berteriak hal yang sama seperti sebelumnya yang pernah saya doakan pada saat masih sadar, &#8220;Tuhan, saya<br />
ingin hidup! Saya minta maaf! Tolong beri saya kesempatan lain!.</p>
<p>Karunia dan belas kasihan Tuhan melebihi pengertian kita! Secara tiba-tiba saya berada di Surga; Suatu kontras! Keputusasaan kekal dibandingkan kasih dan<br />
kenyamanan yang kekal. Saya tahu bahwa saya tidak akan mati. Saya memiliki kesadaran mendalam akan hidup kekal &#8211; dan dijamin secara absolut bahwa saya selalu<br />
hidup dalam kenyamanan dan perhatian. Alkitab berkata, &#8220;&#8230; dalam hadirat Tuhan adalah kepenuhan akan sukacita dan pada tangan kananNya kebahagiaan<br />
diungkapkan pada realita kehidupan.&#8221; Kemuliaan dan kuasa Tuhan di mana saja melingkupiku, di bawaku, di sekelilingku, dan bergetar melaluiku.</p>
<p>Kemudian Tuhan mulai menampakkan padaku kejadian masa depan. Saya melihat detik, hari, minggu dan tahun yang ada di depanku &#8211; semua terhubung bersamaan. Saya<br />
tidak melihat hanya 1 hari dan kemudian dan melewati yang lain. Saya melihat waktu &#8211; saya tidak tahu bagaimana Tuhan melakukan hal ini, tetapi Dia memiliki<br />
kemampuan. Saya melihat diriku melihat orang yang tidak pernah saya tahu seperti sudah tahu, hal ini seperti melihat sesuati di televisi. Beberapa kejadian<br />
diperbesar sangat jelas pada penglihatanku; kemudian saya ingin pergi ke hal lain, karena beberapa waktu saya melihat diriku melakukan hal-hal bodoh yang<br />
seharusnya tidak saya lakukan dan ingin memanggil diriku, &#8220;Jangan lakukan itu!&#8221; Tetapi saya hanya bisa melihat dan pandangan itu akan berganti ke hal lain.</p>
<p>Tuhan berkata bahwa saya akan kembali ke dunia. Dia tidak berbicara dalam bahasa seperti yang saya gunakan, tetapi pengetahuan dan kesadaran bahwa saya akan<br />
kembali hanya datang begitu saja. Tiba-tiba sebagaimana seseorang memiliki benang dan mengulur saya seperti layang-layang. Saya mulai berjalan kembali ke<br />
kehidupan di mana saya berasal dan kembali ke tubuh fisik saya. Saya juga merasa rohku menekan masuk ke dagingku. Dapatkan Anda bayangkan bahwa seperti<br />
apakah angin meniup daun-daun dari pohon. Hal ini, seperti yang saya bayangkan, sama halnya dengan apa yang saya alami saat rohku terhubung kembali ke<br />
dagingku. Tiba-tiba, saya dapat melihat melakui mata fisik dan mendengar melalui telinga fisikku.</p>
<p>Saat saya mulai kembali ke kesadaran normal. Saya menyadari bahwa saya berbicara dalam bahasa yang indah dan bertanya-tanya apa yang terjadi. Sesaat setelah<br />
saya menyadarinya bahasa tersebut berhenti dan saya menjadi sadar bahwa saya hidup. temperatur 106 derajat telah normal dan saya masuk dalam tidur yang<br />
nyenyak untuk pertama kalinya setelah terluka. Saat saya bangun beberapa jam kemudian saya lengkap pada kain yang penuh darah dan keringat, tetapi<br />
beristirahan dalam lautan kedamaian!. Untuk pertama kalinya, saya tahu seperti apakah damai yang sejati.</p>
<p>Dokter-dokter tidak tahu menahu tentang pengalamanku dan masih menungguku untuk mati tetapi tidak! Saya masih sangat sakit, dan menurut pengertian mereka,<br />
harusnya sudah mati. Tetapi beberapa hari berikutnya kondisiku semakin membaik, meski saraf-saraf di kedua kakiku masih mati,  dan dokter masih kukuh<br />
berpikir bahwa aku tidak akan bisa berjalan lagi.</p>
<p>Tahun berikutnya dihabiskan terus di rumah sakit, diikuti 4 tahun keluar masuk institusi medis. Ini sungguh proses yang panjang! Saya mengalami 75-100<br />
operasi dan melalui banyak hal aneh, sampai saya menyadari bahwa saya punya hak untuk protes, beberapa dokter bedah plastik melakukan prosedur eksperimen.<br />
Tetapi, oleh dan banyak orang melakukan hal terbaik untuk merawat aku.</p>
<p>Saya tidak mengerti apa yang terjadi padaku secara spiritual. Saya diselamatkan, lahir-baru dan penuh dengan Roh Kudus, tetapi tidak sadar apa arti hal-hal<br />
tersebut. Tidak ada sesuatu pada pengalamanku sebelumnya atau pengertian untuk membantuku mengkaitkan pada apa yang terjadi secara spiritual padaku.</p>
<p>Saya mulai sembuh, pelan-pelan pertamanya. Satu kakim mulai berfungsi; yang lain masih tidak merespon. Saraf yang ada di depan kakiku sepertinya mati; ini<br />
tidak merespon saat tes arus listrik dilakukan. Tulang-tulangku lembek dan kakiku menggantung ke bawah, saya tidak dapat menggerakkannya. Mereka memakaikan<br />
penguat kaki, berpikir bahwa kondisi ini permanen.</p>
<p>Setelah hampir 1 tahun, kaki ini tiba-tiba sembuh &#8211; ini sungguh luar biasa! Saya mulai berkata pada kaki-kakiku tiap hari, &#8220;Ayo berangkat!&#8221; dan meski kaki<br />
kananku patuh, tetapi kaki kiriku masih memberontak. Ini tidak pernah tunduk pada perintahku. Hingga suatu hari aku melakukannya, kaki kiriku bergerak dan<br />
aku berjalan &#8211; ini suatu pengalaman luar biasa! Saya melepas penahan kaki dan melemparkannya dan tidak pernah menyentuhnya lagi.</p>
<p>Saya mengalami banyak kesembuhan yang dahsyat. Sekita 5 tahun setelah kecelakaan, penglihatanku dipulihkan dari mata yang buta. Meskipun ada prosedur bedah<br />
yang dilakukan, tetapi hal ini masih tidak bisa dijelaskan oleh dokter. Mereka yakin bahwa ini tidak akan berhasil bahkan pernah menolak pembedahan karena<br />
merasa ini akan menjadi penyia-nyiaan kornea yang orang lain dapat lakukan. Ini hanya permintaan gigihku yang terus menerus bahwa pembedahan harus dilakukan<br />
dan hasilnya adalah penglihatanku kembali!</p>
<p>Satu kejadian sangat lucu. Ooesophagusku sudah hancur, makanan tidak dapat masuk perutku juga, bersama dengan kondisi lain, saya akan mati karena kelaparan.<br />
Sehingga selang karet dipasang di perutku, dan saya diberi makan melaluinya dengan makanan yang sudah dihaluskan.</p>
<p>Untuk memperbaiki kondisi tersebut, prosedur dimulai untuk melebarkan oeshopagusku. Dua kali mereka memasang objek bundar dari krom dengan pipa panjang pada<br />
ujungnya dan diisi dengan merkuri, terkiat dengan benang dan menarik kerongkongan dan melalui oesophagusku. Oleh karena itu, saya memiliki benang hijau yang<br />
diikat ke hidungku.</p>
<p>Satu hari Tuhan menyembuhkan kakiku. Saya berada di pusat rehabilitasi di mana semua orang tahu bahwa saya adalah seseorang dengan banyak problem. Dokter<br />
membawaku ke semua dokter yang bertanggung jawab di tiap departemen dan berkata, &#8220;Kami melakukan prosedur pembedahan hari ini.&#8221; Kemudian dia menarik benang<br />
tersebut dan saya akan menjejakkan kakiku. Itu sungguh sangat lucu!&#8221;</p>
<p>Hari ini saya menikmati hidup! saya bermain dengan anak-anakku, berlari, bermain ski di salju dan menaiki kuda. Hal ini sungguh mengagumkan karena saya<br />
diperkirakan tidak pernah bisa berjalan lagi. Sungguh menakjubkan untuk menikmati gaya hidupku seperti sekarang ini. Di mana sebelumnya banyak hal yang<br />
hilang.</p>
<p>Terkait dengan luka bakarku, saya saat ini cukup lucu dilihat, tetapi dengan kasih karunia Allah, saya tidak begitu memikirkan hal ini, sungguh luar biasa<br />
untuk seseorang yang sudah berada dalam kesia-siaan.</p>
<p>Saya akan dengan senang hati untuk mengambil kesempatan ini untuk menuliskan bahwa ada kecenderungan alamiah, bahkan di antara orang kristen, untuk berfungsi dengan<br />
kekuatan kita sendiri. Saya tahu seperti apa hidup yang biasa jalani sebelum kecelakaan. Tetapi sekarang saya tahu bagaimana menjadi lemah, bangkrut total<br />
dari kekuatan dan tidak mampu menolong diri sendiri. Tidak ada pertolongan dari dunia untukku. Tidak ada dokter yang dapat menyembuhkanku, yang kusayangi<br />
tidak dapat melakukan apa-apa. Tetapi ada kerabat yang tidak pernah bertemu aku, yang secara supranatural dipimpin untuk berdoba bagiku. Kekuatan dari Tuhan<br />
dicurahkan melalui hati mereka yang berdoa dan melalui kuasa Tuhan kematian dikalahkan.</p>
<p>Saya tidak akan merekomendasikan pengalamanku kepada orang lain, tetapi hal ini mengajarkan sangat pentingnya hidup dengan kekuatan Allah. kita semua perlu<br />
mengambil keputusan sadar untuk berhenti bersandar pada kekuatan sendiri dan hidup dengan kekuatan Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/jatuh-ke-surga-mickey-robinson/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misteri Taman Firdaus</title>
		<link>http://www.surga.info/misteri-taman-firdaus/</link>
		<comments>http://www.surga.info/misteri-taman-firdaus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 04:23:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kisah Pendeta &#8220;Gempa bumi&#8221; Kelly yang di wawancarai oleh Perry Stone jr.
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
Pernahkah seorang yang anda kenal kehilangan anaknya, mungkin bayi,anak kecil yang berusia 8,9,10 tahun atau remaja yang telah pergi dan hidup bersama Tuhan. Dimana mereka sekarang?Apa yang mereka buat? Apa yang akan menggantikan? Bagaimana bayi yang di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kisah Pendeta &#8220;Gempa bumi&#8221; Kelly yang di wawancarai oleh Perry Stone jr.<span style="font-size: medium;"></span></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Pernahkah seorang yang anda kenal kehilangan anaknya, mungkin bayi,anak kecil yang berusia 8,9,10 tahun atau remaja yang telah pergi dan hidup bersama Tuhan. Dimana mereka sekarang?Apa yang mereka buat? Apa yang akan menggantikan? Bagaimana bayi yang di aborsi? Jiwa dan Roh bayi itu,hidup? Atau ada yang mengajarkan,bahwa itu suatu selaput,hingga menjadi seorang anak.<br />
Hari ini, aku mempunyai tamu istimewa pada Manifest. Kami belajar sebuah kehidupan setelah mati, suatu seri pengalaman seseorang yang hidup setelah mati, dan melihat firdaus itu. Mereka telah keluar dari tubuh jasmani dan melihat firdaus itu.<br />
Hari ini bersamaku Pendeta Curtis Kelley. Dia disebut gempa bumi sebab dia seorang petinju. Jika anda melihat orang ini anda tahu dia petinju. saya senang dia disampingku.<br />
Bishop, anda terlibat bertahun-tahun dalam memberi bagi orang miskin, orang-orang dipinggiran kota, para narkoba, obat-obatan terlarang, pelacur, dan anda telah melayani yang miskin dari yang miskin, dan yang butuh dari yang membutuhkan.<br />
Anda mempunyai anak berusia 24 tahun, dan anda memberi dan melayani semua orang-orang di distrik Watts, yang dikenal diseluruh dunia sebagai suatu daerah yang terkuat di U.S. untuk geng. Dan mobil anakmu di sandera dan kemudian dia ditembak di dada dan terbunuh seketika itu juga pada 7 Desember,1998.<br />
Bagaimanapun juga dengan kesedihan yang anda alami, anda sendiri mengalami aneurysim pada otak, yang dianggap bahwa anda tidak akan pernah hidup lagi. Ini terjadi pada desember tahun 2004. Anda dibawah kerumah sakit. Anda menjelaskan pada saya tentang kesakitan dan penderitaan yang anda alami. ceritakanlah. Orang-orang harus mendengarnya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Saat tiba di RS, mereka menaruhku diruang praktek. Saya tidak tahu mengalami aneurysim otak. Dan berpikir hanya sakit kepala. Obat sudah diberi tetapi tidak dapat membantu, dan terjadilah hal ini. Hal itu memaksa cairan keluar dari tubuhku. Saya merasa dada dihancurkan, seperti serangan jantung. Sehingga saya tidak bisa bernapas malah hanya berusaha untuk bisa bernapas. Saya melihat Dokter. dan isteriku berusaha menolong, namun saya malah tidak sadarkan diri. saat itu, tidak ada cairan dalam tubuhku. saya terjatuh, saya melihat tubuhku jatuh ke suatu jurang. Saya pelayan Firman, hal ini tidak seharusnya terjadi. Sementara terjatuh kejurang ini saya berteriak “Allah,mana mungkin ini terjadi padaku? aku anak Allah, aku telah melayanimu, telah melakukan apa yang Kau kehendaki.” Saat jatuh aku mendengar jeritan dan teriakan. Saya jatuh dan terhenti disuatu tempat. Lalu kudengar suara Allah, “Aku mau agar kau melihat apa yang terjadi pada orang yang mati dirumah sakit di seluruh dunia,tanpa memiliki-Ku. ” Mereka mati dalam kehilangan! Inilah yang terjadi pada mereka. Dia berkata, “Jangan takut, ini hanya bagimu untuk kembali dan peringatkan mereka yang tidak mengenal Aku.”<br />
Kemudian tubuhku terangkat, dan diletakkan kembali ke tubuh jasmaniku. Aku mendengar Dokter yang melayani, coba membuatku bernapas. Aku mendengar semua yang dikatakan Dokter dan suster. Saya berkata, “aku disini, aku disini, aku hidup, aku hidup!” mereka terus bekerja, tapi kemudian mereka berhenti. Kudengar mereka katakan, “tidak ada lagi yang dapat kami buat.” Jiwa saya mengatakan, “Aku hidup,” Namun tidak dapat membuka mata dan bahkan mengangkat jariku. Saya berusaha mengangkat jariku, namun tak dapat. Saya berkata, “Aku hidup” namun kudengar mereka menekan mati segala alat, karena menyerah.<br />
Namun kudengar suara Allah “Bukalah matamu.” Saat mataku terbuka, tak ada seorang Dokter yang berkata “Selamat datang kembali, kami mengira kami kehilanganmu.” Darisana mereka membawahku keruang lain dan menaruh selang pada tubuhku, diruang intensive.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Ceritakanlah apa yang terjadi beberapa hari kemudian di ruangan itu.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Saya dikamar , memuji Allah, tetapi menderita sakit. Mereka menaruh 2 es batu besar dikepala saya. Tekanan darah saya naik. Mereka mengecek saya setiap 15 menit melihat jika saya sudah mati. Jadi mereka mengecek searah jarum jam.<br />
Seorang suster masuk, dan berkata “dapatkah engkau menyetel cainal kristen, saya tak mau melihat seorang perwira muncul dan semua orang teriak.” Jadi dia mencari sebuah cainal tetapi tidak dapat. Saya katakan, “tutuplah pintu dan matikan lampunya”.<br />
Saat dia menutup pintu dan pergi, Saya melihat sesuatu benda emas masuk kekamar saya. Saya melihat langsung pada benda itu. Dan berhenti di kaki tempat tidur.<br />
Mereka membuka segala sesuatu, sehingga saya tak dapat bergerak. Saya duduk dan berkata, “Benda ini sangat indah. Apakah itu?” Dalam sekejap, benda itu mengangkat saya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Menurutmu itulah jiwamu yang keluar dari tubuhmu, seperti Paulus berbicara di 2 Korintus.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, kutinggalkan tubuh. Saya melihat tubuhku dibawah, namun tak mengenal, jadi saya katakan, “wah, lelaki itu buruk bentuknya, dia tak akan berhasil.” Sebenarnya saya melihat diri sendiri.<br />
Detik kemudian, Saya terangkat oleh benda emas yang besar ini kesuatu taman yang indah. Saya melihat pepohonan besar sebesar tangan 10 orang, berpegangan, untuk mengelilinginya saja. Saya melihat setiap batang rumput mempunyai permata, sebuah perhiasan dan batu pualam di batang rumput. Sangat indah ditatah, lebih indah dari pada lapangan Golf.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Apakh anda berjalan didalam taman itu?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Saya tinggi 6 kaki 5 inci dan Malaikat 7 kaki tingginya, dan kata malaikat “Pergi, berjalanlah.” Saya mengira bahwa rumput dengan batu pualam akan menembus kaki, dan melukai. Tetapi kata malaikat, “Tidak,berjalanlah.” Sewaktu berjalan, saya merasa sangat lembut seperti kapas.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Luar biasa! Anda juga katakan bahwa anda melihat mata air kehidupan.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, Sewaktu berjalan, Saya melihat sungai. Sungai ini seperti berdansa mengikuti iringan musik.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Dapatkah anda mendengar musik?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, Saya dapat mendengar musik.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jadi mata air ini mengalir seiring musik. Bagaimanakah kelihatannya?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Terlihat seperti cairan permata, seperti permata yang meleleh, seperti warna pelangi yang berbeda. Saya menjadi sangat bersemangat, Saya mau menaruh beberapa dalam saku. Dan saya mau meminumnya, Saya mau berenang. Dalam kealamian saya tak mungkin, tetapi disana saya mau berenang. Saya sangat gembira melihat dan berpikir “semua orang perlu melihat hal ini.”<br />
Saya dapat melihat mata air ini keluar dari sebuah bangunan indah yang sangat besar. Saya mendengar malaikat-malaikat bernyanyi. Kemudian saya melihat anak saya diseberang sungai.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Yang telah mati terbunuh. Apakah dia terlihat sama?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Dia terlihat sangat baik. Jadi saya memanggil “Hey, Scott” dia katakan, “Ayah, Ayah”<br />
“kaukah itu”,kukatakan.Ia balas, “Ya Ayah, tempat ini sangat indah daripada yang kau dan ibu pernah ceritakan padaku.” kukatakan, “Scott, bisakah aku keseberang, bersamamu?”<br />
dia katakan, “Tidak Ayah, kau tak dapat sekarang, kau harus kembali.”<br />
Saya katakan, “Tidak, dimana perahu? Pasti ada perahu disekitar sini.”</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jadi anda hanya mau menyeberang sungai dan berada bersamanya?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, Saya hanya mau memeluk dia. Terakhir sejak 1998 saya melihatnya, sudah 6 tahun, dan betapa saya ingin memeluk dia.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jadi 6 tahun telah berlalu. Dan dia terlihat sama, namun anda katakana dia terlihat baik. Dan mengenal namamu, dia tahu anda ayahnya. Apakah dia mengatakan anda sesuatu?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, dia katakan “Ayah, ingat sewaktu engkau memberikanku janji itu”<br />
Sebelumnya saya seorang petinju, dan dia tak dapat memukul saya, Saya lembut dan selalu menangkap pukulannya. Dia tak pernah mendapat saya. kami bertinju didapur, dan dia berhenti dan memberiku pelukan terbesar. Hal ini sebelum dia mati. Dia katakan, “Ayah, Saya mau engkau memberku janji.” Dia menekanku sehingga tak dapat bernapas. kukatakan,“Ada apa, sesuatu terjadi ditempat pekerjaanmu?” dia katakan, “tidak, Ayah aku mau kau berjanji, bahwa kau dan ibu tidak pernah berhenti, memberitakan kelepasan, kau dan ibu tidak pernah akan berhenti membantu kelepasan bagi pengedar obat-obat terlarang dan anggota geng. Jika kau memberiku janji itu, aku tak akan mengalahkanmu.” Saya katakan, “ok, ok, ok anakku. Dan ia membiarkanku pergi ku katakan, “oh, kau tak apa?” ia katakan, “Saya tak apa-apa.”<br />
Hari berikutnya saya mau mengadakan kebangunan Rohani di Nevada. Saya mendapat berita terburuk dalam hidup ini lewat telepon, isteriku memberitahu bahwa anakku disandera di mobil, dan tertembak dua kali didadanya. Melihatnya di Firdaus, oh. Dia katakan, “Kau harus tetap lakukan apa yang kau kerjakan. Kau tak dapat masuk kesini karena belum selesai, harus diselesaikan. Kau beri kata-katamu bahwa kau akan selesai. Kau harus kembali dan selesaikan.”</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Apakah anda melihat orang lain?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, Saya melihat pelayan-pelayan lain yang saya kenal, orang yang telah meninggal, orang yang telah kuhadiri pelayanan kebaktian rumah tangga. Mereka juga diseberang. Mereka juga katakan, “Kau tak dapat datang, Kau harus kembali.”</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Apkah anda berpikir kalau anda menyeberang maka anda tak dapat kembali? Apa pendapatmu?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Itulah yang kupikirkan, itulah aku mencoba segala yang aku bisa agar dapat keseberang.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Sekarang tentang melihat anak-anak, ceritakanlah mengenai anak-anak. Ini sangat menyentuhku</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Saya ditarik kembali oleh benda indah keemasan ini yang membawaku dari ruang intensif, Saya melihat disisi lain dan ada anak-anak berlari. Mereka bermain dan menikmati waktunya. Saya ingin bergabung dengan mereka dan bermain dengan mereka, Mereka sangat bersukacita.<br />
Saat saya berdiri disana dan saat itulah saya mendengar suara Allah, “Kau adalah salah satu dari anak-anak itu.” Saya berpikir, “ya.” Ada 3 kelompok anak-anak yang berbeda bermain seperti anak-anak disini. Dan Allah mengatakan bahwa kelompok yang satu adalah anak-anak yang mati oleh perang, kecelakaan,kangker. Semua berbeda warna (bangsa-bangsa) anda dapat bayangkan. Ada kelompok lain yang bermain, dan Ia katakan,“Yang disana, adalah anak-anak yang di aborsi, dan mereka dikirim kembali padaKu.”Dan aku bisa mendengar Allah mulai menangis,Allahku,Aku bisa dengar suara-Nya berubah seperti Dia dalam derita.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Dia mengirim anak-anak itu pada manusia, dan mereka kirim anak-anak itu kembali pada-Nya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Tetapi ada kelompok lain bermain. Dia berkata anak-anak ini Dia kirim dan mereka disebut ‘Orang Gereja yang mendengar jalan dunia ini, dan mereka secara rahasia pergi dan menggugurkan anaknya, dan mengirim kembali.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Oh, ampun. Jadi Dia mempunyai kelompok anak-anak yang tergantung pada situasi yang terjadi.<br />
Anda mengatakan padaku bahwa Allah berbicara bahwa Ia mengirim 2 peringatan. Saya ingin setiap orang menaruh perhatian karena orang ini telah berada langsung pada hadirat Allah. Bukan hanya urapan saja, tetapi kehadiran-Nya.Ceritakanlah pada kami dua peringatan Allah itu.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Dalam peringatan pertama, Dia katakan, Beritahukanlah Umat-Ku untuk bertobat! Dia berkata Mereka TIDAK serius dengan-Ku.<br />
Dan peringatan kedua Dia berkata banyak orang menahan segala sesuatu dalam dirinya melawan-Ku, seolah-olah Akulah yang berdosa. Dia berkata banyak orang diGereja-Gereja yang tidak mengampuni-Ku, Sebab Aku tidak memberikan apa yang mereka mau disaat mereka menginginkannya. Atau sebab Aku tidak memberkati pelayanannya secepat pelayanan khusus lainnya. Atau orang yang mereka doakan mati. Mereka menahan segalanya dalam hati mereka melawan-Ku. Sampai mereka mengampuni-Ku, Aku tak dapat memberkati mereka untuk maju.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Aku berkhotbah tahun lalu tentang“Allah pengampun”, dan aspek ini sungguh menyentuh. Sebab yang dikatakan Allah, Orang berdoa dan Aku tidak memberi yang diinginkan, saat mereka ingin, dan bagaimana mereka inginkan. Dan mereka menjadi marah pada-Ku. Allah berkata padamu “AKU tidak berdosa”. Mereka menyalahkan-Ku seolah-olah Aku-lah yang berdosa. Ia berkata orang-orang harus melepaskan-Nya, menyerah,Harus mengampuni-Nya dan melepaskan-Nya serta berkata“Allah, ampuni aku akan apa yang kurasakan mengenai-Mu.”<br />
Dan peringatan kedua sangat menggejolak, tentang pelayanan. Peringatan ini diberikan di Firdaus, bukan dalam doa. Saudara ini keluar dari tubuhnya di rumah sakit setelah mengalami anareusym pada otak; keluar langsung. Jiwa dan Roh keluar ke Surga, dia telah pergi. Dia mengira bahwa telah mati, dia melihat anaknya yang terbunuh oleh geng; anaknya di Firdaus mendengar Allah mengatakan. Silahkan lanjutkan.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Allah berkata ada pelayan yang hidup menurut kemauan dan keinginannya, Allah sudah peringatkan berulang-kali untuk bertobat dari dosa mereka. Dia berkata mereka mempunyai isteri dan banyak kekasih. Ia telah kirim peringatan pertobatan. Mereka kejar uang dan benda, daripada mencari wajah-ku. Ku-kirim peringatan setelah peringatan. Mereka menolak bertobat. Sejak menolak bertobat setelah diperingatkan berulangkali, banyak diantaranya akan mati di tengah jemaat, di tempat mereka mengabarkan tentang diri mereka sendiri, tetapi bukan Aku.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Sekarang sejak waktu anda kembali, Apakah anda telah melihat kejadian penggenapan?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Ya, Saya telah melihat beberapa orang yang saya kenal akan ke genapan Firman itu. Mereka tidak hidup benar, sangat hipokratik, gaya hidup sangat jelek, tetapi mengakui pelayan Firman, mereka mati ditengah jemaatnya. Dua diantaranya berumur tiga puluh sembilan tahun.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Sungguh! baiklah, ini bukan berarti bahwa setiap orang yang meninggal di tengah jemaat setelah berkhotbah di bunuh Allah. Tetapi Allah telah peringatkan berulang kali untuk bertobat.<br />
Hal lain yang anda bicarakan adalah bahwa Allah berbicara padamu tentang peringatan bagi Amerika akan adanya penyerangan teroris terbesar, jika mereka tidak bertobat.<br />
Pada kenyataan , Apa yang anda tidak anda ketahui Bishop bahwa aku mendapat telepon,</p>
<p>Dari seorang Australia, yang adalah seorang penubuat. Yesus menjumpai dia dan berkata Jika  ROE vs. WADE ( suatu badan pemerintah Amerika yang sah dalam pengguguran bayi )tidak dihentikan, jika mereka tidak hentikan dan mulai melindungi yang Ku-kirimkan, bayi-bayi kecil, beberapa beberapa pengadilan akan mengancam Amerika, sampai kepada orang yang bahkan tak dapat mengenal di masa depan. Ceritakanlah lebih lagi apa yang kau lihat.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Dia berkata Malapetaka akan datang kenegara ini (USA). Dia menunjukan gelombang besar yang akan terjadi. Kejadian ini pada Desember 2004, sebelum Katrina.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Allah menunjukan kepada-Nya sebelum semua ini terjadi.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Dia menunjukan terrorist yang telah berada dalam Negara ini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Anda berkata melihat, walaupun tak dapat melihat wajah mereka, namun ada satu wanita dan empat lelaki yang bekerja sebagai penjaga penjara saat tidur. Ini penyerangan terbesar. Kami berbicara sesuatu besar yang orang bahkan tak dapat mengerti. Penyerangan besar.<br />
Minggu lalu pada sebuah show, saudara Carter dan Saudara Tommy Bates membicarakan tentang isteri Saudara Carter yang mati 21 menit dan melihat anaknya 40 tahun, yang telah mati terbunuh pada suatu kecelakaan, tergilas truk.<br />
Bishop Kelley yang mempunyai anaeursym otak, melihat sebuah bibit yang menjemput dan langsung membawahnya ke hadirat Allah.<br />
Sekarang pendengar akan bertanya, “Apa maksud semua ini?” Dalam 2 Korintus 12 mengatakan bahwa Paulus terangkat ke Surga ketiga, dia terangkat ke Firdaus; dia melihat hal-hal yang bukanlah suatu hukum yang tak dapat dimengerti manusia. Paulus mengatakan bahwa jika Ia kembali menceritakan, kita tak akan mempercayainya. Orang-orang tak akan percaya.<br />
1 Korintus 2:9<br />
“Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telingah, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusi,semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia”<br />
Tetapi Allah telah menyatakan oleh Roh kudus-Nya, oleh Firman Allah yang adalah Landasan kita, dan olehnya telah menunjukan kepada orang-orang yang telah bersaksi.<br />
Anda tahu ada Dokter di Chattanooga, Tennessee disebut Dr. Maurice S. Rawlings, dia telah menulis beberapa buku tentang hidup setelah mati. Dia menggambarkan bagaimana orang mati yang pergi keneraka, Dia menggambarkan orang yang telah keluar dari tubuhnya dan pergi ke Surga. Saat hal ini, dia bukan seorang percaya. Ada Dokter yang tidak menceritakan hal ini. Mereka berbicara dengan orang yang telah keluar dari tubuhnya dalam ruang operasi; mereka keluar dari tubuhnya setelah kecelakaan.<br />
Alkitab mengatakan bahwa kau adalah tubuh, jiwa dan Roh. Saya tahu bahwa orang percaya pada apa yang disebut jiwa tidur. Mereka percaya bahwa jiwa dan tinggal dalam tubuh. Saya tahu juga ada kepercayaan akan Purgatory, dimana orang akan melalui beberapa api dan mereka dimurnikan dan kemudian mereka keluar.<br />
Tuhan memungkinkan aku untuk semua pertanyaan tentang Firdaus. Namun Bishop, telah melihat, dan berada disana apakah merubah cara pandang anda pada masa depan?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Oh,Ya! Allah mengatakan pada umat-Nya untuk serius akan hal ini. Mereka tidak cukup serius, mereka tidak perduli.<br />
Dan saya melakukan inventory tiap hari, memastikan saya pada parameter. tidak banyak kekiri tetapi tetap bersama Allah. Menggunakan tangan dan lutut, menangis pada Allah. Datang pada-Nya dan katakan “Allah aku mau Engkau memakaiku, karena kutahu apa yang disana.” Dan harus kuperingatkan jiwa-jiwa sebelum semuanya terlambat. Dan itulah yang kubuat.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Buku ini berjudul Heaven Golden Vessel– adalah kesaksiannya. (temukan di Amazon.com)<br />
Ini adalah suatu keajaiban anda dapat duduk disini karena aku dengar seluruhnya tentang anareusym otak.Dokter telah mengatakan jika wajah anda mengerut maka anda akan mati.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pendeta Kelley &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Isteri saya menaruh tangannya dikepalaku dan berkata “Jangan berkerut, Jika kau berkerut kau akan mati.” Mereka mengira aku akan mati disana saat itu.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Pewawancara Perry Stone, Jr. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Anda terlihat baik untuk yang telah mati. Ada sahabat mengatakan, “kau harus berbicara dengan orang ini.” Saat bertemu anda di California, Saya bersaksi dengan kesaksianmu segera.<br />
Saya tahu ada orang yang tidak percaya akan hal ini,Mereka percaya pengalaman ini tidak akan nyata. Tidak sahabat, anda tahu disaat anda mengalami pengalaman dengan Allah. Anda mengetahuinya. Bishop suatu kehormatan anda dapat bersama saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/misteri-taman-firdaus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kota Kudus, Tahta Allah &amp; Pengangkatan</title>
		<link>http://www.surga.info/penglihatan-kota-kudus-tahta-allah-dan-pengangkatan/</link>
		<comments>http://www.surga.info/penglihatan-kota-kudus-tahta-allah-dan-pengangkatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 02:14:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Saya hubungkan anda dalam pengalaman-ku bersama Yesus pada 5 September,1999. Kami berada di Gereja dan Kuasa Allah memenuhi kami. Saya terjatuh ke Lantai dan merasakan kehadiran Allah didalam-ku. Seolah-olah menawarkan-ku, dan mulai-lah suatu Penglihatan padaku. Dalam penglihatan, Saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang berikut sangat sempit, Saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Tuhan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://www.freecdtracts.com/endtimevision/Rapture_and_Tribulation_CD_Label_small.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<p>Kesaksian gadis kecil berumur 8 tahun yang ditemui Yesus Kristus yaitu Jannet Balderas Canela dari Spanyol.</p>
<p><strong><span><span><strong><span style="color: #800000; font-size: large;"><strong><span style="color: #800000; font-size: large;"><span style="font-size: small;"><span style="font-size: medium;"><em></em></span></span></span></strong></span></strong></span></span></strong>Saudara saudari, kiranya Tuhan memberkati-mu pada saat ini. Marilah kita membaca Alkitab dalam 2 Korintus 12:1-4, Firman Allah yang Kudus. Dalam Nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus &#8220;Aku harus bermegah. Sekalipun memang hal itu tak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterimah dari Tuhan. Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam tubuh aku tidak tahu entah diluar tubuh aku tidak tahu—Allah yang mengetahuinya. Ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan,yang tidak boleh di-ucapkan manusia.&#8221;</p>
<p>Saya hubungkan anda dalam pengalaman-ku bersama Yesus pada 5 September,1999.  Kami berada di Gereja dan Kuasa Allah memenuhi kami. Saya terjatuh ke Lantai dan merasakan kehadiran Allah didalam-ku.  Seolah-olah menawarkan-ku, dan mulai-lah suatu Penglihatan padaku.</p>
<p>Dalam penglihatan, Saya melihat ada dua jalan, satu sangat lebar, dan banyak orang berjalan pada jalan itu, tetapi mereka berjalan menuju pada kehancuran mereka. Jalan yang berikut sangat sempit, Saya melihat banyak orang yang berjalan pada jalan itu, memuji dan memuliakan Tuhan.</p>
<p>Lalu Tuhan menunjukan penglihatan lain dimana Malaikat sedang berperang dengan seekor Naga.Naga ini melemparkan api dan iblis-iblis ke bumi ini.</p>
<p>Kemudian ku-lihat sebuah Jam sangat bercahaya. Terbuat dari emas. Jam menunjukkan pukul dua belas. Namun ku-lihat sebuah tangan menarik jarum jam kembali pada angka sebelas. Tuhan berkata padaku,&#8221;Lihat,Hamba-Ku,Ku-kembalikan jam itu sebab umat-Ku tak siap seperti yang Ku inginkan, Ku-kembalikan waktu itu, sebab Umat-Ku tidak memuji-Ku seperti yang KU-inginkan,namun besar Anugerah-Ku,kesempatan terakhir Ku-berikan, supaya setiap orang yang bertelut pada kaki-KU menerima kehidupan kekal&#8221;</p>
<p>Sementara aku berada di lantai. kulihat seorang penunggang kuda datang. Tuhan mendekati tempat dimana aku berada Di-ulurkan tanganNya, dan kurasakan Roh-ku keluar dari tubuhku dan didekapNYA. Kami mulai menunggang kuda, menanjak dan berhenti di tempat yang tidak tinggi ataupun rendah. Dia berkata padaku, &#8220;Lihat hamba-Ku, Telah Ku-katakan bahwa Aku datang membawa-mu,dan itulah yang Ku-lakukan sekarang,sebab apa yang keluar dari mulut-Ku Aku menggenapinya. Apa yang kukatakan,itu yang Ku-perbuat. Itulah sebabnya Aku membawa-mu ketempat ini. Pertama-tama akan Ku-tunjukan padaMu Luka-luka-Ku, agar kau dapat perhitungkan dan tak pernah melupakan apa yang telah Kuperbuat bagimu sekalian.&#8221;</p>
<p>Kami tiba pada Takhta Allah dan Tuhan menunjukan-ku dimana paku-paku itu terletak dan bagian tubuhNya yang tertikam. Dia menangis. Kulihat bekas-bekas luka dan bilur-bilur yang telah diangkutNya bagi kita semua. Dia berkata, &#8220;Lihat Hamba-Ku, banyak diantaramu yang tidak memperhitungkan semua yang telah kuperbuat bagimu, banyak diantaramu lupa bahwa Aku telah mati di salibkan bagimu, Ku-rasakan sakit hamba-Ku. Rasa Sakit yang sangat saat Umat-Ku menyangkal-Ku, seperti membuka luka-luka itu kembali, sangat menyakiti-Ku.Seolah-olah mereka menyalibkan-Ku kembali.&#8221;Ku-lihat Tuhan menangis, Sakit saat kita mengecewakan-Nya.</p>
<p><strong>-SURGA-</strong></p>
<p>Dia berkata, &#8220;Hamba akan Ku-tunjukan banyak hal,jalan emas dan lautan kaca, agar kau dapat pergi dan sampaikan pada umatKu segala keindahan yang Kusiapkan bagi mereka.&#8221;</p>
<p>Kami tiba pada jalan indah.Tak pernah Kulihat dibumi. Jalan-jalan itu bercahaya! Tuhan berkata, &#8220;HambaKu, sentuhlah jalan emas ini, sebab kau dan umat-Ku akan hidup disini, ketempat ini umat-Ku akan segera tiba.&#8221; Ku-lihat refleksi kami yang sedang menunggang kuda pada jalan itu.</p>
<p>Lalu kami tiba pada lautan kaca, sangat indah. Tuhan berkata, &#8220;HambaKu, semua ini bukan untuk-Ku,semua ini untuk umat-Ku. Semua yang engkau jamah telah Aku siapkan dengan cinta-Ku bagi umat-Ku.&#8221; Dia berkata, &#8220;Hamba marilah, sebab akan Ku-tunjukan hal –hal lain.&#8221;</p>
<p>Selanjutnya kami tiba di tempat dimana saya melihat kemuliaan Allah, dan merasakan Kuasa Nya. sungguh indah. Kulihat meja-meja, saya bertanya, &#8220;Tuhan untuk apa meja-meja ini?&#8221;  Dia katakan, &#8220;Hamba, ingat perjamuan kawin anak Domba,ingat bahwa pada meja-meja ini akan dirayakan perjamuan kawin anak Domba.&#8221;Kulihat meja-meja yang tak terhitung banyaknya, dan tak dapat melihat ujung-ujungnya. Ada Malaikat pada setiap meja, saya bertanya, &#8220;Tuhan, mengapa ada Malaikat pada setiap meja dan kursi?&#8221;  Tuhan berkata, &#8220;Hamba-Ku,Mereka ini sedang mendekorasi meja-meja ini, dan bersiap pada setiap meja sebab Aku telah selesai menyediakan segala sesuatu.&#8221;</p>
<p>Saudara/iku, meja-meja itu sangat bercahaya; semuanya terbuat dari emas. Meja-meja itu sangat indah didekorasikan. Kulihat bagaimana Malaikat-malaikat menaruh garpu, pisau, sendok, gelas, dan peralatan lain yang terbuat dari emas, sangat indah. Tuhan berkata, &#8220;Hamba,katakan pada umat-Ku bersiap sebab segera Aku akan membawa mereka supaya mereka dapat datang ketempat ini dan menikmati perjamuan kawin anak Domba.&#8221;  Sangat indah; Hadirat Tuhan dapat dirasakan disana, Kemuliaan dan Kemaha-Kuasaan-Nya! Tuhan berkata, &#8220;Hamba, kemarilah</p>
<p>sebab Aku akan menunjukan hal-hal yang lain.&#8221;Kami tiba pada suatu tempat dengan banyak pintu, sangat indah. Saya berkata, &#8220;Tuhan apa dibalik pintu-pintu ini?&#8221;  Dia berkata, &#8220;dibalik pintu-pintu ini adalah Rasul-Rasul Ku,dibalik pintu-pintu ini adalah nabi-nabi-Ku,dibalik pintu-pintu ini adalah mereka yang sekali berjalan dibumi memuji dan memuliakan Nama-Ku.&#8221;</p>
<p><strong>-MARIA-</strong></p>
<p>Kami menunggang lagi dan tiba pada sebuah pintu yang setengah terbuka, Tuhan berkata, &#8220;Hamba kemarilah, sebab dibalik pintu ini adalah Maria. Mendekatlah dan dengar apa yang sedang dikatakannya, supaya kau dapat pergi dan katakan pada Umat-Ku, katakanlah pada mereka bagaimana Maria sedang menderita.&#8221;  Saya mendekat dan melihat seorang gadis muda, yang sangat cantik, dan sangat elok parasnya. Sedang melihat melalui suatu jendela yang kecil. Dia sedang bertelut dan melihat kebawah memandang bumi, menangis karena kesakitan yang sangat.</p>
<p>Maria berkata, &#8220;Mengapa kamu menyembahku? mengapa, Jika aku tidak memiliki Kuasa! Mengapa kamu menyembahku? Aku tidak melakukan sesuatu apapun! Jangan menyembahku! Jangan bertelut padaku! Aku tak dapat menyelamatkanmu! Yang hanya dapat menyelamatkan, yang hanya dapat menebusmu ialah Yesus, yang telah mati untuk semua manusia! Banyak orang mengatakan aku memiliki kuasa, bahwa aku dapat mendatangkan mujizat-mujizat, tetapi semua itu tipu muslihat! aku tidak dapat berbuat apapun! Allah yang Maha Kuasa berkenan denganku dan menggunakan rahimku agar Yesus dapat lahir dan menyelamatkan setiap orang, tetapi aku tidak memiliki kuasa apapun. Aku tak dapat melakukan apapun! Jangan bertelut padaku! Jangan menyembahku! Sebab aku tak layak disembah. Hanya satu Yang layak, yang disembah dan didambahkan adalah Yesus! Dialah satu-satuNya yang menyembuhkan dan menyelamatkan!&#8221;</p>
<p>Saya dapat melihat wanita muda itu sedang dalam kesakitan yang sangat, penuh dengan kepedihan dan tangisan. Dia berkata, &#8220;Tidak! Tidak! Jangan menyembahku! Mengapa kamu bertelut padaku? Aku tidak melakukan apapun!&#8221;  Saudara/i terkasih, sangat luarbiasa dapat melihat wanita muda ini, bagaimana dia menangis dengan kepedihan dan kesedihan.</p>
<p><strong>-JUBAH-JUBAH DAN MAHKOTA-MAHKOTA-</strong></p>
<p>Tuhan mengatakan padaku, &#8220;Hamba kemarilah, sebab Aku akan terus menunjukan hal-hal padamu.&#8221;  Kami tiba pada tempat indah dimana Aku dapat merasakan kemuliaan Allah. Saya melihat barisan jubah-jubah putih, sangat putih dan indah! Saya menyentuhnya dan Tuhan berkata, &#8220;Hamba, jamahlah, sebab jubah-jubah ini adalah untuk kamu sekalian.&#8221;</p>
<p>Ku-lihat banyak Jubah dan kujamah. sangat putih dan bercahaya, tak ada sepertinya yang pernah kujamah dibumi ini. Tuhan berkata,&#8221;Hamba,bagimulah sekalian Jubah-Jubah ini.&#8221;  Airmata jatuh di pipih Tuhan.  Ia berkata, &#8220;Hamba, banyak dari jubah ini akan berada disini, menunggu seseorang untuk membawanya. Banyak Jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh.&#8221;  &#8220;Mengapa Tuhan?&#8221; Saya bertanya.  &#8220;Sebab banyak yang tidak menyembahKu seperti yang Ku-inginkan, banyak yang tidak menaruh perhatian terhadap semua yang telah Ku-perbuat bagimu sekalian. Hamba, banyak Jubah ini akan berada disini, menunggu sebuah tubuh, sebab dalam Kerajaan Ku Aku tidak menerimah sesuatu yang kotor. Aku hanya mengijinkan hal-hal yang Kudus, sebab ada tertulis pada FirmanKu, Kuduslah kamu, sebab Aku Kudus.&#8221; (1 Petrus 1:16)</p>
<p>Saya melihat banyak Jubah; Masing-masing Jubah memiliki nama yang tertulis dengan emas. Kujamah Jubah yang kecil dan yang berbeda ukuran, dan saya bertanya, &#8220;Tuhan, yang kecil –kecil ini, siapakah yang akan memakainya?&#8221;  Tuhan menjawab, &#8220;Hamba, ingat anak-anakKu yang kecil, ingat yang kuperolah untuk masing-masing mereka, Aku bukanlah seorang pemberi Hormat, Jubah-Jubah ini bagi anak-anakKu yang memuji NamaKu, mereka adalah anak-anakKu yang suka pergi ke RumahKu dan memuji NamaKu, Aku bahkan menyediakan sesuatu yang besar bagi mereka. Aku mempunyaiNya bagi setiap orang yang mencariKu, Bagi semua yang datang bertelut pada KakiKu, Aku memberikan Kehidupan yang kekal.&#8221;</p>
<p>Kami menunggang lagi dan segera tiba pada suatu tempat yang penuh dengan Mahkota-Mahkota. sangat mewah, Mereka berkilauan, saya berkata,&#8221;OhTuhan!Mereka, sangat indah.Untuk siapakah Mahkota-Mahkota itu? Tuhan berkata, &#8220;Hamba,mahkota-mahkota yang kau jamah ini, adalah bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan-Ku, Bagi mereka yang sungguh-sungguh memuliakan NamaKu seperti yang Kuinginkan.&#8221;</p>
<p>Tuhan menunjukanku Mahkota lain, namun saat kuperhatikan hanyalah bingkaian. Kemudian Tuhan berkata, &#8220;Hamba lihatlah ini.&#8221; Dan Kulihat Mahkota lain, Mahkota ini terbuat dari semak duri saya bertanya, &#8220;Tuhan, Jangan biarkan sebuah Mahkota berduri atau hanya bingkai bagiku!&#8221; Tuhan berkata, &#8220;Hamba, ditempat ini ada tiga tipe Mahkota: yang mewah dan yang bersinar yang dapat dilihat dan dijamah adalah bagi mereka yang sungguh – sungguh memuliakan NamaKu, bagi mereka yang dengan segenap hati memuji NamaKu. Bagi mereka yang bekerja pada kebun anggurKu, bagi mereka yang senang berada di RumahKu, bagi mereka yang mengabdi dan bersukacita dalam penderitaan bagi FirmanKu. Mahkota lukisan, yang dapat kau lihat dan jamah adalah bagi mereka yang bermain-main dengan FirmanKu, bagi mereka yang tak mau berada di RumahKu, bagi mereka yang tak mau berpuasa, atau bersungguh-sungguh,bahkan tidak memuliakan NamaKu, Mahkota itu bagi mereka yang memujiKu dengan mulut tetapi bukan dengan hati seperti yang Ku inginkan. Mengapa HambaKu? Sebab tak seorangpun dapat menipuku, tak ada crown of thorns    tempat persembunyian dihadapanKu. Hamba, Mahkota itu terbuat dari onak duri. yang kau jamah dan lihat, adalah bagi mereka yang membuat lelucon dengan FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka kepada siapa Aku mengetok pintu hati tetapi mereka tidak menerimah FirmanKu, bagi mereka yang mengkritik FirmanKu, bagi mereka yang Kuketok pintu hati mereka tetapi tak mau menerimah FirmanKu, bagi mereka semua yang mengkritik FirmanKu.&#8221;</p>
<p><strong>-PENGLIHATAN PENGANGKATAN-</strong></p>
<p>Jesus_in_the_CloudsTuhan berkata,&#8221;Hamba akan Ku-tunjukan saatnya, bagaimana kedatangan Ku akan terjadi.&#8221; Saya berkata,&#8221;Tuhan telah banyak yang kulihat,mengapa Tuhan menunjukankan ku yang lebih?&#8221; Kami tiba pada Tahta Allah, u lihat ribuan Malaikat berkumpul. Kami mulai turun, dan berhenti pada awan-awan putih yang indah. Tuhan memberi perintah pada Malaikat-malaikat untuk datang dan menerima Gereja, Tuhan katakan, &#8220;Hamba perhatikan baik-baik,beginilah saatnya Aku datang kembali, inilah kedatanganKu.&#8221;</p>
<p>RaptureKulihat orang-orang terangkat di keempat penjuru bumi, memuji nama Tuhan. Dan dipenuhi kuasa Allah. Berpakaian putih dan terangkat.Mereka nyanyikan lagu indah,&#8221;Kudus,Kudus, Kuduslah ya Tuhan! Terimakasih Bapa!Sebab Engkau telah mengangkat kami!TerimakasihTuhan,sebab Engkau telah mengangkat kami!&#8221;</p>
<p>Kulihat berbagai jenis orang, tinggi, pendek, hitam, putih. Semua orang, dan semua Malaikat terangkat bersama-sama kearah dimana kami berada. Semuanya penuh Ucapan Syukur bagi Tuhan, kami semua berkata, &#8220;Kudus! Kudus! Kuduslah Tuhan!&#8221; sangat luar biasa, Saya melihat banyak orang dan berpikir saya mengenal mereka. Mereka semua dipenuhi kemuliaan Allah.</p>
<p><strong>-PENGLIHATAN MASA TRIBULASI (KESUKARAN)-</strong></p>
<p>Setelah itu kami tiba pada Takhta Allah, Tuhan berkata, &#8220;Hamba, marilah.&#8221; Kami keluar dari ruangan Tahta dan tiba di suatu tempat berjendela kecil. Tuhan berkata, &#8220;Hamba, pandanglah kebawah.&#8221;  kulihat desolasi yang buruk, desolasi yang dasyat; seluruh bumi penuh kesulitan dan penderitaan. Tuhan berkata, &#8220;Lihat Hamba, inilah yang akan terjadi setelah Ku-jemput Umat-Ku dari bumi, kejadian ini setelah kedatangan-Ku, kejadian ini setelah Gereja-Ku berada disini bersama-Ku.&#8221; Kulihat desolasi yang sangat dasyat.</p>
<p>Kulihat orang merayakan sesuatu sejenak, lalu,Kulihat Bapa mencari anaknya, seorang ibu mencari anak-anak perempuannya, namun tak menemukan, karena Allah yang Maha Kuasa telah membawa mereka.Keluarga mencari keluarganya namun tak menemukannya.Orang-orang mencari tetangga nya namun tak menemukannya,sebab Tuhan telah mengangkat mereka bersama-sama dengan Dia.</p>
<p>Sesuatu dasyat telah terjadi diseluruh bumi. Ku-lihat pendeta berlari dari satu tempat ketempat lain, saya bertanya, &#8220;Tuhan, mengapa orang itu berlari kian kemari?&#8221; Tuhan menjawab, &#8220;Hamba, orang ini seorang pendeta, namun karena Dia mengira Aku akan berlambat, diapun tertinggal. Dia tak mengira Aku datang sekarang,dia mengira saat kedatanganKu sangat lama,itu sebabnya dia tertinggal.&#8221; Pendeta itu berlari kian kemari,berkata &#8220;Tuhan, mengapa saya tertinggal dibelakang? Jika saya seorang Pendeta, jika saya mempunyai posisi dalam Gereja, dan Gereja telah pergi, saya tertinggal?mengapa?&#8221; Tuhan menjawab,&#8221;Hamba, Aku tak dapat berbuat sesuatu sekarang, dia mengira kedatanganKu akan di perlambat, sebab itu, dia tertinggal.&#8221;</p>
<p>Kulihat orang itu disiksa. Dia berkata,&#8221;Yang Kuinginkan yaitu di angkat bersama Yesus! yang kumau yaitu bersama Tuhan sebab aku tak mau disini dan menderita dalam kesusahan yang besar ini!&#8221;dia terus berlari kian kemari dan bertanya pada dirinya, &#8220;mengapa saya tertinggal? Bawalah saya denganMu Tuhan! Saya tak mau disini dan menderita!&#8221;  Tuhan berkata, &#8220;Hamba, tak ada yang dapat Kuperbuat sekarang, sekian lama Aku berbicara dengannya dan berkata bahwa Aku datang segera, namun dia tidak mempercayai-Ku, baiklah, sekarang dia tertinggal.&#8221;</p>
<p>Saya melihat orang-orang berlari kian kemari. Sangat banyak, putus asa, mencoba mencari damai namun tak menemukan. Mereka berteriak,&#8221;Kami inginkan Firman Hidup! Kami haus Firman Allah!&#8221;Namun sudah terlambat, sebab Tuhan telah membawa Gereja bersamaNya.</p>
<p>Kulihat anak-anak muda perempuan dan lelaki berlari di hutan,dan gunung-gunung mencoba mencari damai. Namun tidak menemukan. Tuhan berkata mengapa,’ Hamba AKu telah membawah GerejaKu, sekarang setan-lah yang mengontrol.” Setan mengontrol dan kesusahan sedang terjadi dibumi! Orang-orang berlari dari satu tempat ketempat lain. mereka mau memakan sesamanya hidup-hidup, dan tarik menarik rambut. Menyalakan satu sama lain dan saling menyakiti, sebab mereka ingin kedamaian, namun tak menemukannya! sangat sulit sebab Tuhan telah membawah GerejaNya.</p>
<p>Masa sukar di bumi, Kulihat hal buruk. Banyak orang menyakiti satu sama lain, mengatakan, &#8220;kami inginkan kasih!Kami inginkan damai!&#8221; Namun terlambat! Tuhan berkata,&#8221;Lihat HambaKu, Aku telah berbicara pada mereka, Aku memberikan waktu mengetok pada pintu hati orang-orang ini, Namun mereka tak mau melihat padaKu. baiklah,sekarang mereka tertinggal, dan tak ada yang dapat Ku-lakukan bagi mereka sekarang. mengapa,sebab Aku telah membawah GerejaKu bersama Ku. Sedang Umat-Ku berada di Surga dengan-Ku menikmati perjamuan kawin anak Domba, sementara orang-orang ini dalam penderitaan,akan ada tangisan dan kertak gigi. Sebab mereka tidak menuruti Firman-Ku, mereka lebih suka ber lelucon dan mengkritik Firman-Ku.&#8221;</p>
<p><strong>-KITAB KEHIDUPAN-</strong></p>
<p>Tuhan menunjukan sebuah buku besar. bercahaya dan terbuat dari emas. Saya berkata, &#8220;Tuhan buku besar itu,untuk apakah itu?&#8221; Dia menjawabku, &#8220;Hamba dalam buku ini ada nama-nama mereka yang memuji-Ku, dan nama-nama mereka yang bertobat dan mencari jalan-jalan-Ku. Sebab inilah Kitab kehidupan. Dalam buku ini tertulis mereka semua yang berkumpul bersama memuji dan memuliakan Nama-Ku.&#8221; Buku itu sangat besar, ditulis dengan emas. Dia berkata, &#8220;Lihat Hamba-Ku,banyak nama-nama ini belum Ku-hapus sebab besar Anugerah-Ku,banyak telah berpaling. Banyak telah membelakangi-Ku, namun Anugerah-Ku besar sehingga belum Ku-hapus mereka, sebab tidak Ku-kehendaki seorangpun binasa,tetapi menerimah hidup Kekal.&#8221;Kujamah, dan kulihat banyak nama tertulis didalam nya.</p>
<p>-NERAKA-</p>
<p>Kemudian Tuhan berkata,&#8221;Hamba,Akan Ku-tunjukan neraka.&#8221; saya berkata, &#8220;Tuhan,jangan,saya tak mungkin menghadapinya,semua yang Engkau tunjukan,sudahlah cukup.&#8221; Tuhan berkata padaku, &#8220;Hamba akan Ku-tunjukan neraka,agar kau pergi dan beritakan pada Gereja dan manusia bahwa ada Surga dan juga ada Neraka.&#8221; Kami mulai turun.Masih jauh dari neraka saat kudengar jeritan dan keluhan. Saya berkata, &#8220;Tuhan bawalah saya keluar dari sini,sebab saya tak mampu menghadapinya!&#8221; Tuhan menjawab,&#8221;Lihat Hamba,jangan takut sebab Aku menyertaiMu.” Kami turun melalui beberapa terowongan.Gelap pekat di tempat itu seperti tak pernah kurasakan di bumi Kami lalui beberapa tembok dan kudengar banyak jiwa-jiwa yang menjerit dan berteriak, teriakan kesakitan dan kepedihan. Tuhan berkata,&#8221;Hamba mari berjalan.&#8221; Kami tiba pada tempat dimana ada orang berteriak.saya bertanya, &#8220;Tuhan,mengapa kami berhenti disini?&#8221; Dia menjawab,&#8221;Lihat Hamba,perhatikan orang ini,sebab orang ini adalah keluargamu didunia.&#8221; Saya berkata, &#8220;Tuhan siapa dia? Saya tak dapat mengenalnya.&#8221; Tuhan berkata, &#8220;dia adalah nenekmu sewaktu didunia, dia keluargamu,tetapi dia sangat tidak percaya, itulah sebabnya dia disini.</p>
<p>Ia berkata, &#8220;Tolong berikan aku air,bawah aku keluar dari sini, sebab saya tak dapat menahan penderitaan ini, saya haus.&#8221; Namun saya tak dapat berbuat sesuatu, hanya menangis. Dan berkata,&#8221;Tuhan untuk AnugerahMu yang pasti dan untuk kebaikanMu yang pasti,bawalah ia keluar dari sini!mengapa ia disini,jika orang tua ku berkata bahwa ia di Surga?&#8221;</p>
<p>Tuhan berkata, &#8220;Hamba,Pendeta katakan pada orang tuamu bahwa dia telah pergi ke Surga,namun itu tipu. penipuan, sebab dia menyembah khayalan, dia mendambakan khayalan-khayalan, dan lihat bagaimana khayalannya tak dapat menyelamatkannya. Berulangkali Aku mengetok pintu hatinya, agar dia membukanya, dan Aku akan masuk, namun dia memutuskan untuk berlelucon dengan Firman-Ku. Dia putuskan lebih baik mengikuti dunia daripada Menghormati NamaKu, dan itulah sebabnya dia berada disini. Dia tak pernah ingin menerimah Firman-Ku, dia tak pernah ingin bertobat,dan pendeta mengatakan pada mereka bahwa ia telah terbang ke surga dan bahwa dia telah berada dirumahnya disurga, namun itu suatu tipuan. Lihat HambaKu, dimana dia.&#8221; Dia menangis dalam kepedihan. Dan berkata, &#8220;berikan aku air! Bawalah aku keluar dari sini!&#8221; Tuhan berkata, &#8220;Hamba, Aku tak dapat melakukan sesuatu, Jiwa ini bukan milik-Ku lagi.&#8221; Kami berbalik dan melangkah pergi. Dia berteriak, &#8220;Tidak! Jangan tinggalkan aku disini! Berikan aku air!bawalah aku keluar dari sini!&#8221; dia tak dapat berbuat apa-apa.</p>
<p>Kami terus melihat banyak orang. Jiwa-jiwa mencoba menjamah Jubah Tuhan, dan berkata, &#8220;Bawalah kami keluar dari sini!&#8221; tetapi Tuhan berkata pada mereka, &#8220;Enyahlah dari padaKu, sebab engkau bukan kepunyaanKu lagi, punyamulah setan dan iblis-iblisnya.&#8221;   Itu suatu tempat yang buruk, dengan banyak jiwa-jiwa, sangat banyak orang.</p>
<p><strong>-tahta setan -</strong></p>
<p>Kami tiba di tempat buruk, Tuhan berkata, &#8220;Lihat Hamba, Akan Ku-tunjukan tahta setan.&#8221; Saya berkata,&#8221;Tidak Tuhan! Saya tak mau melihat takhta itu!&#8221; Ia membalas,&#8221;Hamba jangan takut,sebab Aku menyertaiMu.&#8221; Kamipun tiba ditempat menakutkan, Kulihat kursi besar dan setan diatasnya. dia memiliki kuku yang besar, dia tertawa-tawa,tak dapat berhenti. Kulihat iblis dimana-mana. dalam berbagai ukuran, kulihat penguasa-penguasa, pertahanan-pertahanan, dan banyak iblis-iblis yang berbeda. kulihat setan memberikan perintah pada iblis-iblis, untuk pergi kedunia dan memprovokasi segala macam perkara jahat.</p>
<p>Kulihat bagaimana iblis-iblis ini pergi dan meyebabkan kehancuran, pembunuhan, pertikaian, perceraian serta segala bentuk kejahatan. Lalu mereka kembali dan melaporkan apa yang mereka telah buat. Dan setan akan tertawa-tawa. dan ia memberikan hadiah pada iblis-iblis itu, dan iblis-iblis itu mulai merayakannya, dan memujinya serta bernyanyi untuknya.</p>
<p>Kulihat setan mempunyai rancangan besar menghancurkan orang Kristen, menghancurkan hamba-hamba Allah. Kulihat Gereja-Gereja megah dan jemaat yang modernisasi. Tuhan berkata,&#8221;Lihat Hamba,Gereja-Gereja ini telah dipengaruhi oleh setan, mereka tak akan diangkat bersama denganKu.&#8221;</p>
<p>Tuhan tunjukan bagaimana setan menyebabkan pembunuhan, dan semua jiwa-jiwa itu yang tiba di tempat terkutuk ini, sebuah tempat keji.  Kulihat tungku perapian, dan Tuhan berkata, &#8220;Lihat Hamba,inilah lautan api, dan ini adalah neraka.&#8221;</p>
<p>Setiap saat iblis-iblis menyebabkan pembunuhan, jiwa-jiwa itu jatuh kedalam perapian. Api lalu membakar melelehkan mereka. Jiwa-jiwa itu menangis dalam kesakitan dan siksaan, dan iblis-iblis akan kembali pada takhta setan dan menceritakan apa yang mereka lakukan.  setan akan tertawa-tawa dan memberi hadiah pada iblis-iblis itu. mereka lalu menyanyi dan melompat bagi setan, dan merayakannya.  setan tertawa dengan gembira dan bangga sebab semua jiwa-jiwa yang tiba di neraka. Jiwa-jiwa ini jatuh setiap detik, setanpun sangat bangga dan membuatnya tertawa-tawa.</p>
<p>Inderaku merasakan iblis-iblis disekitar itu, sangat banyak kubu-kubu pendirian. Saya berkata, &#8220;Tuhan tolong bawah saya keluar dari sini,saya tak dapat bertahan lagi.&#8221; Iblis-iblis akan menikam dan mengganggu jiwa-jiwa itu. jiwa-jiwa ini akan menjerit, &#8220;tinggalkan kami sendirian!tinggalkan kami dalam damai, kami tak mau diganggu lagi, kami ingin kedamaian!&#8221; iblis-iblis inipun tertawa.</p>
<p><strong>-KOTA KUDUS-</strong></p>
<p>Setelah itu kami pergi dan Tuhan berkata, &#8220;Lihat,Hamba Aku akan menunjukan Kota Kudus, agar kau dapat pergi dan katakan pada umat-Ku keagungan yang kusiapkan bagi mereka.&#8221;  Kami menanjak dan tiba pada suatu tempat yang indah, dimana ada pepohonan indah, cemara yang sangat tinggi. Segala sesuatu sangat indah disana. Saya dapat merasakan kedamaian.</p>
<p>Ada pelangi indah Pada pintu kota itu. Banyak malaikat pada kedua sisi jalannya. Kami melalui pintu dan Tuhan berkata, &#8220;Hamba, inilah Kota Kudus.&#8221; Kami berjalan hingga tiba pada sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga rose indah, yang tak pernah kulihat di bumi.</p>
<p>HeavenHeavenly FlowersKulepaskan tangan Tuhan lalu berlari ketaman. Kupeluk bunga –bunga itu, mereka sangat sempurna dan aromanya sangat nikmat. Saya hendak memetik bunga namun Tuhan berkata, &#8220;tidak Hamba, belum saatnya mengambil sesuatu. Kau dapat mengambil bunga-bunga ini saat umat-Ku tiba disini, saat Gereja-Ku tiba ditempat ini, lalu dapat kau ambil bunga-bunga ini.&#8221; Saya katakan,&#8221;Tuhan, kuingin membawah hanya satu bunga agar dapat kutunjukan pada semua Gereja dibumi.&#8221; Tetapi Tuhan berkata, &#8220;Tidak, hamba,karena Umat-Ku belum tiba disini.&#8221; Kulihat banyak tipe bunga-bunga indah.</p>
<p>Kami lalui padang rumput hijau yang indah.Tuhan duduk pada rumput,dan dengan senyuman indah Dia berkata,&#8221;Hamba, semua yang kau lihat dan jamah ini telah Ku-sediakan bagi umat-Ku.&#8221;</p>
<p>Kami ketempat dimana sebuah pohon besar dipenuhi buah-buahan.Saya berkata, &#8220;Tuhan,pohon ini? Apa arti pohon ini?Dan semua buah-buah ini?&#8221; Hendak kupetik se-buah namun sekali lagi Tuhan katakan,&#8221;Tidak,Hamba, kau belum dapat memetik buah-buah itu,sebab pohon ini adalah pohon kehidupan, dari pohon kehidupan ini umat-Ku akan makan saat mereka tiba disini. Sementara itu kau tak dapat memetik apapun sampai mereka telah tiba disini.&#8221; Buah pohon itu sangat indah.</p>
<p>Kami berpacu,kulihat kupu-kupu dan hewan indah. Tuhan berkata,&#8221;Hamba semua ini bagi umat-Ku. Katakan pada umat-Ku bahwa segera,mereka akan bersamaKu disini,di kota Kudus ini.&#8221;</p>
<p>Kami lanjut dan tiba ditempat indah lain,banyak pepohonan besar dan cemara. Tuhan berkata, &#8220;Hamba,semua ini bagi umat-Ku.hamba,kemarilah sebab hendak Ku-tunjukan suatu kejutan.&#8221;</p>
<p>Kami tiba ditempat dimana banyak Malaikat berada. Seorang Malaikat sangat besar, mempunyai sebuah sangkakala besar pada mulutnya. Saya berkata, &#8220;Tuhan, malaikat itu,apa artinya?&#8221; Tuhan menjawab, &#8220;Lihat Hamba,malaikat ini sedang menunggu tanda, Ia sedang menunggu aba-aba yang akan Kuberi, agar Dia meniup sangkakala, saat Ia memainkan sangkakala, umat-Ku akan terangkat, diangkat,dan di-ubah. Namun pastikan satu hal hamba, sangkakala ini akan terdengar bagi yang memperhatikan!sebab itu pergi dan katakan pada umat-Ku untuk memperhatikan, katakan pada umatKu jangan tertidur,sebab jika tertidur,engkau tak dapat mendengar sangkakala,katakan pada umat-Ku untuk memperhatikan,bagi mereka yang tidur,Aku tak dapat membangunkan mereka.&#8221;</p>
<p>Malaikat ini sangat besar dan indah, dibelakangnya ada banyak malaikat yang mempunyai sangkakala kecil. Yang terbuat dari emas, sangat bercahaya. Tuhan katakan, &#8220;Hamba,katakan pada umat-Ku untuk bersiap,Aku hendak memberi aba-aba bagi sangkakala dibunyikan.&#8221;</p>
<p>kami terus menunggang dan Tuhan berkata, &#8220;Lihat hamba,Akan Ku-tunjukan Takhta Bapa-Ku. Belum Ku-tunjukan pada-Mu, namun akan Ku-tunjukan sekarang, agar kau dapat pergi dan katakan pada umat-Ku bahwa Bapa-Ku benar-benar ada, dan bahwa Aku benar-benar ada.&#8221; Kami mulai berjalan, Tuhan, Malakat dan saya. Saat masih jauh dari Takhta Bapa, saya tak bisa bertahan;tak bisa berdiri dihadapan Kuasa dan Kemuliaan. Saat mendekat, Saya merasa seperti sebuah kapas, saya tak mampu. Jika malaikat tidak memegangku, maka saya tak bisa berjalan.</p>
<p>Kami tiba pada Takhta Bapa, dan saya dapat merasakan sesuatu Kuasa yang dasyat mengalir dari Takhta.  Kilat yang kuat datang dari Takhta; sangat mulia dan Besar. Kekuatan yang dasyat sedang mengelilingi Takhta; bersinar dan terbuat dari emas. Seseorang duduk di Takhta, tetapi Saya tak dapat melihat wajahNya, saya tak dapat bertahan dengan Kuasa yang mengalir dari Takhta. Saya hanya dapat melihat Bapa dari pinggangnya kebawah. Tetapi dari pinggang keatas tak dapat kulihat, karena saya telah terjatuh kelantai. tak mampu dengan Kuasa dan kemuliaan.</p>
<p>Setelah itu kulihat 24 tua-tua memuji dan memuliakan Nama Tuhan. Kulihat Malaikat-malaikat penghulu juga memuliakan Nama Tuhan. Ke-24 tua-tua bersujud dan berkata &#8220;Kudud,Kudus,Kudus-lah Tuhan!&#8221;  Malaikat-malaikat tidak pernah merasa lelah memuliakan dan memuji Tuhan, dan tua-tua tidak pernah berhenti memuliakan Nama Tuhan. Api yang dasyat datang dari Takhta, dan ada banyak hal-hal yang indah ada pada Takhta itu.</p>
<p>Kemudian kami meninggalkan Takhta dan datang pada Malaikat yang besar. Saya berkata, &#8220;Tuhan siapakah malaikat itu?&#8221; Tuhan menjawab, &#8220;Lihat hamba, inilah Malaikat Gabriel, dan Lihat pada malaikat yang lain,sebab inilah Mikael.&#8221; Mereka sangat besar dan indah. Tuhan berkata, &#8220;Hamba,pergi dan katakan pada umat-Ku bahwa malaikat Gabriel dan malaikat Mikael sungguh ada.&#8221;</p>
<p>Setelah itu Tuhan berkata, &#8220;Hamba, kemarilah, sebab akan Ku-tunjukan cambuk.&#8221; Kami tiba di tempat lain dimana kulihat Tuhan mengeluarkan sebuah cambuk ada tiga bagian di ujungnya. Dia memukul sebuah kursi besar, dan berkata, &#8220;Hamba ini bagi anak-anak yang tidak taat, cambuk ini bagi mereka yang tidak mematuhi Firman-Ku, baiklah, Aku akan mencambuk mereka dengan cambuk ini, sebab Aku menghajar mereka yang Ku-kasihi.&#8221; Kulihat Tuhan mencambuk sebuah kursi, dan saya berkata, &#8220;Tolong Ayah,jangan memukulku dengan cambuk itu!&#8221; Tuhan membalas, &#8220;Baiklah Hamba, jika demikian Patuh-lah pada-Ku, sebab siapa yang tidak mematuhi-Ku, AKu-men-disiplinkan.&#8221; (Wahtu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, Ia Kutegor dan Kuhajar.sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah.)</p>
<p>Tuhan membawahku ketempat istimewa,indah,kulihat Makhota–Makhota emas. Namun makhota-makhota ini telah mempunyai nama tertulis padanya, dan dipenuhi mutiara-mutiara!Tuhan berkata, &#8220;Lihat hamba, makhota disini adalah untuk hamba-Ku Yiye Avila, ini untuk hamba-Ku Arturo García.&#8221; Makhota-makhota itu sangat berharga! satu Makhota tertulis&#8221;Aida Vadillo&#8221;, yang lain &#8220;Miguel Duran&#8221;,lainnya&#8221;Armando Duran.&#8221;"Tuhan sekarang dapat kulihat dan kujamah semua makhota hamba-hamba.&#8221; Juga kulihat makhota untuk&#8221;Pablo Pintado&#8221;,and&#8221;Nahum Zamudio.&#8221;</p>
<p>Tuhan berkata, &#8220;Hamba, disini Kuijinkan engkau melihat. Ini menunjukan padamu bahwa makhota-makhota hamba-Ku yang bekerja pada kebun anggur-Ku, ada pada-Ku. Sebab itu dapat kau lihat bahwa hamba-Ku yang memberitakan Firman-Ku. Aku mempunyai hadiah yang besar bagi mereka.&#8221; Kulihat ribuan makhota-makhota, dengan nama.</p>
<p>Kujamah sebuah makhota, tetapi kulihat makhota ini gugur semuanya.  &#8220;Tuhan! Jangan biarkan makhota ini menjadi milikku!&#8221; Tuhan berkata, &#8220;Lihat Hamba, inilah yang terjadi bagi mereka yang tidak mau bekerja pada kebun anggur-Ku lagi, kepada siapa yang lebih suka membelakangi-Ku dari pada memuji-Ku. Lihatlah hamba, hamba ini tak mau memuji-Ku lagi, inilah yang terjadi dengan makhotanya. Hamba-hamba yang tak mau bekerja di kebun anggur-Ku lagi, Crown losing Jewelsinilah yang terjadi dengan makhotanya.&#8221;  (Wahyu 3: 11)</p>
<p>Tuhan membawaku ketempat indah lainnya, dan kulihat banyak orang yang sedang tertidur. Mereka dikenakan jubah-jubah putih. Saya berkata, &#8220;Tuhan, siapakah orang-orang ini?&#8221; Tuhan menjawab, &#8220;Lihat hamba, semua orang-orang ini adalah mereka yang telah mati dibumi, dan sekarang mereka beristirahat di Firdaus, dan ketika tanda Ku-beri bagi sangkakala dibunyikan, yang mati akan dibangkitkan terlebih dahulu kemudian yang berada dibumi.&#8221; Banyak sekali orang-orang, dan jubah –jubah merekapun sangat putih.  (1 Tesalonika 4:16-17)</p>
<p>Tak ada seorangpun berbicara kepada yang lainnya; mereka hanya tertidur, dalam ketiduran yang nyenyak. Dan Tuhan berkata padaku, &#8220;Hamba mereka sedang beristirahat, tetapi pada saat sangkakala dibunyikan, mereka akan bangkit pertama, dan mereka yang masih berada di bumi akan terangkat bersama-sama dengan-Ku, bersama dengan-Ku. Dan Kemudian kami dapat merayakan perjamuan kawin Anak Domba.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/penglihatan-kota-kudus-tahta-allah-dan-pengangkatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesaksian Joseph Surga Terbuka</title>
		<link>http://www.surga.info/kesaksian-joseph-surga-terbuka/</link>
		<comments>http://www.surga.info/kesaksian-joseph-surga-terbuka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 01:06:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penglihatan & Pengalaman di Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.surga.info/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Saya melihat sebuah gedung megah dan besar, tetapi saya tidak dapat masuk ke dalamnya walupun pintunya terbuka. Saya merasa ada kekuatan yang menahan, saya diantar oleh 2 malaikat. Dari luar saya melihat ada sebuah peti dibungkus emas , diatasnya ada 2 patung emas berhadapan, di tengah-tengahnya ada sinar dan di belakangnya ada Tuhan Yesus, yang tangan-Nya memberkati peti itu, tetapi saat itu saya hanya melihat dari luar, karena malaikat itu berkata kepada saya:” Jika engkau mau masuk ke dalam gedung itu, hatimu harus benar-benar suci dan tulus.”]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.surga.info/wp-content/uploads/2009/06/sorga-terbuka.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-144" title="sorga-terbuka" src="http://www.surga.info/wp-content/uploads/2009/06/sorga-terbuka.jpg" alt="sorga-terbuka" width="320" height="240" /></a>Artikel ini adalah bab tentang Surga yang dikutip dari buku Sorga Terbuka Kesaksian Joseph anak berumur 11 tahun.</p>
<p>Untuk versi lengkapnya silakan <a href="http://www.surga.info/category/penglihatan-pengalaman-di-surga/" target="_blank">download buku Surga Terbuka dari sini</a> (sudah diupdate dari link sebelumnya)</p>
<p>Malam itu, kami berdoa hingga tengah malam, juga bersama dengan pendeta Miguel dari Miami. Sebagian kata dalam dalam doa beliau adalah:” Tuhan ,tunjukkanlah sisi yang lain dari dunia roh ini.” Lalu ia berkata: ”Joseph, engkau sudah melihat satu sisi dari alam roh yang mengejutkan dan sempat menakutkan, tetapi Joseph engkau juga akan melihat sisi lain dari dunia roh.” Memang , saya dan mama sempat berdoa:” Tuhan, jika dapat, lalukan penglihatan ini<br />
karena sangat menakutkan dan melelahkan.”</p>
<p>Saya melihat sebuah gedung megah dan besar, tetapi saya tidak dapat masuk ke dalamnya walupun pintunya terbuka. Saya merasa ada kekuatan yang menahan, saya diantar oleh 2 malaikat. Dari luar saya melihat ada sebuah peti dibungkus emas , diatasnya ada 2 patung emas berhadapan, di tengah-tengahnya ada sinar dan di belakangnya ada Tuhan Yesus, yang tangan-Nya memberkati peti itu, tetapi saat itu saya hanya melihat dari luar, karena malaikat itu berkata kepada saya:” Jika engkau mau masuk ke dalam gedung itu, hatimu harus benar-benar suci dan tulus.”</p>
<p>Saya diingatkan, bahwa saya masih menyimpan sakit hati terhadap mama. Kemudian saya melihat burung merpati yang terbang berpasangan. Malaikat mengatakan, bahwa burung merpati tidak mempunyai empedu, ia tidak mempunyai kepahitan hati. Dan ia melambangkan kesucian dan kesetiaan, karena jika salah satu dari pasangannya mati, burung itu tidak mencari pasangan lain hingga ia juga mati.</p>
<p>Saya sakit hati terhadap mama dan ini membuat saya sedih karena Tuhan tidak berkenan ,kemudian saya minta ampun kepada mama, demikian juga mama minta maaf kepada saya,terjadilah perdamaian antara kami.<br />
Malam itu saya berdoa dan saya merasakan seperti berada dalam kuasa Roh Kudus, tetapi Roh Kudus belum masuk menemui saya. Waktu berdoa sore itu dengan mama, lidah saya sudah kaku, tetapi rasanya Roh kudus tidak dapat masuk, lalu saya berkata kepada mama, Roh Kudus tidak dapat memenuhi saya , karena saya masih ada ganjalan dalam hati terhadap saudara saya.Jadi saya tunggu dia datang, lalu saya minta maaf, kemudian kita berdoa lagi bersama-sama dengan mama dan saudara-saudara, dan Tuhan memenuhi saya dengan Roh Kudus, Puji Tuhan.<br />
Sesudah saya minta ampun kepada mama, dan saudara saya untuk kepahitan hati saya, pagi-pagi sekali saya di bawa ke Sorga lagi. Kali ini saya boleh masuk ke dalam gedung yang besar dan megah itu.</p>
<p>Didalam gedung itu saya melihat ada tempat api yang ditutup, ada meja dengan tumpukan roti diatasnya, ada pelita emas yang menyala, ada sebuah mezbah yang baunya wangi, ada mahkota besar penuh permata, dan indah sekali. Saya bertanya-tanya mahkota siapa yangsedemikian besar itu. Ada juga pedang yang ada mutiara pada pegangannya, yang saya lihat dipegang oleh Tuhan Yesus, waktu saya pertama kali melihat Dia, ketika berperang dengan trisula iblis. Pedang itu terletak di depan peti yang di bungkus emas, ada buku besar dari emas, di dalamnya kertasnya berwarna putih bertuliskan emas.<br />
Diatas atap ada 7 terompet, beberapa waktu sekali, terompet itu ditiup oleh 7 malaikat, bunyinya, wauw… mengagumkan. Waktu terompet itu ditiup, keluar asap putih dan sinar dari atas peti membumbung ke atas.</p>
<p>Waktu saya berada di ruangan itu, saya mencoba melihat ke dalam gulungan kitab itu. Tuhan Yesus tidak marah, Dia tersenyum kepada saya , juga saya lihat 7 mangkok emas, ada ukirannya. Peti itu memiliki gelang-gelang dan usungannya, ternyata peti itu dapat dibuka. Saya mencoba mengintip ke dalam peti itu, ternyata didalam peti itu saya melihat, ada sebuah tongkat kayu. Tongkat itu mempunyai bunga dan daunnya yang hidup, sedangkan ia tidak mempunyai akar. Ada 2 lempengan batu gepeng. Ada sebuah kendi emas.</p>
<p>Waktu saya masuk, malaikat yang mengantarkan saya menunggu diluar gedung ini, ruangan maha kudus, saya memanggil dia untuk masuk kedalam gedung ini juga, tetapi malaikat memberi syarat kepada saya bahwa dia tidak boleh masuk kedalam ruagan ini, dan juga tidak semua manusia boleh masuk, hanya yang hatinya benar-benar suci dan tulus yang boleh masuk ke ruangan ini.</p>
<p>Pintu gerbang sorga yang besar dan tinggi sekali terbuat dari emas dan pegangannya dari mutiara dan di jaga oleh 2 malaikat berjubah putih. Jalannya terbuat dari emas, batu-batu dan kerikilnya terbuat dari permata juga.</p>
<p>Banyak rumah dari emas yang tembus pandang dan diatas tiap-tiap pintu rumah ada mahkota dari emas penuh permata. Mahkota itu ada yang besar dan ada yang kecil. Rumah-rumahnya pun ukurannya berbeda-beda. Letaknya tidak berdempetan seperti di bumi, tetapi ada halaman-halamannya yang luas dan letaknya di bukit-bukit, bagus sekali. Ada rumah yang bagus tetapi belum ada penghuninya. Ada rumah yang baru tiangnya saja yang dibuat. Ada rumah yang besar, tetapi sayangnya tembok-tembok rumah itu tampak retak-retak dan hampir roboh. Dinding rumah-rumah terbuat dari emas berkilau-kilauan dan penuh dengan permata-permata.</p>
<p>Malaikat menjelaskan kepada saya bagaimana cara membuat rumah disana. Bila kita berbuat baik, ada bahan untuk membuat rumah, tetapi jika kemudian berbuat jahat, perbuatan itu dikikis sampai jadi murni, baru bisa di buat untuk bahan bangunan rumah. Kalau banyak kebaikan yang dilakukan menurut firman Tuhan, rumah itu cepat jadi, tetapi jika kemudian berbuat jahat rumah itu perlahan-lahan akan retak-retak dan kalau tidak segera diperbaiki dengan perbuatan baik yang murni, rumah itu akan roboh.</p>
<p>Suatu kali, saya dan mama dibawa ke danau kaca yang luas sekali. Dari kejauhan, atap perumahan tampak berkilau. Dan Tuhan datang dalam api, lalu mengucapkan ulang kata-kata berkat sebagai berikut:” Jagalah kesucianmu, maka berkat ini akan Kulimpahkan dan Kupercayakan kepadamu.”</p>
<p>Sorga itu luas sekali, dan jaraknya jauh-jauh tetapi ditempuh hanya dalam beberapa detik saja untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya, sebab begitu kita merasa ingin pergi ke situ langsung kita berada di tempat itu.</p>
<p>Di Sorga ada sekolah minggu, anak-anaknya banyak sekali dalam gedung yang sangat besar. Mama pernah menyuruh saya menanyakan kepada Tuhan, jika saya bertemu dengan Dia, anak-anak dari tante saya meninggal waktu di kandung berumur enam bulan dan delapan bulan. Waktu saya melihat anak-anak yang begitu banyak, puluhan ribu jumlahnya, saya berfikir bagimana saya mencari anak-anak dari tante saya. Baru saja saya memikirkan hal ini, tiba-tiba muncul 3 orang anak datang kepada saya dan menyapa, mereka lucu-lucu, seorang anak laki-laki kira-kita berumur 6 tahun, rambutnya gelombang-gelombang. Seorang anak laki-laki agak gemuk dan seorang anak perempuan kecil kira-kira berumur 8 tahun, saya bertanya-tanya , bukankah mama mengatakan anak tante saya 2 orang dan mengapa sekarang ada 3?</p>
<p>Setelah menanyakan kepada tante saya, ternyata tante saya mengatakan benar, bahwa ada 3 anak tante yang keguguran waktu dalam kandungan dan yang ketiga baru berumur tiga bulan dalam kandungan. Waktu gugur tampak bahwa anak itu perempuan, dan oleh tante saya sempat di beri nama Yohana. Anak itu yang saya lihat di Sorga dan anak itu juga bertumbuh disana, begitu mengherankan Tuhan itu!</p>
<p>Waktu saya mulai masuk surga, dari pintu gerbangnya saya merasa seperti sedang berjalan diatas karpet. Saya melihat ke bawah, hijau dan tebalnya kira-kira 10 cm. Tetapi begitu saya mengangkat kaki saya, rumput itu kembali berdiri, sehingga tidak ada bekas tapak kaki saya di rumput. Bunga-bunganya besar-besar dan bagus sekali, ada juga yang berbentuk kupu-kupu dan bau di surga wangi sekali. Pohon dan daun-daunnya berwarna hijau bercampur emas. Ada pohon yang daunnya seluruhnya dari emas. Di atas rumput ada embun yang berwarna putih kekuning-kuningan keruh. Malaikat menunjukkan kepada saya, cara mebuat roti dari embun. Ia mengambil 2 butir embun lalu di gosok dengan tangannya, embun tadi menjadi roti, rasanya enak tidak terasa manis. Dan saya juga ingin mencoba unutk membuat roti, saya minta gelas, tetapi malaikat itu memberi ember. Kemudian saya kumpulkan titik-titik embun itu, lalu saya gosok seperti yang dilakukan malaikat tadi. Tiba-tiba embun itu menjadi roti yang tinggi.</p>
<p>Ketika itu saya ingin minum, dan saya member isyarat kepada malaikat itu, ia menunjukkan kepada saya untuk mengambil buah yang bentuknya seperti botol dan keras. Waktu itu saya menanyakan dengan bahasa isyarat bagaimana saya dapat minum dari buah yang keras itu, lalu ia menunjukkan dengan menggosok ujung buah itu dengan tangannya. Buah itu menjadi lunak dan dari buah itu keluar cairan yang berwarna merah yang dapat saya minum dan rasanya enak.</p>
<p>Di sorga buah – buahannya besar-besar, anggur besarnya 1.5 kali bola tenis, rasanya manis sekali kalau dimakan tidak habis-habis. Begitu saya memetiknya, aneh, buah yang baru muncul lagi. Sesudah saya makan dengan puas dan sisanya akan saya buang tiba-tiba yang saya buang langsung hilang. Di sorga tidak ada sampah dan saya sempat mencicipi sekitar 20 macam buah-buahan.</p>
<p>Malaikat juga memberi contoh kepada saya bagaimana makan permen dari akar tanaman yang langsung dimakan rasanya seperti tanaman itu sendiri, misalnya dari tanaman strawberry, akarnya juga rasanya seperti strawberry dan tanaman buah–buahan yang lainnya juga. Saya juga makan es krim sampai 8 cup dengan bermacam-macam rasa, dan saya coba semua karena rasanya sangat enak.</p>
<p>Di sorga saya meilhat danau kaca besar sekali, Tuhan Yesus duduk di sebuah batu dengan membawa 2 kitab, satu kecil dan satunya besar. Jika laut kaca itu dibalik, bisa langsung melihat ke bumi.</p>
<p>Saya melihat buku yang dipegang Tuhan Yesus itu banyak tulisan nama-nama, waktu saya melirik buku yang dipegang Yesus, Dia sempat menunjukkan perbuatan saya yang tidak baik yang diberi contreng yaitu dosa fitnah.<br />
Tuhan bilang dosa fitnah itu dosa yang besar, lebih dari dosa pembunuhan lalu saya diingatkan ketika saya berusia 4 tahun, saya menfitnah pembantu saya. Sebenarnya perbuatan itu salah saya sendiri, tetapi saya bilang kepada mama kalau itu diajarin oleh pembantu saya, sehingga pembantu saya dimarahi mama. Kemudian saya minta ampun kepada Tuhan, langsung tanda contreng itu hilang.</p>
<p>Tuhan juga mengatakan jika kesalahan-kesalahan di akui dan minta ampun, ikatan itu dilepaskan dan di ampuni. Tetapi jika orang itu berbuat salah, minta ampun, berbuat salah lagi, minta ampun lagi, terus menerus, tidak akan diampuni, kecuali ia minta ampun dengan sungguh-sungguh.<br />
Tuhan itu baik sekali, Dia senyum-senyum pada saya. Di sorga tidak ada lampu, tetapi terang terus. Saya merasa seperti sudah berada di sorga selama 5 hari, karena saya bisa melihat dari laut kaca, di bumi sudah berganti siang menjadi malam, terang menjadi gelap beberapa kali.</p>
<p>Dari sorga saya juga sempat melihat ke bumi ada seorang ibu, terbaring di rumah sakit, sakit jantung, jantungnya sudah busuk separuh dan hampir mati, tetapi keluarganya dan ibu itu sendiri berdoa. Saya melihat Tuhan Yesus mengeluarkan sinar dari tangan-Nya langsung menembusi laut kaca, masuk ke dada ibu itu. Kemudian saya melihat jantung ibu itu sembuh total, dan saya melihat keluarga itu dan para suster terkejut dan mereka berlarian mencari dokter.<br />
Saya juga melihat sebuah sungai. Saya kira sungai itu berisi air, tetapi setelah malaikat memasukkan tangannya ke dalam sungai itu, bunyinya bukan seperti air. Saya mencoba memasukkan tangan saya ke dalam air itu, ternyata isi sungai itu adalah permata dan emas.<br />
Malaikat juga menunjukkan rumah saya. Saya melihat rumah mama dan kakak-kakak saya. Besarnya tidak sama dan juga ada mahkota dari berlian dan permata bermacam-macam, tetapi besarnya juga tidak sama. Ada beberapa anggota saya yang Tuhan tunjukkan yang belum mempunyai rumah di sorga.</p>
<p>Setelah saya dibawa Tuhan ke Sorga dan dipenuhkan dengan Roh Kudus, saya penuh sukacita, sangat berbeda dibandingkan pada saat saya baru mendapat penglihatan yang mengerikan itu dari lembah Harmagedon.</p>
<p>Saya sedang berdoa di rumah kakak saya, bersama-sama dengan oma, mama dan saudara-saudara yang lain, kami berlima. Saat saya berdoa, saya mendengar bisikan suara:<br />
“Bersiaplah pada malam hari nanti.” Bisikan suara itu sampai 2 x. Saya ceritakan hal tersebut kepada mama.</p>
<p>Malam hari itu, saat saya akan tidur, lampu kamar tidak saya matikan karena saya mersa<br />
takut dan tidak siap. Kira-kira jam 04.00 pagi, saya terbangun. Saya pikir, saya sudah bebas dari bisikan semalam, karena sudah menjelang pagi, lalu saya ke toilet untuk buang air kecil. Setelah itu, saya kembali ke tempat tidur. Sesaat, saya melihat sinar putih kebiru-biruan mengenai tubuh<br />
saya. Saya merasa ditarik keluar dari tubuh saya dan menuju ke suatu tempat di atas awan-awan, dimana Yesus sudah menunggu. Lalu Yesus berkata: ”Apa ada yang mau ditanyakan ?” Lalu saya jawab: “Ya Tuhan, mengenai kelanjutan hubungan si A dan si B.”</p>
<p>Tuhan Yesus terdiam agak lama, lalu Yesus berkata kepada saya: ”Apakah si B menurut kamu bisa berubah?” Saya jawab: ”Tidak bisa”. “Apakah menurutmu si A bisa bertahan?” Saya jawab: ”Saya kira tidak bisa.” Bagaimana menurutmu hubungan si A dan si B?”</p>
<p>Saya jawab:<br />
”Saya pernah berfikir lebih baik mereka bercerai saja.” Lalu sesaat kemudian, Tuhan Yesus berkata: ”Sampaikan nasehat Saya kepada si A.” Suruh pandang Aku dan percayalah bahwa nanti suatu saat dia (si B) akan berubah.” Lalu Tuhan diam sesaat dan berkata: ”Memang pelanggaran si B cukup berat, ada beberapa hal melanggar hukum-hukum- Ku dan itu pun hukumannya juga berat, tetapi sampaikan kepada dia lakukanlah firman-Ku yang Kusampaikan setiap saat.”</p>
<p>Kemudian saya dibawa ke rumah si B dan saya lihat rumahnya sudah hampir roboh, mahkotanya sudah mulai rusak, permata-permatanya banyak yang hilang!<br />
Tiba-tiba saya terbang dibawa ke suatu tempat berupa taman yang indah, yang belum saya pernah lihat di bumi, saya sempat makan buah berbentuk melon tetapi tidak pernah habis,saya makan kira-kira 30 potong lebih, rasanya manis dan tidak pernah ada rasa seperti itu di bumi, setelah kenyang, saya bangun.</p>
<p>Pagi itu, saya merasa tangan kanan saya di pegang oleh seseorang, lalu saya bangun, duduk diatas ranjang. Saya melihat sekeliling, tidak ada siapa-siapa. Lalu saya tiduran lagi di samping mama saya.</p>
<p>Sesaat kemudian, saya melihat sinar putih menuju ke tubuh saya, roh saya di tarik keluar dari tubuh saya, menuju keatas melalui sinar itu secara perlahan-lahan, rasanya hangat, lalu saya tiba di taman di Sorga dan saya lihat Tuhan Yesus sedang duduk di kursi goyang, terbuat dari kayu, memegang buku agak besar, kulitnya dari emas dan memegang pena dari api dalam suasana santai, sambil menulis.</p>
<p>Jubah Yesus kali ini warna krem muda mengkilap bagian leher dilipat. Saya dibawa jalan-jalan di taman Sorga, lalu kami duduk di kursi taman yang terbuat dari<br />
emas dan saya melihat ada pohon berbuah berenteng-renteng, memanjang ke bawah. Kami memetik buah itu bersama-sama, lalu kami makan, rasanya enak, manis sekali. Yesus sampat berkata kepada saya: ”Enak ya buahnya?” Saya jawab: ”Enak sekali.”</p>
<p>Setelah itu saya melihat benda putih terbang turun mendekati kami, ternyata itu malaikat, dan Tuhan Yesus memberitahu kepada saya nama malaikat ini, Mikhael. Ia memakai jubah putih mengkilap zig-zag dari emas, Ia juga mengenakan gelang emas penuh permata berlian dan sayapnya besar sekali, posisi kedua sayapnya ke bawah sampai ke tanah, berbadan kekar sekali, rambut bergelombang sampai ke bahu, pandangan matanya tajam, serius.</p>
<p>Saya melihat Yesus dan malaikat itu berkomunikasi tanpa bicara tapi saling mengerti, sesaat kemudian malaikat itu mengangguk-anggukkan kepalanya lalu membuka sayapnya lebar-lebar dan mengepak-kepakkan sayapnya, indah sekali bulunya, mengeluarkan percikan-percikan sinar putih lalu terbang ke atas dan menghilang.</p>
<p>Kemudian saya dan Tuhan Yesus jalan lagi di taman dan saya melihat ada tanaman banyak sekali, bergerombol, buahnya berbentuk gelas, ada yang besar dan kecil.<br />
Di dekat tanaman ini saya melihat ada tanaman yang bunganya sangat berlubang besar penuh isi madu. Lalu kami memetik buah yang berbentuk gelas, mengambil madu dan minum bersama-sama sampai madunya habis.</p>
<p>Tuhan Yesus hanya minum 1 gelas, sedangkan saya beberapa gelas. Sesaat kemudian, bunga itu mengeluarkan asap yang berbau sangat wangi dan dalam sesaat juga bunga itu sudah penuh dengan madu lagi. Saya minum lagi sampai puas, Tuhan Yesus tersenyum melihat saya.<br />
Setelah selesai minum, saya mau membuang gelas itu, tapi Yesus berkata :” Gelas itu bisa dimakan,” Lalu saya makan rasanya agak asin dan renyah.</p>
<p>Kemudian Yesus membawa saya ke sebuah gedung tidak seberapa besar, atapnya ada ukiran berbentuk tanaman-tanaman dari emas, ditengah-tengah atap ada lubang, dimana sinar dapat masuk, menyinari sebuah tanaman yang diletakkan di engah-tengah gedung itu, di dalam pot dari emas berbentuk bundar, tanahnya berwarna merah.</p>
<p>Tanaman itu bercabang dua, berdaun lebar-lebar. Masing-masing cabang itu ada satu buah yang bersinar dan daunnya seperti melindungi buah itu. Buahnya hanya ada dua. Lalu Yesus berkata: ”Petiklah salah satu buah itu dan makanlah!” Saya petik dan saya lihat buah itu berwarna hijau kemerahan. Saat saya makan, buah itu agak berair, agak manis, dingin dan segar. Akan tetapi begitu sampai di perut, perut saya terasa terkocok dan hati saya merasa aneh, susah untuk di ceritakan.</p>
<p>Kemudian saya melihat daun yang saya petik buahnya, rontok seketika semuanya, hanya tersisa cabang yang satunya berikut buah dan daunnya. Yesus berkata: ”Buah yang masih tersisa satu ini, akan kuberikan kepadamu pada lain waktu.”</p>
<p>Buah-buahan di sorga yang saya tahu, bila dipetik langsung ada buahnya lagi, tapi buah yang satu ini tidak tumbuh lagi. Lalu Yesus dan saya menuju gedung lain yang tidak seberapa besar, semuanya dari emas. Disitu ada lemari kaca yang di dalamnya ada 3 permata, berwarna merah muda, panjangnya 4 cm, lebar 2.5 cm. Kemudian Yesus meletakkan ketiga-tiganya di tangan kiri saya, lalu saya ambil dengan tangan kanan dan saya hadapkan keatas. Sesaat<br />
kemudian permata itu melebar menjadi sekeping kaca yang sangat lebar, melayang lepas dari tangan saya. Dari kaca itu, saya melihat patung Liberty di New York yang ada pada saat itu suasananya remang-remang sore itu. Saya diberi satu permata oleh Tuhan Yesus, lalu saya masukkan ke dalam kantong celana saya.</p>
<p>Setelah itu saya bertanya: ”Tuhan Yesus rumah-Mu dimana?” Saya dibawa ke rumah-Nya. Besarnya kira-kira ratusan kali lipat dari rumah oma saya, dimana banyak merpati putih di atas pohon-pohon. Saya diajak duduk diatas kursi dari emas oleh Yesus. Saya melihat seperti ada perpustakaan, banyak buku, tapi ada satu buku yang ditaruh di dalam almari kaca, tersegel. Saya tidak bisa baca dengan jelas, tulisannya indah dari emas tapi saya tidak mengerti.<br />
Ternyata itu adalah Buku Kehidupan, sempat oleh Yesus dibawakan kepada saya dan saya melihat ada tulisan emas di cover depan buku itu, tapi saya tidak mengerti. Saya coba untuk membuka buku itu tidak bisa, tapi Yesus dengan mudah dapat membuka buku itu.</p>
<p>Setelah itu Yesus mengajak saya pulang. Sebelumnya saya mampir ke Rumah Tuhan Yesus dan Ia berkata: ”Sebentar ya,” sambil tersenyum. Sesaat kemudian saya melihat peti dari emas dan Tuhan Yesus mencari sesuatu dalam peti itu lalu memegang seruling dari emas penuh permata, kira kira ada 4 lubangnya, juga terompet. Saya pikir yang seruling lebih indah. Tuhan Yesus tahu pikiran saya, lalu seruling itu diberikan kepada saya. Yesus berkata: ”Pada suatu saat<br />
akan Kujelaskan arti dan cara pemakaian seruling itu!”</p>
<p>Setelah itu Yesus mengarahkan kedua tangan-Nya ke lantai dan keluar sinar dari tangan-Nya menembusi lantai, terbuka lubang dimana saya bisa melihat tubuh saya di tempat tidur lalu saya turun melalui lubang itu sambil melihat ke atas melambaikan tangan ke arah Yesus, dan Yesus juga melambaikan tangan-Nya. Sesaat kemudian saya sudah kembali ke tubuh saya. Saya melihat mama saya sedang duduk di samping saya, berdoa dalam bahasa roh.</p>
<p>Kemudian dilain kesempatan saya digandeng oleh Yesus menuju ke Sorga. Tiba-tiba saya teringat rumah saya yang pernah saya lihat sekitar 2 tahun lalu. Saya tanyakan rumah saya.<br />
Seketika, saya sudah berada disana! Saya lihat rumah saya semakin besar sedikit dan mahko anya lebih besar sedikit juga. Saya kemudian teringat akan pesan oma saya, kalau kamu ke Sorga tolong tanyakan rumah oma sama Tuhan Yesus. Sesaat saja, saya sudah tiba di rumah oma. Ternyata besar sekali, kira-kira 2x lebih besar dari rumah saya. Di tamannya, saya lihat banyak merpati putih hinggap di pohon-pohon.</p>
<p>Setelah itu, Yesus membawa saya menembusi lantai dimana kami berdiri dan tiba-tiba kami sudah berada di atas awan-awan. Tempat saya mula-mula bertemu dengan Yesus.<br />
Kemudian Yesus berkata: ”APA YANG KAMU LIHAT ADALAH NYATA DAN APA ADANYA! Kita akan bertemu lagi pada waktunya.” Saya merasa Yesus sibuk sekali, sesaat<br />
kemudian saya kembali ke tubuh saya. Saya terbangun dan melihat mama sedang berdoa dalam Bahasa Roh dengan bercucuran air mata. Tiba-tiba, saya melihat Tuhan Yesus datang lagi ke kamar saya tapi kaki-Nya tidak menyentuh lantai. Yesus menumpangkan tangan-Nya ke atas kepala saya dan mama sambil berkata: ”BERKAT DAN KUASA AKAN SELALU KULIMPAHKAN KEPADAMU.”</p>
<p>Lalu Yesus menjadi titik bintang menembusi plafon kamar tidur saya dan menghilang!<br />
Hari itu, peringatan hari kematian Tuhan Yesus, Jumat Agung, dimana seluruh keluarga dianjurkan oleh mama unutk melaksanakan ibadah puasa.</p>
<p>Pagi itu, setelah kami menyaksikan acara TVRI mengenai sengsara Yesus, kami menjadi terharu akan penderitaan Yesus, sampai kakak menangis saat melihat Yesus disiksa! Setelah acara tersebut selesai, mama mengajak kami semua berdoa bersama.<br />
Ketika masuk dalam penyembahan, sangat terasa sekali hadirat Tuhan menguasai kami semua. Tiba-tiba saya melihat atap kamar di tempat kami sedang berdoa tidak ada!Saya bersama dengan mama dan saudara-saudara terasa tidak duduk di lantai kamar, tetapi berada di antara benda-benda langit yang bersinar-sinar dan awan-awan yang mengelilingi kami. Saya pikir, ini ada dimana? Setelah saya meilhat ke bawah, saya baru sadar kalau saat itu kita berada di ketinggian, di atas langit.</p>
<p>Pagi itu saya merasa ditarik ke luar dari tubuh saya dan dengan kecepatan yang luar biasa, saya tiba di taman Sorga, bertemu dengan Yesus yang sedang tersenyum, memakai baju<br />
putih mengkilap, di bagian bahunya ada warna biru mengkilap. Oleh Yesus, saya diajak ke laut kaca seperti yang pernah saya lihat. Kali ini saya diperlihatkan, laut kaca itu jernih, bening, lunak berkilau-kilauan. Dari kejauhan saya melihat ada kuda warna putih polos dan merah padam.<br />
Setelah itu, Tuhan Yesus membalik laut kaca dan saya bisa melihat bumi. Saya melihat seseorang yang saya kenal yaitu Ibu E. Ia sedang duduk di kursi panjang seperti ruang tunggu.<br />
Kemudian, Tuhan Yesus membalik laut kaca itu kembali. Dan Tuhan Yesus mengangkat tangan-Nya ke atas, lalu saya melihat seperti slide, tampak seseorang tidur di atas meja panjang seperti tempat tidur. Dalam hati, saya tahu itu suami ibu E.</p>
<p>Saya melihat dari batas perut bagian bawah sampai dengan kepala penuh roh-roh jahat dengan berbagai macam bentuk. Ada yang berbentuk ular sepanjang 20 cm dengan kepala yang<br />
mengerikan, dan bentuk-bentuk yang lain. Ada kaki tangannya banyak sekali, bergerak-gerak,membentuk benjolan-benjolan yang bergerak, perut jadi besar.<br />
Sesaat kemudian, Yesus memperlihatkan hati suami ibu E, yang seperti padang pasir dilanda badai. Dan Yesus berkata: ”Bagi Aku, tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!”</p>
<p>Setelah itu saya kembali ke tubuh saya. Saya melihat kakak-kakak saya lagi berdoa untuk saya. Saat itu ada rasa bahagia di hati saya. Lalu, saya mulai berdiri dan berjalan keluar, antara<br />
sadar dan tidak sadar, saya menuju ke kamar kakak saya laki-laki, mencari sesuatu, tetapi tidak saya temukan. Saya tersadar, saya merasa heran, mengapa saya tiba-tiba berada di sini? Lalu saya keluar kamar lagi, menuju ke sofa dekat telepon. Saya duduk disana dan tiba-tiba saya<br />
meliihat malaikat-malaikat berdiri di ujung atas tangga sambil mengepak-ngepakkan sayapnya keras sekali, bergetar cepat. Saya meihat slide, ada sesorang yang saya kenal, tergeletak di meja<br />
operasi rumah sakit, dilayani oleh 3 dokter yang sedang membedah bagian perut, dari dada ke perut. Saya melihat pada layar monitor jantung, detak jantung orangnya hampir berhenti. Saya melihat banyak karangan bunga yang bertuliskan: ”Kami ikut berdukacita,” padahal orang itu belum meninggal. Ketika saya masih menyaksikan slide itu, mama saya menelepon bahwa akan segera pulang, dan kakak saya menceritakan keadaan saya.</p>
<p>Waktu mama pulang, saya ceritakan. Lalu kami berdoa bersama dengan salah seorang hamba Tuhan, yang saat itu sedang ikut ke rumah saya. Kami mulai berdoa dengan sungguh-sungguh dan terasa hadirat Allah menguasai kami semua. Kami mulai berjaga-jaga, hingga jam 5 pagi, bersama mama dan kakak saya dalam doa pujian.</p>
<p>Dalam kesempatan lain saya diajak jalan-jalan ke taman Sorga. Saya sempat makan buah rentengan berwarna merah, yang pernah saya makan beberapa waktu yang lalu, saat saya di ajak ke Sorga oleh Yesus. Saat saya akan makan buah itu pertama kali, saya merasa tubuh saya ada yang menggelitik, sehingga buah yang pertama saya ambil terlempar, dan Yesus tertawa.<br />
Kemudian saya ambil lagi dan mulai makan bersama Yesus, tetapi tetap merasa tubuh saya ada yang menggelitik! Ternyata tubuh saya di bumi oleh mama digelitik supaya bangun karena mama kuatir.</p>
<p>Suatu kali saya diajak Yesus ke gedung yang pernah saya datangi, Ada pohon bercabang dua, yang waktu lalu buahnya diberikan kepada saya untuk dimalan, tapi kali ini Yesus perintahkan untuk petik buah yang masih tinggal satu itu, tapi tidak untuk dimakan, melainkan disimpan, harus di jaga, tidak boleh rusak. Yesus mengatakan: ” Pada saatnya nanti kamu akan kuberitahu kepada siapa buah ini harus diberikan.”<br />
Sesaat setelah buah itu di petik, daunnya rontok, terdengar suara berdengung-dengung,<br />
kemudian batang pohon itu dan tanah di bawahnya yang berwarna merah, hilang seketika! Lalu sinar yang turun dari lubang atap gedung itu hilang secara perlahan-lahan, dan lubang diatap gedung itu tertutup!</p>
<p>Saat itu, saya teringat untuk menanyakan rumah opa saya, saya lihat rumahnya paling kecil diantara keluarga besar kami. Bertingkat dan mungil seperti rumah peristirahatan, ada berandanya, lengkap dengan taman, sungai, semua dari emas dan permata.</p>
<p>Saya juga sempat menanyakan rumah tante saya, tapi Yesus tidak menjawab! Tapi dalam hati saya di beri pengertian bahwa tante saya itu belum termasuk keluarga besar kami, karena belum dipersatukan oleh Tuhan Yesus di depan altar-Nya dan belum dibaptis.</p>
<p>Kemudian saya menanyakan seruling yang Yesus berikan kepada saya waktu yang lalu.<br />
Tiba-tiba saja seruling itu sudah berada di tangan saya. Lalu Yesus bertanya: ”kalau menurut kamu, untuk apa seruling itu?” Saya menjawab: ”Untuk main musik.” Yesus mengatakan:”<br />
Itulah arti jasmaninya, kalau arti rohaninya untuk apa?” Saya diam, karena saya tidak tahu. Tetapi Yesus juga belum jelaskan waktu saya diberi seruling itu. Dia mengatakan: ”Pada waktunya nanti, Aku akan memberitahu kamu arti dan cara pemakaiannya!” Saya bertanya<br />
kepada Yesus: ”Apa boleh saya tinggal disini terus?” Yesus menjawab: ”Tidak boleh, karena kamu masih banyak tugas!”</p>
<p>Setelah itu, Yesus mengajak saya lagi dan tempat saya berpijak disinari oleh sinar yang keluar dari tangan-Nya dan saya mulai turun menembusi laut kaca, turun ke bawah dan sesaat kemudian saya terbangun!</p>
<p>Saya melihat di taman belakang rumah saya, ada burung-burung merpati yang datang dari atas. Induk beserta anak-anaknya, semakin lama jumlahnya semakin banyak, sehingga tak terhitung lagi. Ada yang hinggap di pohon-pohon palem. Dan saya melihat taman itu menjadi sangat indah.</p>
<p>Setelah itu, saya merasa ada tangan yang memegang tangan kanan saya, dan tidak asing lagi yaitu tangan Tuhan Yesus sendiri, tanpa bicara.<br />
Beberapa saat kemudian burung-burung merpati itu mendekati saya dan kemudian terbang. Saat burung-burung merpati itu mulai terbang, bulu-bulunya rontok semua dan segera berganti dengan bulu-bulu baru yang warnanya seperti emas berlkilau-kilauan. Merpati-merpati itu terbang terus sampai tak tampak lagi.</p>
<p>CATATAN</p>
<p>RUMAH DI SORGA</p>
<p>Dalam Yohanes 14: 1‐3, Yesus berkata:<br />
&#8220;Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada‐Ku. Di rumah Bapa‐Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat‐Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.</p>
<p>Kitab 2 Korintus 5: 1<br />
Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.</p>
<p>Bahwa Tuhan Yesus meyediakan rumah bagi kita di Sorga tidaklah diragukan. Bahwa Sorga ternyata bertingkat‐tingkat, ternyata memang, ya. Rasul Paulus sendiri mengatakan:<br />
Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan‐penglihatan dan penyataan‐penyataan yang kuterima dari Tuhan.<br />
Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau‐‐entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya‐‐orang itu tiba‐tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, ‐‐entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya‐‐ ia tiba‐tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata‐kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.</p>
<p>2 Korintus 12: 1‐4<br />
Kalau Sorga bertingkat‐tingkat, maka kesaksian banyak orang yang berkata, bahwa ukuran rumah kita juga kelak berbeda‐beda, jelas memang demikian. Sebagimana banyak orang mengalami kemajuan yang pesat dalam Tuhan, sehingga rumah yang di siapkan baginya pun bertambah besar dan indah, maka jika seorang makin mundur, rumahnya pun mengecil bahkan bisa hilang.<br />
Tiap ketaatan kita, tiap buah roh yang muncul, tiap ujian yang bisa kita lewati, tiap hal yang menyukakan hati‐Nya, lewat sikap hati dan perjalanan hidup kia, akan membuat bangunan rumah kita makin besar dan indah.</p>
<p>Tiap tugas yang bisa kita selesaikan, tiap penderitaan yang dengan syukur kita jalani, tiap perendahan karena nama Tuhan Yesus yang harus kita alami, semuanya membuat rumah kita semakin cemerlang.</p>
<p>Tiap harga yang kita bayar, tiap kesakitan dalam penderitaan dalam nama Tuhan, membuat segalanya makin menampakkan kemuliaan Tuhan.<br />
Sebaliknya makin hati kita tawar dan menjauh daripada‐Nya, tiap gerutuan dan sungut‐sungut, tiap kedagingan dan ketidaktaatan, akan makin memudarkan segala sesuatunya.</p>
<p>Amsal 24: 3‐4 berkata:<br />
“Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar‐kamar diisi dengan bermacam‐macam harta benda yang berharga dan menarik.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.surga.info/kesaksian-joseph-surga-terbuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->